
***
Keesokan paginya.
Tiba-tiba terdengar suara gedoran pintu. Raka dan Alina yang sedang tertidur dalam keadaan berpelukan dan tanpa memakai sehelai benang, walaupun semalam mereka tidak melakukan apa-apa pun langsung terbangun.
“Nak Maharani, Nak Toldep buka!” teriak pak RT Jumadi menggedor pintu rumah Shinta dengan sangat keras.
Raka dan Alina pun panik sepanik-paniknya. Pasalnya mereka berdua tidak memakai sehelai benang pun, alias mulus bulat.
“Aduh, bagaimana ini? Bagaimana jika kita ketahuan seperti ini?” Alina semakin panik sampai-sampai memakai baju pun kebalik.
“Sudah tenang saja. Paling-paling kita berdua disuruh nikah, hehehe …,” jawab Raka sambil terkekeh dengan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
Raka yang sudah memakai celana tapi bertelanjang dada malah berjalan santai sambil menyelempangkan bajunya di pundak kanan menuju pintu depan rumah Shinta.
Kemudian dia membuka pintu, “Ya, pk. Ada yang bisa di ….”
Raka tersentak kaget dengan mata membulat melihat para warga menggerebek rumah Shinta.
“Mas Toldep, kami mendengar laporan dari warga sekitar. Kalau Mas Toldep beberapa hari sebelumnya sering menginap di rumah Ibu Shinta yang notabene ditempati oleh Mbak Maharani. Untuk menjaga ketertiban warga, maka kami memutuskan mas Toldep dan Mbak Maharani harus dinikahkan secara paksa,” tegas Pak RT Jumadi.
“Hore, aku nikah!” teriak raka dengan mata berbinar-binar dan raut wajah sumringah. “Pak-pak, aku nikah pak. Yes, aku nikah, hahahah ….”
Alina yang melihat Raka setengah gila sampai-sampai menepuk jidatnya sendiri. Bukannya takut atau bagaimana, karena digerebek warga gara-gara kumpul kebo. Raka malah bahagia sekali dinikahkan paksa oleh warga RT 11.
Semua warga pun jadi melongo melihat tingkah Raka yang agak-gak gila, “Eeeeeh?!” ucapnya serentak.
Alina pun keluar di samping Raka yang sedang joget jaipongan dengan sangat gembira.
“Mas, sudah mas. Gak enak sama pak RT.” Alina menepuk-nepuk pundak Raka dan melanjutkan, “Maafkan kami berdua ya pak, jika mengganggu ketertiban para warga. Kami memang akan menikah dan menelpon orang tua kami dengan segera.”
“Begini saja pak. Berikan kami waktu untuk mepersiapkannya. Tak jamin pesatnya pasti sangat meriah. Katakan saja bapak mau hiburan artis siapa, aku bisa memenuhinya, hahaha ….”
Raka pun melepaskan kacamata bulattdan kumis palsu di wajahnya. Semua warga tambah melongo melihat ketampanan Raka seperti opa-opa Korea yang ada di TV-TV.
“Nama Asliku Gibran Rakabumi. Maaf, jika aku menyamar dan hanya ingin menghindari hidupku yang terlalu menyedihkan itu. Aku disini tidak ada maksud apapun dan terima kasih telah menerimaku sebagai Toldep,” sambungnya lalu membungkuk hormat untuk meminta maaf pada semua warga.
__ADS_1
Mata parga tambah melebar, sebab mereka sangat tahu nama Gibran Rakabumi yang merupakan pemilik Eternal grup yang sedang membangun peternakan di Sidoarjo. Ya walaupun yang bangun si Abel.
“Ba-baik, mas Raka.” Pak RT Jumadi pun tubuhnya langsung gemetar setelah melihat wajah Asli Raka. “Bubar! Bubar!”
Semua warga pun bubar digiring oleh pak RT Jumadi. Raka langsung menggendong Alina dengan perasaan sangat bahagia. Setelah lima tahun tarik ulur, akhirnya dia bisa menikahi Alian alaupund dengan tragedi yang kurang mengenakan, yakni digerebek oleh Warga.
Maka dari itu Raka segera menelpon Vincent, Abel, dan Verdant untuk mengabari mereka juga mempersiapkan pernikahan mewah yang akan diadakan di Sidoarjo. Tetapi Raka masih punya ganjalan, karena harus meminta restu pada ayah Alina, yakni Pradita.
Setelah selesai membersihkan diri, Raka dan Alina pergi ke Bandara Juanda Internasional untuk menuju Jakarta.
***
4 jam kemudian, Bandara Soeta Jakarta.
Raka dan Alina bergandengan dengan sangat mesra dari pintu keluar airport dan sudah ditunggu oleh pasukan Elit Raka yang dipimpin oleh Vincent.
