
"Siapa kamu.? dimana rania.?" ucapan jeky yg selalu terngiang di pikiran rianty.
"Kenapa.. kenapa dia lupa pada ku" pertanyaan hati rianty bingung saat jeky tersadar dari masa kritis nya.
Flash back...
Rianty meletakan smartphone nya di atas meja usai menghubungi ferdi untuk mengabari keadaan jeky.
"Tuuhh lihat paman mu bintang hanyut.. belum sempat aku menyelesaikan ucapan ku, dia sudah mematikan telepon nya" rianty mengadu seperti anak kecil yg mengadu kepada orang tua nya.
"Rania..rania.." ucap jeky memanggil kembali nama rania,dan membuat rianty kembali bingung.
"Bintang hanyut... eehh maksudku jeky" rianty menepuk-nepuk lembut tangan jeky
"Sadarlah, buka mata mu jeky" ucap rianty lembut
Jeky pun perlahan membuka mata nya, mata jeky berputar mengelilingi ruangan.
"Syukurlah kamu sudah sadar bintang hanyut, aku sangat mencemaskan mu" rianty antusias menatap dan menggenggam tangan jeky
"Siapa kamu? " tanya ketus jeky
__ADS_1
"Di mana aku,?" "Dimana rania"suara jeky semakin mengeras
"Maksud mu apa,? kamu tidak ingat siapa aku, aku rianty" jawab rianty menjelaskan
Jeky menepis tangan rianty kasar, "Lepaskan aku, dimana rania hah..RANIAAA" ,jeky terduduk dan merasakan kepala nya sangat sakit.
CKREEKK... ferdi membuka pintu ruangan jeky. "Syukur lah ternyata kamu sudah sadar" ferdi tersenyum ke arah jeky yg sedang terduduk dan memegangi kepala nya.
"AAARRGGHH" jeky mengerang kesakitan.
Ferdi dengan sigap menidur kan kembali jeky,
"Ada apa ini rianty,kenapa kamu diam saja?"
Rianty menggeleng kan kepala nya dan langsung keluar tanpa berbicara sepatah kata pun.
*****
Rianty berjalan menyusui koridor rumah sakit.
"kenapa.. hati ku terasa sesak saat jeky tak mengenali ku tadi, kenapa yg dia ingat hanya rania" ucap rianty di dalam hatinya.
__ADS_1
"Seharusnya aku tidak seperti ini, mungkin di dalam hati jeky aku bukan siapa-siapa, jadi dia tak akan mengingat ku" rianty mencoba menenangkan diri nya sendiri
*****
Di tempat lain jeky yg sedang kebingungan dengan keadaannya sendiri "Apa yg terjadi paman,? kenapa aku ada di sini, dan dimana rania, aku tidak melihat nya dari tadi"
Ferdi bingung harus menjelaskan kepada jeky dari mana, di satu sisi ferdi senang karena jeky sudah sadar dan tidak lupa pada nya, tapi di sisi lain ferdi merasa heran karena yg jeky ingat adalah rania.Mantan kekasih jeky yg sudah membuat jeky celaka.
"Apa kamu tidak mengingat rianty ,?" tanya ferdi
"Tidak, memang dia siapa" jawab jeky singkat
"Dia itu istri mu jeky, dia yg tadi duduk di sebelah mu saat kamu tersadar" ferdi menjelaskan
"Haha paman bicara apa sih.. kapan aku menikah paman, dan kalau pun aku menikah pasti aku akan menikahi rania. Wanita yg sangat aku cintai paman, bukan wanita yg tidak aku kenal itu" jeky tertawa bingung dengan perkataan ferdi.
"Kenapa ini,? dia mengingat ku dan wanita murahan itu, tapi jeky tak mengingat rianty dan pernikahan nya" tanya ferdi dalam hatinya
"Ya sudah kamu istirahat saja, aku ada keperluan sebentar. nanti aku akan menjelaskan semuanya" tegas ferdi kepada jeky.
"Paman mau kemana"jeky bertanya menoleh ke arah Ferdi .
__ADS_1
"Aku mau bertemu dengan dokter" ferdi melangkah menjauhi jeky.
"Jangan lama-lama paman" teriak jeky ke arah ferdi,dan di jawab anggukan oleh ferdi.