Pacarku Suport Sistem Terbaik

Pacarku Suport Sistem Terbaik
Mama Nadia Sadar


__ADS_3

Setelah Koma selama 5 hari di rumah sakit kondisi Mama Nadia kini sudah membaik bahkan sudah sadar, Sadar dari koma nya tersebut dan Mama Nadia waktu sadar memanggil nama anak nya Andre.


"Andreeeeeeeeeeeeeee." Kata Mama Nadia memanggil nama anaknya ketika sadar dari koma.


"Kaylaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa." Panggil Mama Nadia lagi.


"Kayla disini Mama," Sambung Kayla tersebut.


Mama Nadia sadar dan menyadari bahwa anak perempuan nya ada di sampingnya ketika itu juga Nadia menangis, bahwa anaknya setia menemani dirinya di rumah sakit.


"Nakkkkkkkkkkkkk." Kata Mama Nadia sambil memegang kedua pipi Kayla sambil menangis.


"Iya Maaaaa." Sambung Kayla ikut menangis juga tidak kuat menahan kepedihan.


"Kapan kamu pulang Nak?? Gimana bisnis kamu Nakkkk?" Tanya Mama Nadia menguatirkan tentang putri nya tersebut.


"Bisnis aku aman Maaaa, soalnya ada yang handle di sana, yang penting Mama sehat dulu jangan pikirkan tentang bisnis aku."Jawab Kayla berusaha tegar.


"Mamaaaaaaaaaaaaaaa." Andre langsung memeluk Mama nya yang masih terbaring lemas di rumah sakit tersebut.


"Anakkuuuuuuuuuuuu." Jawab Mama nya langsung memeluk Andre.


"Mamaaaaaaaa." Andre menangis terisak-isak .


"Kayla kapan kamu pulang nak?" Sambung Mama Nadia pada Andre.


"Aku pulang dua hari yang lalu Mama." Jawab Kayla pada Mama Nadia.


Mereka bertiga pun saling menguatkan di tengah kepedihan mendalam, tampak wajah-wajah kesedihan di hati mereka tersebut, tampak juga Andre merasa terpukul serta benci banget pada Papanya.


Sementara Wandi dan Kevin masih mengamati pembicaraan antara Pak Deon dan perempuan yang sedang bersama nya di restoran tersebut.

__ADS_1


Biasanya Kevin tidak pernah kepo dengan urusan orang lain, namun hari ini Kevin dan Wandi berusaha kepo dengan urusan Papa Andre tersebut.


"Begini saja kamu tinggalkan saja saya, aku akan memberi 1 triliun untuk biaya kamu dan anak-anak, jika uang tersebut kurang kamu bisa jumpai saya sayang!!" Ucap Deon pada Juli istri mudanya tersebut.


"Mengapa??? Kamu memintaku untuk pergi dari hidup kamu!! Aku salah apa sama kamu???" Jawab Juli tidak terima.


Deon meminta pada Juli untuk jangan temui lagi dirinya, jika ada kepentingan mengenai Anaknya kelak bisa hubungi sekretaris atau orang kepercayaan nya tersebut.


"Tidak segampang itu, anak-anak butuh kasih sayang dari kamu!! Jika mereka bertanya tentang Papanya?? Terus apa yang harus jawab!! Kamu tegas mau meminta cerai padaku." Ucap Juli merasa sedih saja pria itu meminta cerai secara sepihak.


"Kini istri ku sudah tahu tentang perselingkuhan ini!!! Aku sampai sekarang pun bersama istri pertama sudah pisah rumah, terus kami belum menemukan jalan keluar sampai sekarang karena istri pertama saya sakit," ujar Deon kepada Juli.


"Tak segampang itu sayang!!" bentak Juli belum siap di tinggalkan oleh Deon.


Juli menangis dan meminta jangan cerai, juli merasa kasihan pada anak nya bukan kepada dirinya tersebut, walau Juli tahu jalan yang di tempuhnya menjadi istri simpanan merupakan salah besar namun Juki ingin mempertahankan hak anak nya, mempunyai Papa seperti anak orang lain.


"Juli, aku mohon kita cerai saja dan jangan pernah ketemu lagi, jika kamu ada urusan yang ingin kamu bahas tentang anak, tolong kamu datangi orang kepercayaan saya namanya Julio tersebut." Kata Deon memohon untuk cerai dari Juli.


