
Giandra meminum Air mineral botol tersebut, yang disodorkan Tyo.
Ada apa Kamu menyuruh kami berkumpul ucap Giandra ke Tyo.
Ada kabar buruk mengenai Peresmian hotel di Surabaya.
kenapa ucap Ghavin yang masih menikmati kedondong.
Ada yang mengekspose di medsos bahwa "Hotel tersebut sebelum di resmikan menjadi tempat pemilik mesum CEO dengan karyawannya sebelum peluncuran resmi"
Dan gosip ini akan berdampak buruk bagi perusahaan karena Hotel tersebut minim peminat.
Segera cari tahu siapa yang mengekspose berita ini, dan segera hapus berita tersebut bagaimanapun caranya ucap Ghavin.
Ada satu lagi diberita tersebut ada Foto kamu dan Rachell saat kamu membukakan pintu mobil ke Rachell.
Ucap Tyo.
Aku juga kasihan ke Rachell, akhir- akhir ini Dia merasa jadi bahan perbincangan karyawan. yang menganggap, Rachell merayu kamu Vin. ucap Giandra.
kenapa kamu baru memberitahuku sekarang ucap Ghavin kesal.
Aku kira kamu sudah tahu dari Rachell.
ucap Giandra.
Ayo kita cari Rachell.
Giandra , Tyo ikut Aku bersihkan Nama Rachell dari biang gosip di perusahaan ini. Nada Marah dan bergegas Mencari Rachell.
Saat Rachell ingin ke kantin karena Mual dan ingin beli Teh hangat, dari Devisi lain ada yang menjambak Rachell dari belakang.
Dua perempuan itu yang satu memelototi Rachell sinis dan dengan kedua tangan di pinggang.
dan mutia masih menjambak Rachell...
Dasar perempuan ****** beraninya kamu menggoda Pak Ghavin,
Aduh sakit lepasin Aku... Kamu pasti akan menyesal menjambakku..
Rina pun menampar Rachell.. beraninya kamu anak baru sudah Berani nyolot.
Vina dan Shinta yang melihat itu kasihan lihat Rachell.
Tolong lepasin teman kami ucap Vina.
kamu berani melawan kami ucap mutia.
tidak mbak... ketakutan
Chell sudah,, kita mengalah saja jangan dekati Pak Ghavin ya ucap Vina.
Rachell pun berteriak kalian sahabatku tidak !!!kenapa tidak percaya padaku. ucap Rachell kesal
Maaf Chell ... bukan Kami gak percaya kamu, saat Kamu di gosipin karyawan sini Kami sempat membela Mu, Tapi hal lain membuat Kami kecewa saat kamu diam- diam pulang satu mobil dengan Pak Ghavin. Ternyata gosip itu benar
ucap Shinta.
Aku kecewa sama kalian , yang lebih percaya gosip tanpa menanyakan kebenarannya padaku.
ucap Rachell sambil menahan sakit.
Aku tadi melihatMu mual..mual di toilet...
Apa kamu menjual tubuhmu ke pak Ghavin biar Dia tergoda.
Pikiran busuk apa yang kalian pikirkan ucap Rachell marah.
__ADS_1
karena Rachell terus melawan membuat Mutia Murka dia mendorong Rachell dengan keras,membuat tubuh Rachell terjatuh.
Rachell yang nampak tidak fit badannya tidak bisa menghindari dan terjatuh keras. Perutnya terasa nyeri. Darah mengalir di kakinya.
Vina dan Shinta melihat Rachell langsung berteriak bwbarengan...
Rachell... kamu gak papa.
Rachell hanya memegangi perutnya yang sakit dan nyeri.
Gawat dia hamil.. ucap Mutia.
Rina pun ketakutan Aduh gimana ini...
Kita pergi.. tinggalin mereka ucap Mutia
Ghavin yang melihat Rachell dari kejauhan terjatuh di dorong Mutia pun lari .
Rachell ucap Ghavin. dan memeluk istrinya.
Mutia dan Rina kaget melihat kedatangan Ghavin , giandra dan Tyo tercengang.
Kamu gak papa sayang ucap Ghavin,
Sakit mas perutku.. Baik ayo kita ke rumah Sakit. Ghavin pun menggendong istrinya yang kesakitan. Dia makin kesal melihat Pipi istrinya yang lebam dan rambutnya yang acak-acakan.
Giandra bawa kedua perempuan Gila ini ke Polisi. karena sudah menyakiti Istriku.
Semua orang yang melihat ucapan Ghavin kaget tak percaya. Ternyata selama ini Rachell adalah istri Ghavin.