Semua pengunjung Bandara tercengang-cengang melihat mobil rombongan yang menjemput Raka. Semua miliknya mobil-mobil bertipe Hypercar.
“Mas, ini terlalu berlebihan,” keluh Alina dengan perasaan berbunga-bunga.
“Oh, tidak. Wanita sespesial kamu memang wajib mendapatkan perlakuan spesial ini,” kata Raka dan langsung menggendong tubuh Alina ala bridal style, lalu membawanya masuk ke dalam mobil Apollo Intensa berwarna putih.
***
1 jam kemudian, One Residence BSD City.
Satpam yang sedang berjaga di pintu gerbang masuk perumahan One Residence pun tercengang melihat rombongan mobil mewah masuk ke dalam.
Dia langsung membukakan portal tanpa harus memeriksa satu persatu mobil tersebut.
Rumah besar Alina tepat berada di samping kiri dekat pintu gerbang masuk komplek perumahan One Residence.
Alina melihat ayahnya, Pradita sedang membaca koran dan membuka jendela kaca mobil lalu memanggil, “Ayah! Aku pulang! Aku mau nikah sama mas Raka!”
“Apa?!” Pradita yang merupakan ayah asli Alina pun kaget dengan melebarkan mata, setelah melihat Alina dikawal rombongan mobil mewah dan tubuhnya gemetar. "A-alina?! Tu-tuan Ra-raka?!"
Raka pun terheran-heran, ternyata ayah Alina bukan ayah yang sebelumnya pernah ditemui oleh Raka. Tapi merupakan pemilik Anggara grup.
__ADS_1
“Pak Pradita?!” Raka juga melebarkan mata saat keluar dari mobilnya dan langsung mencium tangan Pradita. “Ma-maaf pak. Kalau kami datang tiba-tiba, habisnya kami —”
Alina langsung membekap mulut Raka dan dia berkata pada Pradita, “Kami akan menikah ayah, aku mohon doa restunya.”
“Sudah, kita bicara di alam saja, ayo!” ajak Pradita untuk masuk ke dalam rumah.
Hanya Raka dan alina yang masuk ke rumah Pradita, Vincent beserta yang lainnya menunggu di dalam mobil.
Mereka bertiga pun duduk saling berhadapan dan penuh dengan ketegangan, “Alina, memangnya kamu sudah siap menjalani hidup dengan tuan Raka —”
“Pak, jangan panggil aku tuan. Panggil saja Raka,” potong raka yang tak enak hati di panggil tuan.
“Aku sudah siap pak dengan segala resikonya. Aku tahu banyak resiko kalau aku menikahi Mas Raka. Ayah tahu kan kenapa aku pergi ke Sidoarjo hanya demi melupakan Mas Raka. Nyatanya kami malah dipertemukan kembali oleh takdir secara tidak sengaja,” jawab Alina dengan nada tegas.
Pradita menghela nafas panjang karena mengetahui seluk-beluk dunia Raka. Soalnya Pradita adalah mantan kepala BIN Indonesia sebelumnya. Jadi dia tahu rekam jejak gelap Raka sampai saat ini.
Pradita bersimpuh di hadapan Raka dan menggenggam tangannya, lalu berkata dengan berurai air mata, “Aku Pradita Anggara akan merestui dan menyetujui jika Gibran Rakabumi menikahi Alina Maharani Anggara. Bapak hanya bisa berpesan bahagiakan Alina dan jaga Alina dengan segenap jiwa Raka.”
“Pasti Pak, pasti. Walaupun aku harus mengorbankan nyawaku, aku pasti akan menjaga , membahagiakan dan melindungi Alina Maharani Anggara.”
Raka pun ikut bersimpuh dan bersujud depan Pradita, dan diikuti Alina. Para pembantu yang akan menyediakan minuman untuk raka dan Alina pun terharu melihat mereka bertiga.
***
15 hari kemudian Hotel Eternal Grup cabang Sidoarjo.
"Confetti! Confetti!” teriak Abel sambil menembakkan Confetti ke atas.
CETAR! CETAR!
Confetti berhamburan menghujani Raka dan alina yang sangat tampan serta cantik mengenakan gaun pengantin.
Raka menggelar pesta pernikahannya sangat mewah dan mengundang artis dari berbagai zaman untuk memeriahkannya.
raka juga menyumbangkan uang 1 triliun untuk semua fakir, miskin, dan anak yatim di Sidoarjo melalui Eternal Foundation.
“Cium! Cium!” teriak serentak para hadirin yang hadir di resepsi pernikahan Raka dan Alina.
__ADS_1
Kedua insan yang sedang dimabuk asmara dalam balut pernikahan tersebut langsung berciuman bibir dengan sangat mesra, dan diiringi tembakan Confetti oleh Abel, Verdant, juga Vincent.
Mereka sudah mencapai puncak cinta yang terlalu berliku-liku selama 5 tahun kurang dan berakhir di pelaminan.