
di tepi jurang dekat kota terlihat seorang pria yg sedang melampiaskan kesedihan nya.. dia menangis dan berteriak sekeras mungkin hanya sekedar mengeluarkan kesedihan di dalam hati nya
" kenapa semua ini harus terjadi pada ku " teriakan jeky terbawa angin dari tepi jurang
setidak nya itu lah yg jeky lakukan di saat hati nya tak sanggup lagi menahan beban
di tempat lain rianty telah mengetahui masa lalu jeky.. ternyata di dunia ini tak hanya diri nya yg mempunyai luka dan kesedihan
" ayo rianty acara sudah selesai,, biar aku yg mengantar mu ke rumah baru mu.. pa mushab dan ibu boleh ikut bila mau " ajak ferdi kepada rianty yg sedari tadi bengong melihat pertengkaran yg hebat antara jeky dan rania
rianty hanya mengangguk tanpa ada penolakan.,
rianty dan keluarga masuk kedalam satu mobil dan berangkat mengiringi mobil ferdi dari belakang..
****
di tengah perjalanan rianty tak sengaja melihat mobil jeky yg terparkir di tepi jalan.. " ayah apa itu mobil jeky " rianty bertanya.. dan pa mushab langsung menoleh dan bertepi
ferdi melihat dari kaca spion bingung kenapa mobil pa mushab berhenti.. " pa putar balik.. lihat apa yg terjadi di belakang " ferdi memerintahkan supir nya untuk berbalik arah
__ADS_1
" ada apa pa mushab " tanya ferdi yg keluar menemui pa mushab...
" ini pa.. bukan nya ini mobil nya jeky " pa mushab menunjuk mobil jeky
" maaf pa ferdi bukan kah di dekat jalan ini ada tepi jurang pa " ibu bertanya cemas
" jangan-jangan " ferdi tak melanjutkan pembicaraan nya .. dia lngsung berlari
rianty, ibu dan pa mushab menyusul ferdi yg berlari pontang panting..
mereka menyebar untuk mencari jeky karna tepi jurang itu cukup luas untuk di telusuri satu orang..
rianty berteriak memanggil jeky tak henti nya,, berharap yg di panggil mendengar nya
" bintang hanyut...bintang hanyut.. " teriak rianty "di mana sih kamu bikin susah saja" walau pun mulut rianty komat kamit tak karuan.. tapi di hati nya sedikit merasa cemas...
tak sampai mulut rianty berhenti komat kamit .. rianty tersentak melihat jeky berdiri terpatung di tepi jurang...
"hey... bintang hanyut apa yg kamu lakukan" menarik tangan jeky
__ADS_1
" kamu bodoh ya.. kamu ingin mengakhiri hidup mu dengan hal bodoh seperti ini " "sadarlah hidup bukan sebatas sakit hati lalu mati,, banyak yg bisa kamu lakukan.. walaupun kamu bersedih hidup harus tetap berjalan" rianty bicara tanpa henti tak memberi waktu jeky untuk bicara
rianty bicara sampai ngos ngosan..
" sudah puas bicaranya,? " jeky bicara santai dan meju kembali ke tepi jurang
" e..e..eh.. kenapa kamu maju lagi " rianty menarik kembali tangan jeky mundur " sudah ku bilang...." belum sempat rianty bicara jeky sudah menimpali
" siapa yg mau bunuh diri hah.. apa aku sebodoh itu apa"
" terus kenapa kamu berada di sini " rianty bertanya malu
" di saat aku sedih dan tak kuat untuk menahan nya aku selalu datang ke sini.. " "aku berteriak sekencang mungkin sampai beban di hati ku hilang" wajah jeky terlihat tenang melihat ke arah depan..
" cih... apa itu seperti orang gila... oh iya ya aku lupa kalau kamu kan orang aneh" rianty bicara dan selangkah menjauh dari jeky
jeky menarik tangan rianty ke tepi jurang bersama nya..
"apa kau gila.. apa kau mau membunuh ku.." bentak rianty
__ADS_1