
di waktu yg sama pula namun berbeda tempat ..
DOR...DOR..DOR "sampai kapan kau akan tidur hah,. apa sampai gajah bertelur seperti ayam" suara keras terdengar dari depan pintu kamar jeky..
terkejut nya jeky lngsung terbangun dan duduk "apa ada apa" sambil celingukan bingung "aahh... paman suaramu membuat gendang telinga ku pecah, bila di banding kan suara kenalpot bajai masih merdu suara kenalpot... sumpah" smbil menutup telinga dan berjalan ke arah pintu
CKREK... pintu terbuka "bagus lah ku kira kau tak akan bangun jekjek" dengan senyum tipis ferdi meledek jeky,.
"hah.. apa paman menyumpahi ku tak pernah bangun" jeky sambil menunjuk wajah nya sendiri "emang ada apa sih membangun kan ku se pagi ini"..
"apa pagi.. kau tak lihat itu matahari hampir di atas ubun2" sambil menarik jeky ke arah jendela
"iya..iya tau paman.. paman ko rewel sekali sperti ibu ibu kost nagih uang kost hehe" jeky langsung ber lari meninggal kan ferdi yg kesal dengan kelakuan jeky
"hmmm.. kapan kamu akan dewasa jekjek, mungkin bila luka hati mu terobati kau bisa tertawa tulus,, dan bukan di buat buat seperti ini" gumam hati ferdi
* * * * *
__ADS_1
"sarapan apa paman" menghampiri meja makan dengan penampilan santay nya..
"bisa kamu lihat sendiri" ferdi sambil mengoles selai ke roti
"aku mau ini paman" jeky mengambil roti milik ferdi.. PLTAAKK..... jari ferdi mengenai dahi jeky
"aaaww aku salah apa" jeky mengusap ngusap dahi nya karna kesakitan
"salah mu mengambil punya orang lain jeky pratama" suara ferdi menggeram..
"tidak enak kan paman bila sesuatu yg kita punya di ambil orang lain apalagi di ambil nya oleh orang dekat kita" jeky bicara dengan muka datar setengah melamun ,dia ter ingat masa lalu nya,,
"ya sudah roti itu untuk mu,, maaf kan aku sudah menyentil dahi mu" ferdi mengambil roti baru dgn perasaan bersalah..
"hehe terima kasih paman... memang paman baik tida ada dua nya... tapi kalo paman jadi dua aku juga yg bingung heheh" jeky melahap roti tampa perasaan bersalah,, sementara ferdi hanya meng geleng geleng kesal,,
"jekjek lusa adalah pembukaan supermarket di kota XXX aku ingin kamu mengisi acara di sana" ferdi ber bicara serius
__ADS_1
"berapa gajih ku" dengan mulut penuh dgn roti,
ferdi mulai kesal"kau ini" dengan mengepal tangan di atas meja
" hehe aku bercand paman" "paman akhir akhir ini selalu emosian paman pasti sedang banyak menanggung bebaan.. jangan di tanggung paman mending di jingjing agar ringan hehe" jeky sembari di iringi tawa kecil,,
"baiklah paman aku akan mengisi acara itu,, apa yg engga untuk paman ku yg tampan dan jomblo ini"
"emang kamu tidak jomblo jeky" ferdi langsung menimpali
"ya sesama jomblo jangan saling mengejek paman" jeky bicara dengan senyuman manis
"loh kamu yg mulai jekjek" ferdi yg bingung sendiri.
seperti pagi yg sama sarapan berlangsung dengan cekcok mulut antara paman dgn keponakan nya.
" sudah aku mau meeting untuk acara lusa,, aku sudah bicara ke pa mushab untuk membawa keluarga nya ,kau pasti suka pada putri pa mushab dia sangat manis melebihi gulali" ferdi berdiri meninggal kan meja makan sementara jekybbengong karna mendengar ucapan ferdi ,.
__ADS_1
" maksud paman apa" setengah ber teriak,
namun ferdi tida men jawab hanya berjalan keluar dan masuk ke dalam mobil yg sudah di siap kan supir