"Terserah kamu, yang penting ini jalan yang aku ambil, tolong jaga diri kamu baik-baik dan tolong besarkan anak kita dengan baik begitulah jika menjadi istri simpanan harus siap di tinggalkan kapan saja," ujar Deon dalam hatinya juga ikut sedih menangis harus meninggalkan anak yang tidak bersalah tersebut.


"Begini cara seorang bapak pergi begitu saja dengan tidak bertanggung jawab, pergi begitu saja meninggalkan anak dan istri walau pun saya istri simpanan, mungkin kamu terlalu menganggap rendah saya." Jawab Juli menangis.


Dari situ lah Wandi dan Kevin tahu bahwa perempuan itu ternyata simpanan Papanya mereka menjadi kasihan pada Andre, seandainya Andre tahu pasti dia marah itulah yang ada dalam benak mereka tersebut.


"Wahhhhhhhhhhhh ternyata perempuan itu istri simpanan Papa Andre, hebat juga pria itu ia." Ucap Kevin memuji Papa Deon mampu menutupi semuanya.


"Bukan hebat lagi bahkan sudah sangat luar biasa nampak nya," sambung Wandi.


"Apakah kita perlu kasih tahu Andre bahwa Papa nya selingkuh??" Tanya Wandi kepada Kevin.


"Kita samperin saja si Andre nya." Jawab Kevin.

__ADS_1


Semua enak di bicarakan jika langsung ketemu, hal seperti ini bagi Kevin cocok untuk di bicarakan ketika langsung tatap wajah biar tidak ada ke salah pahaman di antara kedua belah pihak.


Wandi dan Kevin langsung pergi nyamperin Andre kerumah nya, namun saat mereka nyamperin Andre tidak ada di rumah kata satpam di rumah Andre.


"Maaf Wan dan Kevin, Nak Andre itu pergi ke rumah sakit soalnya ibu sedang di rawat karena sakit." Jawab Satpam tersebut.


"Maksudnya Pak, Andre itu sedang menemani Mama nya yang dirawat di rumah sakit." Ujar mereka tersebut.


"Iya nak, bahwa Andre itu sudah satu minggu ini menjaga Ibu di rumah sakit karena Ibu kena sakit jantung dan asam lambung selama ini." Jawab satpam yang sudah 10 tahun bekerja di rumah tersebut.


"Oh jadi Andre tidak masuk kampus karena itu pak??" Tanya mereka.


"Iya nak karena itu." Jawab Satpam.


Satpam tersebut menunjukan kepada Wandi dan Kevin rumah sakit yang menjadi tempat berobat Mama Nadia, mereka pun segera menuju ke rumah sakit tersebut.


"Vin,,,,, apa Mama Andre sakit karena sudah tahu ulah suaminya??" Tanya Wandi merasa penasaran dengan semuanya.


"Mungkin juga bisa jadikan, bahwa mereka sudah tahu bahwa suami dan sosok papa buat mereka ternyata bejat." Jawab Kevin kepada Wandi.


"Untung banget kita lihat papanya begitu,kita jadi tahu tentang keburukan Papa nya tersebut kan!!"Ucap Wandi kepada Kevin.


"Iya bukan cuman tahu saja, menjadi tahu semua bekang nya, tapi kita tidak tahu juga penyebabnya apa kan?? Sebelum kita kerumah sakit." Ucap Kevin jangan berpikiran buruk dulu.


"Ya udah deh."


Wandi menyetir mobil menuju rumah sakit untuk menyusul dan menjenguk mama Andre yang sedang sakit tersebut, mereka juga sudah membawa buah untuk bertemu dengan orangtua teman nya tersebut.


"Wan...Mengapa gue yang menjadi dek dek dekan begini," ujar Kevin agak dek dek dekan.


"Ya elah mau bertemu saja kamu ini begini Kevin!!" Ucap Wandi santai saja.

__ADS_1


Mereka pun menuju lantai empat untuk melihat Mama Andre yang sedang sakit tersebut, sekaligus mau cerita-cerita pada Andre tentang kejadian di restoran tersebut.


__ADS_2