
Disisi lain Ghavin bersama Mami dan Papinya yang lagi ngumpul bersama keluarga besar Rendy, Pradana dan Anggara.
Karena ini hotel milik keluarga Syailendra jadi Mereka mempunyai ruangan khusus saat mereka berkumpul. Dan ketiga lantai atas tersebut tidak bisa untuk umum.
Gian ,, Yogi selamat ya Nak.. Mami ikut senang kalian ternyata bisa berjodoh dengan keluarga besan.. ungkap Mami Jesika senang dan menatap Mama Metha besannya.
Terima kasih Mami ungkap Gian datar.
Yogi hanya menganguk.
Kamu sudah baca koran hari ini... Ga ungkap Papi Fathan anggara
Hemmm... begitulah adanya,, tapi yang terpenting itu bukan kenyataannya yang sebenernya tapi ada bagusnya juga buat para pesaing bisnis jadi Mereka tidak main- main dengan kekuatan semua keluarga Kita sekarang. jawaban Papi Dirga
Benar juga... Ga pendaoatmu
Ghavin, Yogi dan Gian yang mengerti arah pembicaraan Para Pria Dewasa iti.. Mereka hanya Diam.
Aku hari ini belum baca koran sama sekali,, karena terlalu happy saat akan punya Mantu. ungkap pak Pradana.
Kamu mungkin akan senang berita tersebut walau, bukan kebenaran ungkap Papa Rendy menimpali omongan para sahabatnya itu.
Memang apa kabarnya. Pak Pradana makin penasaran.
Keluarga Anggara , