
Anna masuk ke mobil dan menutup wajahnya dengan kedua tangannya. Ia tak mampu menahan air matanya. Dadanya terasa penuh dan sesak mengingat apa yang dilihatnya. Eric masuk dan mencoba mencari tahu penyebab gadis itu menjadi seperti itu. Ia mencoba menanyakannya kemudian menenangkan Anna.
"An, Ada apa denganmu? Apa yang terjadi? katakan padaku! " tanya dokter Eric lembut.
Anna terus saja menangis. Ia merasa Jason telah menghianati nya. Rasa kecewa membuat nya tidak mampu berkata apa-apa.Sampai akhirnya Ia berhenti menangis karena dokter Eric memeluknya. Dokter Eric berusaha menenangkan Anna, dipeluk nya gadis itu, ditepuknya punggungnya. Tak beberapa lama Anna mulai tenang dan berhenti menangis.
"Aku benar-benar tidak mengetahui apa yang terjadi pada diri mu An. Tapi, apa pun itu cobalah kamu hadapi dengan tenang. Jika kamu butuh tempat berkeluh kesah aku siap mendengarkan segala keluh kesah mu. " Kata dokter Eric.
Anna masih sesenggukan. Ia tetap menyandarkan kepalanya pada dokter Eric yang masih menepuk-nepuk punggungnya.
***
Jason meninggalkan Julie sendiri. Ia pergi mengejar Anna. Ia berlari mencari Anna di setiap sudut gedung, namun tak juga ia menemukan kekasihnya itu. Kembali ia mencari Anna, kali ini ia pergi mencari Anna di parkiran. Namun ia merasakan juga apa yang Anna rasakan saat melihat dirinya bergandengan dengan Julie. Dilihatnya Anna sedang bersandar dalam dekapan dokter Eric.Jason tidak gegabah, di ketuknya kaca mobil dokter Eric pelan. Setelah melihat Jason, dokter Eric tak langsung melepaskan dekapannya. Jason kembali mengetuk dan mulai memanggil gadis itu.
tok.. tok.. tok..
"An, keluarlah dulu. Mari kita bicara sebentar. Aku akan menjelaskan kepadamu. Apa yang kamu lihat tidak seperti yang kamu pikirkan." kata Jason.
Anna yang mendengar itu perlahan keluar dari dekapan dokter Eric dan menghampiri Jason. Ia menghampiri kekasihnya namun tak mau menatap wajahnya.
"Baiklah, katakan apa yang ingin kamu katakan. Aku akan mendengarkan!" kata Anna sambil memandang ke arah lain.
__ADS_1
"Baiklah, dengarkan aku sampai selesai ya. kamu harus percaya padaku. Apa yang kamu lihat tadi itu tidak seperti yang kamu pikirkan. Aku tidak ada hubungan apapun dengan gadis itu. Ia hanya anak tuan Marko yang menjadi investor di perusahaan. Tuan Marko meminta tolong padaku untuk menjadi pendamping putrinya saat acara pesta ulang tahunnya. Itu saja, tidak ada hubungan apapun antara aku dan dia."kata Jason.
"Apa kamu yakin? mengapa aku merasa kalian sangat dekat? " kata Anna.
"kamu benar!! Kami memang sangat dekat. Kami adalah sepasang kekasih yang saling mencintai dulu. Hingga sekarang pun aku masih sangat mencintai Jason!!" kata Julie yang tiba-tiba muncul di depan mereka berdua.
"Apa yang kamu lakukan di sini Julie?!!" bentak Jason.
"Tunggu! Biarkan gadis ini menceritakan segalanya!" kata Anna.
"Tapi An, kamu harus percaya pada ku!"Pinta Jason sambil memegangi pundak Anna.
" Teruskan ceritamu!! " kata Anna menyeru pada Julie tanpa mau menatap wajah Jason.
"Tapi setelah kamu meninggalkan aku ke luar negeri tanpa sepatah kata pun aku menganggap hubungan kita sudah berakhir.Akupun tahu bahwa kamu ke luar negeri bukan hanya karena untuk masuk universitas idolamu. Melainkan untuk mengejar cinta kakak kelas ku yang juga melanjutkan pendidikan di sana. Aku tahu kamu berpacaran denganku namun kamu juga menginginkan Nando. Sejak saat itu perasaan ku padamu telah ku buang semua. " kata Jason menentang pernyataan Julie.
"Apa kamu yakin kamu telah membuangnya? semuanya?" tanya Julie sambil perlahan mendekati Jason dan membelai wajah tampan pria jangkung itu. Jason pun segera menepis tangan Julie.
Anna yang melihat hal itupun pergi meninggalkan mereka. Ia muak melihat drama yang terpampang di hadapannya. Dengan sigap ia melangkahkan kakinya. Melihat Anna beranjak pergi Jason pun mengejar gadis itu dan menarik tangannya.
"An, jangan pergi dulu. Kamu harus mendengar penjelasan ku dulu. kamu harus percaya padaku!" kata Jason sambil memegangi tangan Anna.
__ADS_1
"Lepaskan Jason!! Sekarang aku sedang tidak ingin penjelasan apa pun dari dirimu. Aku ingin menenangkan diriku dulu. Kalau keadaan ku sudah siap aku akan mendengarkan semua penjelasan mu. Ku mohon biarkan aku pergi Jason?!" Kata Anna pelan.
"Baiklah An, kalau kamu memang mau menenangkan diri aku akan membiarkannya. Tapi kamu harus percaya padaku. Hanya kamu lah satu-satunya wanita yang aku cintai saat ini. Tak perduli seberapa besar cinta ku pada orang lain di masa lalu. Tetap hanya dirimu lah yang aku cintai saat ini. Pergilah.. tenangkan hatimu dan percayalah padaku." kata Jason lembut.
Ia pun melepaskan tangan gadis itu dan membiarkannya pergi. Anna langsung masuk kembali ke mobil dokter Eric. Ia menyeka wajahnya kemudian memakai sabuk pengamannya. Dokter Eric yang melihat hal itu mengerti apa yang harus ia lakukan. Tanpa Anna memintanya ia mulai menjalankan mobilnya meninggalkan gedung tempat acara pesta itu. Jason hanya bisa menatap kepergian Anna dengan sendu. Setelah Anna pergi barulah ia kembali mendatangi Julie yang sedari tadi berdiri menunggunya. Ia mendatangi Julie dengan tatapan penuh kekecewaan.
. . ...
"Apa kamu tau apa yang kamu lakukan? kamu harusnya sadar bahwa hubungan kita hanya sebatas teman sekarang. " kata Jason.
"Teman? Huh!!! Yang aku inginkan kita kembali bersama seperti dulu lagi Jason. Sungguh aku ingin bersama dengan mu. Aku masih Sangat mencintaimu." kata Julie.
"Apa? Cinta? Aku pikir kamu telah membuang rasa itu saat kamu memutuskan untuk meninggalkan aku dan mengejar Nando." kata Jason.
"Itu tidak seperti yang kamu pikirkan Jason. Aku benar-benar pergi belajar di luar negeri. Kak Nando pun sudah memiliki kekasih sekarang. Kamu harus percaya padaku Jason!! " kata Julie sambil memegang tangan Jason.
"Aku rasa sudah cukup jelas untuk mu Julie. Sekarang ini dan sampai kapanpun aku hanya akan bersama dengan Anna. Orang yang aku cintai dan aku inginkan menua bersamaku adalah Anna. Hanya Anna yang aku inginkan sekarang. Tak pernah sedikit pun terbesit di hatiku untuk menggantikannya dengan orang lain termasuk dirimu." kata Jason seraya meninggalkan Julie.
"Kau lihat saja Jason. Aku akan membuat kalian tidak akan pernah bisa bersama!! Jika aku tidak bisa mendapatkan mu maka yang lain pun tak boleh mendapatkan mu! " kata Julie marah.
Jason tak memperdulikan perkataan gadis itu. Ia terus saja menjauh dan kergi meninggalkan pesta itu.
__ADS_1
***
bersambung...