Vina dan Shinta merasa bersalah karena tidak mendengarkan penjelasan temannya itu.
Giandra dan Tyo menyeret kedua wanita Gila itu ke polisi.
pak Ghavin maafin saya pak ucap mutia dan Rina merengek dan menangis.
Ghavin tak perduli dan hanya pergi menjauhi mereka dan membawa istrinya kedalam mobil untuk kerumah Sakit.
Baik Tuan ucap Sopir dan langsung mengendarai mobil dengan sigap.
Mas sakit perut Rachell..
sabar sayang,,, Sebentar lagi Kita Sampai Rumah sakit.
Ghavin mengelus kepala istrinya dengan lembut. menenangkan istrinya itu.
Ghavin pun merasa gagal tidak melindungi istrinya dengan baik.
Tak terasa Air mata pun menetes.
Akhirnya sampai Dirumah sakit milik Ayah Rachell.
Dokter,, tolong istri saya,, Ghavin yang menggendong istrinya tampak sangat khawatir.
Graneetta yang melihat Ghavin menggendong Rachell langsung berlari.
Mas kenapa dengan Rachell mas,
Ta tolong istri saya Dia pendarahan.
Baik Mas, Mas tenang dulu ya.. Graneetta menenangkan Ghavin
tampak dua orang perawat membawa sebuah brankar. Mohon letakan pasien disini ucap salah satu perawat,
Ghavin lalu melwtakkan Rachell di brankar, Rachell memegang tangan Ghavin, Dia merasa kesakitan di perut...
Mas... ucap Rachell.
__ADS_1
Ya sayang ... ucap Ghavin, sambil memegang tangan istrinya yang kesakitan dan mengikuti Arah brankar yang membawa istrinya ke UGD.
Mas tunggu di luar serahkan pada Graneetta ya. Mbak Rachell akan baik- baik saja.
Graneetta menenangkan Ghavin lalu menutup pintu.
Ghavin pun mengacak- acak rambutnya tanda cemas akan kondisi istrinya.
Dan berjalan mondar mandir depan pintu UGD.
Rafaell yang melihat Ghavin yang sangat Depresi, Rafaell kaget dan berlari.. ada kecemasan di hatinya dan bertanya - tanya??
Ghavin.. ucap Rafaell
Ghavin yang melihat kedatangan Rafaell langsung memeluk Rafaell.
Maafin Aku,, Aku tidak menjaga Rachell dengan baik El. Ghavin menagis di pelukan Rafaell
Rafaell yang melihat kondosi Ghavin nampak sangat cemas, karena Dia tidak pernah melihat Ghavin seperti ini yang biasanya Angkuh dan Dingin.
Tenanglah Rachell pasti kuat, ucap Rafaell menenangkan kondisi Ghavin yang syok. walau di hatinya sangat cemas akan kondisi Adiknya namun Dia berusaha tegar.
Akhirnya pintu terbuka dan Granetta memeluk Ghavin.
Rachell sudah baik- baik saja Mas, Dia dan bayinya Selamat.
ucap Granetta.
Maksud kamu.. Ta nada Ghavin kaget.
iya ,, benar Rachell sedang hamil 3 Minggu.
Bayinya sangat kuat hingga bisa bertahan.
Rachell sudah Tidur karena habis diberi obat pereda nyeri.
Mas boleh menemuinya.
Makasih ta,,, ucap Ghavin.
Ghavin pun masuk menemui Istrinya dan di ikuti Rafaell.
Ghavin mengelus rambut istrinya dan mencium kening istri nya yang tidur.
Rafaell tersenyum melihat Ghavin sangat menyayangi Adiknya itu.
Ghavin terus mencium tangan istrinya berkali - kali dan memegangnya .
Rafaell pun meninggalkan Ghavin. Agar bisa bersama adiknya.
Rafaell langsung menuju ruangan Granetta.
tok .tok..tok..
masuk ucap Graneetta.
Ada apa Mas El.
Boleh aku duduk Ucap Rafaell ke Granetta.
Graneetta lansung mengangukkan kepala.
Dan Rafaell duduk di depan meja Kerja Granetta.
Aku ingin menyanyakan perihal kondisi Adik ku. ucap Rafaell
Dia sekarang baik- baik saja, namun harus menjaga kandungannya apalagi di usia rentan.
__ADS_1
Tapi yang aku pertanyakan bagaimana bisa, Rachell bisa jatuh dan pendarahan setahuku Mas Ghavin sangat menjaganya dengan baik.
Nanti akan Aku tanyakan ke Ghavin jika kondisinya sudah membaik.