pelawak itu suami ku

pelawak itu suami ku
persiapan pernikahan (part 4)


__ADS_3

perseteruan rianty dan jeky tak henti walau mereka telah keluar dari butik.. perseteruan semakin menjadi di perjalanan pulang


"ya tuhan kenapa aku harus terlibat dalam masalah mereka.. kenapa mereka seperti kucing dan anjing ,, tidak ada yg mengalah" begitu gumam pa rahmat yg jengah mendengar percekcokan rianty dan jeky


*****


sesampai nya mereka di rumah.. rianty lngsung turun dari mobil dan masuk tampa berbicara sepatah kata pun...


"heh... dasar " jeky mendengus


" sayang kamu sudah pulang " ibu keluar rumah bertanya kepada rianty.. rianty tak menjawab hanya sekali melirik ibu dan langsung masuk ke dalam rumah


" bu aku langung pulang " sahut jeky keluar dari mobil.. " oh iya.. na jeky hati hati di jalan " jawab ibu... mobil jeky meninggalkan rumah rianty


flassh back


" kamu tuh ya.. cerewet sekali sih..." jeky berkata sedikit keras karna rianty tak henti nya mengomel.. " aku kira kamu itu pendiam seperti yg di bicara kan paman .. ternyata aduuhhh..." jeky menutup telinga nya..


"terus kenapa kalau aku cerewet kamu tidak mau hah.. aku juga tidak mau tuh punya suami yg tak mau mengalah " bantah rianty melotot

__ADS_1


" terus aku suka rela gitu..? engga aku juga terpaksa" jawab jeky tak kalah melotot


"terus batal kan saja" santay rianty menjawab


"engga" tegas jeky... " kenapa..??" tanya rianty.. "aku bilang engga ya engga"


" jangan jangan kamu menikahi ku untuk balas dendam.. dan nanti kamu akan membunuh ku lagi" asal jawab rianty menduga-duga berfikir negatif.. padahal dirinya yg selama ini merencanakan balas dendam kepada jeky


" apa aku seburuk itu di pikiran mu " tanya heran jeky.. padahal niat jeky menikah dengan rianty untuk membuat rianty tersenyum..


" bohong ' jawab rianty... "engga" jawab balik jeky... " terus apa niat mu " rianty berteriak memenuhi mobil.. " aku tak akan mengatakan nya "... tegas jeky... rianty kesal karena tidak dapat jawaban yg ia ingin kan


di perjalanan pulang jeky memikirkan pertengkaran nya dengan rianty


" apa wajah ku mirip pembunuh berdarah dingin ya " jeky melirik spion mobil nya


"kenapa dia berpikir sejauh ith sih" jeky bergumam sendiri.. " apa aku terlalu kasar ya.. habis nya dia sangat menyebal kan..baru pertama aku kenal dgn perempuan seperti itu.." "dia seperti mempunyai dua kepribadian" jeky bergidik sendiri..


------

__ADS_1


setelah pitting baju pengantin rianty pun masuk ke kamar nya " hahhhh.. lelah sekali hari ini" tubuh rianty langsung ambruk di tempat tidur..


tok..tok.tok ibu mengetuk pintu karna waktu menunjukan jam makan malam " sayang kita makan malam bareng yu " tak ada jawaban ibu memutus kan masuk karna pintu tidak di kunci


" ya ampun... sayang..sayang., " ibu membangun kan dengan membelai tubuh rianty pelan..


"iya.. ada apa bu" jawab rianty serak


" kita makan malam malam yu na.. ayah sudah nunggu di bawah" ajak ibu


"engga ah bu.. aku belum mandi.. ibu dan ayah duluan saja.." rianty menolak


" ya sudah nati ibu suruh bi ijah mengantar makanan ke sini ya" ibu membujuk "iya" jawab rianty singkat


" eh iya na... besok kamu dan jeky ada pemotretan untuk surat undangan" ucap ibu sembari merapih kan rambut rianty


" gak mau ah bu" tolak rianty.. "ayolah sayang .. mau ya.." bujuk ibu


"engga bu.. aku tidak mau bertemu lagi dengan nya" meninggalkan ibu dan masuk ke kamar mandi...

__ADS_1


ibu menyerah dan memutus kan untuk tidak memaksa rianty.. " ya sudah surat udangan tidak memakai foto juga bagus" ibu menghela napas


__ADS_2