
Anto yang baru saja memasuki rumahnya, merasa ada yang aneh dengan keadaan rumah tempat dia berteduh. Pasal nya ketika Anto membuka pintu utama, bau amis menyeruak di setiap ruangan.
" Bau apa ini? Kok amis sekali?" Gumam Anto lirih.
Anto sebenarnya baru beberapa hari yang lalu kembali dari luar pulau. Setelah anto mengetahui kasus iparnya telah di tutup, dan hasil autopsi di nyatakan gagal. baru lah dia berani keluar dari persembunyian nya.
Ketika orang-orang pada bertanya kemana dia selama ini. Anto hanya menjawab kalau dia mendapat pekerjaan di luar pulau. Dan untuk kematian sang ipar Anto sama sekali tidak mengetahui nya. Bahkan Anto selalu memasang wajah sedih ketika bertanya tentang hal itu.
Orang-orang yang tidak tahu kejadian yang sebenarnya malah percaya-percaya saja dengan alasan Anto. Bahkan ada yang merasa kasihan dengan Anto. Mereka berfikir Anto sangat menyayangi sang ipar.
Bahkan istri Anto pun ikut andil dalam menyembunyikan kelakuan bejad sang suami. Itu dia lakukan semata-mata demi sang anak gadis satu-satunya.
(Flashback)
"Mas kamu dimana? Kok tidak ada di rumah?" Tanya beti istri dari Anto.
"Ssssttt pelan kan suara mu dek. Suami mu ini sedang dalam masalah besar" bisik Anto di seberang telepon.
"Apa maksudmu mas?" Tanya beti bingung. Soalnya sudah menjelang subuh begini sang suami tidak ada di rumah.
__ADS_1
"Aku datang ke rumah Wati untuk mengambil sertifikat rumah dan tanah milik nya. Namun ada kesalahan besar yang dilakukan oleh orang-orang suruhan ku. Mereka tidak sengaja membunuh Wati. Dan untuk menghilangkan bukti mereka memutilasi tubuh Wati. Namun belum genap semua tubuh tercincang ada hal aneh yang terjadi di rumah itu. Dengan terpaksa kami meninggalkan jasad yang sudah separuh nya di potong-potong. Sekarang mas ada di luar kota. Kemungkinan besar mas akan kabur ke luar pulau sampai situasi aman. Kamu harus membantu mas dek. Kalau ada yang bertanya keberadaan mas, kamu bilang saja mas sedang ada proyek di luar kota. Kamu mengerti kan?" Tanya Anto.
"I-iya mas. Aku mengerti, jaga dirimu baik-baik mas." Beti Segera mengakhiri panggilan tersebut.
"Ya ampun, kenapa kamu sampai seceroboh ini sih mas." Gumam beti.
Setelah subuh menjelang beti di kaget kan dengan teriakan para warga.
"Pasti mereka sudah menemukan jasad itu" gumam beti yang ikut keluar rumah.
Dengan tampang yang di buat-buat, beti berhasil melakoni tugas nya. Dan tidak ada orang yang curiga sampai saat ini.
(Flashon)
"Tolooooong"
"Tolooong" teriak Anto panik.
Para peronda yang kebetulan lewat langsung bergegas menghampiri Anto.
__ADS_1
"Ada apa nto?" Tanya Sarip.
"I-istri ku d-di gantung di dalam rip" jawab Anto dengan terbata dan suara yang bergetar.
"Masak sih? Ayo kita lihat" ajak Sarip.
Anto, Sarip dan tamar bergegas memasuki rumah Anto. Dan mereka sama-sama terkejut melihat kepala istri Anto sudah di gantung di pintu masuk kamarnya. Dari ujung Kepala yang tergantung mengeluarkan darah segar yang sangat banyak. Sehingga darah itu menggumpal dengan warna merah kehitam-hitaman. Sedangkan tubuh istri Anto berada di dasar lantai dalam keadaan yang mengerikan. Beberapa bagian tangan dan kaki terpisah dari tubuh utama nya.
"Astagfirullah siapa yang tega melakukan ini?" Tanya tamar mengalihkan pandangannya.
Dari mereka bertiga tidak ada yang bisa menjawab pertanyaan itu. Anto yang teringat dengan anak perempuan satu-satunya dan langsung mengahampiri kamar sang anak. Berharap dia masih bisa untuk di selamat kan.
"Tidaaaaakkk" teriak Anto ketika melihat kondisi sang anak yang sama mengerikan dengan sang istri. Jasad sang anak tergeletak di atas tempat tidur dengan kondisi sebagian isi perutnya berburai keluar. Dan bagian isi matanya hilang, sehingga di rongga itu mengeluarkan darah bercampur nanah yang mengental.
"Ya Allah, lindungi lah kami" ucap Sarip sambil menutup mulut.
"Mar, lu bangunin warga mar. Suruh mereka ke sini dan jangan lupa lapor polisi mar. Biar kasus ini bisa di usut" perintah Sarip.
Tamar Segera berlari keluar rumah. Dan berteriak-teriak membangun kan warga. Beberapa warga yang terkejut langsung keluar rumah untuk memastikan apa yang terjadi sebenarnya.
__ADS_1
Beberapa lama menunggu akhirnya polisi datang bersama tim para menyidik. Selagi jenazah itu di tangani polisi, para warga berbisik-bisik mengingat kembali kejadian ipar Anto beberapa bulan yang lalu.
"Terjadi lagi kasus seperti ini. beberapa bulan yang lalu Wati ipar nya Anto. Sekarang malah istri dan anaknya. Sebenarnya siapa sih pelakunya?" Tanya salah satu warga.