pelawak itu suami ku

pelawak itu suami ku
Mengalah


__ADS_3

rianty tergeletak di atas tempat tidur yg sangat besar untuk ukuran tubuh nya yg mungil..


rianty teringat kata kata jeky sebelum dia pergi " aku akan pulang malam karena ada stasiun tv yg ingin wawancara.. jadi jangan berani berani menguci pintu kamar dari dalam.. "


" cih... apa aku pelayan mu bintang hanyut.. sesuka ku mau apa.. toh ini kamar ku " gumam rianty merentangkan tangan nya lebar dia atas ranjang,,


"oh iya... kalau aku mengunci kamar dari dalam dan si bintang hanyut itu pasti tidur di luar.. tidak enak juga sama pa ferdi.." pikir rianty tersontak dengan pikiran nya sendiri


" aaahhh.. tapi kalau tidur sekamar aku juga takut.. bagai mana pun aku dan dia sudah menikah bukan ... aduuhhh kenapa semua jadi seperti ini sih" rianty ambruk dan membenam kan wajah nya di atas bantal


tak butuh waktu lama rianty pun terlelap dalam tidur nya dan hanyut dalam mimpi...


tengah malam jeky pulang dengan rasa was-was karena takut rianty mengunci kamar nya.. "sepertinya malam ini aku akan tidur di kamar tamu ... huuhh" suara jeky pasrah


CKREKK.. suara pintu terbuka ringan "ehhh.. ternyata dia tidak mengunci pintu" jeky masuk perlahan dengan hati lega


"dia sudah tidur ternyata... untung lah.. kalau belum... emmm pasti sudah terjadi perang dunia ke 3" jeky mengusap dada nya.. jeky berjalan berjinjit ke kamar mandi.. agar tidak membangun kan rianty


jeky membersihkan tubuh nya dan melepas semua penat saat di studio tadi.,

__ADS_1


seribu pertanyaan seakan menghatam jeky.. dia seperti di tembaki peluru yg tiada henti nya.. salah sedikit saja jeky menjawab bisa patal pikir jeky..


hampir satu jam jeky menghabiskan waktu di kamar mandi.. jeky keluar dan mendekati lemari baju dia melihat sekilas ke arah rianty


"seandainya kamu bisa diam seperti kamu tertidur.. pasti kamu sangat manis nona kuno" gumam hati jeky mendekati tempat tidur dengan menggunakan kaos tipis dan celana pendek nya..


sebelum jeky berbaring dan menyelimuti badan nya.. rianty tiba-tiba tersontak terbangun..


rianty berteriak ke arah jeky.. "sedang apa kamu..apa yg kamu lakukan... jawaaabb" suara rianty nyaring di telinga jeky


"ada apa dengan kamu hah...? aku baru saja duduk belum melakukan apa pun" teriak jeky kaget


"apa kau pikir aku..." jeky menghentikan perkataan nya dan menatap rianty


sontak rianty membanting bantal ke arah jeky..


"waaah.. kamu keterlaluan mana mungkin aku melakukan itu.. menyentuh mu pun aku tidak... suerr.." jeky mengacungkan dua jemari nya..


rianty hanya menatap senis.. "terus apa yg kamu lakukan di tempat tidur.,? tanya rianty

__ADS_1


"ya aku mau tidur.. ini kan tempat tidur ku" ucap jeky mengakui


"tidak... sekarang ini tempat tidur ku" tolak rianty


"tidak" bantah jeky dan duduk merebut selimut yg di pegang rianty


"kamu ini apaan sih.. laki laki ko tak pernah mau mengalah" rianty marah dan menekukan alis nya


rianty turun dan menuju ke arah sofa di dekat pintu dengan wajah cemberut


jeky menatap rianty berjalan.. sebenarnya nya dia tidak tega melihat wanita tidur di sofa


"tunggu" ucap jeky menghentikan langkah rianty


"apa" jawab rianty ketus


"kembali dan naik lah ke tempat tidur.. biar aku tidur di sofa" ucap jeky mengalah dan melangkah membawa bantal


"eh kenapa dia mengalah sih" gumam hati rianty heran

__ADS_1


__ADS_2