
" bukan kah kau punya kesedihan rianty " rambut jeky tersibak angin menampakkan wajah nya di depan rianty
" ah...apa .. yg dia katakan tadi,, kenapa dia menyebut nama ku.. biasanya dia memanggil ku nona kuno,, apa aku salah dengar ya" gumam rianty dalam hatinya.. rianty hanya menatap wajah jeky yg tertiup angin
" kenapa,, kenapa kamu diam saja.. apa kamu budi,.? " jeky mengalih kan pandangan nya ke arah rianty
" siapa budi,? " dengan polos rianty bertanya
"hahah" jeky terbahak tertawa "budi itu ( budeg dikit ) nona kuno apa kamu tidak tau itu" jeky tersenyum melihat ke arah rianty
mungkin ini adalah senyuman pertama yg di lihat rianty dari jeky.. rianty hanya memajukan bibir nya cemberut
" aku tau rianty,, kau punya kesedihan dan beban.. bila kamu tidak bisa menahan nya maka keluar kan lah ,, maka hati mu akan tenang" ucap serius jeky
" dari mana kau tau.? " rianty bertanya dan mendongak kan wajah nya ke arah jeky..
" ya coba lah.. mungkin sedikit membuat mu tenang" jeky membujuk rianty
" apa aku tidak akan seperti orang gila " rianty ragu..
__ADS_1
" tidak nona kuno" jeky geram... "cobalah"
"NENEK AKU KANGEN KAMU NE.. APA NENEK BISA MENDENGAR NYA.. BANYAK HAL YG INGIN KU CERITA KAN KEPADA NENEK" seketika rianty langsung berteriak tanpa aba aba membuat jeky terkejut
" wiihh... suara mu nyaring sekali.. untung gendang telinga ku tidak pecah " jeky mengorek ngorek telinga nya yg sedikit sakit karna suara rianty
" kamu ini.. kamu yg menyuruh ku.. kamu juga yg marah" wajah rianty tak bisa di artikan
" bagaimana lega kan " tanya jeky antusias
" lumayan sih sedikit... pintar juga kamu ya bintang hanyut " wajah rianty berbinar tak seperti biasa nya
di tempat lain ferdi yg cemas mencari jeky tersentak mendengar teriakan dari rianty
di tempat yg sama ayah dan ibu mendengar suara anak nya berteriak .. mereka panik dan mencari keberadaan putri nya itu...
****
" kau tau rianty di dunya ini yg paling membuat aku semangat adalah ibu ku,, dia lah perempuan terhebat yg pernah aku miliki" suara lembut jeky bercerita kepada rianty yg sedang menikmati angin segar di tubuh nya
__ADS_1
" terus di mana ibu mu,, kenapa dia tidak ada di pernikahan mu tadi " tanya polos rianty sambil memejamkan mata nya
" dia...dia sudah pergi meninggal ku untuk selamanya " jeky terisak teringat ibu nya
TEG.. rianty merasa bersalah karna bertanya mengenai ibu nya.. " maaf.. maaf aku tidak tau "
"iya tidak apa apa" jeky mengusap airmata pelupuk mata nya
rianty termenung sesaat karna dia merasakan sisi lain dari jeky,, karena jeky yg dia kenal selama ini adalah orang paling menyebalkan tapi saat ini jeky begitu berbeda
" kenapa dia seperti ini ya.. apa selama ini aku salah menilai nya "gumam hati rianty penasaran
" rupanya kalian di sini " suara yg menganget kan lamunan rianty dan jeky
mereka menoleh dan melihat ferdi yg berdiri dengan nafas ter,engah-engah.. di susul dengan kedatangan ibu dan ayah
" sedang apa kalian.,? aku menelusuri setiap jengkal tepi jurang ini dengan cemas.. " ucap ferdi cemas
" memang apa yg ku lakukan dengan nona kuno ini paman " jeky mendengus dan meninggal kan rianty di tepi jurang sendiri..
__ADS_1
rianty yg geram menggerutu dalam hati nya... " iiihh dasar .. bintang hanyut tetap lah bintang hanyut yg menyebalkan.. aku tarik semua ucapan ku tadi.. kalau dia punya sisi lembut dan penuh perhatian" kesal rianty mengepal kan tangan nya " dasar bintang hanyut "
jeky meninggal kan semua orang di tepi jurang itu termasuk rianty yg kesal kepadanya..