
Tangisan rianty sudah membuat hati jeky luluh, jeky siap mengantar rianty pulang walaupun waktu menunjuk kan tengah malam.
"Kamu sudah siap.?" tanya jeky sembari memakai jaket hoodie berwarna putih
Rianty pun megangguk ,, "Ayo kita berangkat sekarang" jeky lngsung berjalan dan rianty mengekor dari belakang
mobil pun berjalan meninggalkan gerbang utama. Terlihat jalan sedikit lenggang dan sepi karena tidak banyak orang keluar di waktu dini hari.
******
Di sisi lain seorang wanita setengah mabuk sedang mengendarai mobil berwarna putih dia adalah rania,
Rania tak sengaja berpapasan dengan mobil jeky di jalan. karena hubungan nya dengan jeky cukup lama jadi rania hapal sekali dengan mobil milik jeky itu
"Itu kan mobil jeky , mau kemana dia malam-malam seperti ini" tanya rania
Rania pun berusaha menyusul mobil jeky,,
dan sekarang mobil mereka melaju ber,iringan .
Rania membuka kaca depan mobil dan membunyikan kelakson keras menandakan dia ingin mobil jeky berhenti
"Bukan kan dia gadis yg bertengkar dengan mu jeky" rianty menunjuk rania dari dalam mobil
"Biarkan saja" jeky tak menghiraukan, jeky menambah kecepatan mobil nya.
__ADS_1
Rania seperti tidak mau mengalah dia ikut menambah kecepatan mobil nya.
"Kamu mau membunuh ku jeky, pelan kan mobil nya ini terlalu cepat" ucap rianty panik
Jeky tak menghiraukan ucapan rianty, karena jeky tidak mu lagi bertemu dengan rania.
mereka saling menambah kecepatan layak nya mobil balap di sirkuit,
"Akan ku kejar kamu jeky sampai kemana pun" rania mengila karena dia setengah mabuk
Rania menambahkan kecepatan dan berhasil menyalip mobil jeky,
Jeky kaget dan sontak membanting setir ke arah kiri jalan
Brrrraaaagggghhhhh... mobil jeky menabrak pohon besar di pinggir jalan.
Rania menatap mobil jeky dengan perasaan bersalah " kenapa.. kenapa semua jadi seperti ini " rania menangis menyesal
"Tidak..ini bukan salah ku..tenang rania dia tidak apa-apa,, sekarang aku harus pulang dan seolah ini tidak pernah terjadi" gumam rania menginjak gas dan berlalu meninggalkan mobil jeky yg menabrak pohon
"jee..ky" ucap rianty lemah pandangan nya mulai kabur melihat jeky yg duduk di samping nya bersimbah darah
Rianty pun tak sadar kan diri
****
__ADS_1
Di perjalanan pulang ferdi sangat gelisah dia memutuskan untuk di antar pa mushab pulang
"Pa mushab kenapa hati saya menjadi gelisah seperti ini ya" tanya ferdi menyentuh dada nya
"mungkin anda terlalu cape pa" jawab pa mushab menenangkan ferdi
"mungkin" jawab ferdi menyandarkan badan ke kursi mobil nya
*
"Astaga.." pa mushab mengerem mobil mendadak, dan ferdi tersungkur maju
"Ada apa" ferdi geram karena kaget
Namun pa mushab tidak menjawab , pa mushab langsung keluar mobil.
Ferdi yg penasaran menoleh ke arah kiri dan mendapati mobil jeky yg menabrak pohon
Ferdi keluar dan berlari menuju mobil jeky yg penyok.
"Ya ampun pa.. ini jeky dan rianty" pa mushab melihat dari kaca mobil yg pecah
seketika wajah ferdi pias melihat keponakan nya bersimbah darah di dalam mobil, hal yg sama di rasa kan pa mushab melihat putri nya tak sadar kan diri.
"Kenapa ini, apa yg terjadi jeky.. bangun jeky" ferdi menangis panik menggoyang kan tubuh jeky , namun usaha nya sia sia .. jeky ta kunjung sadar
__ADS_1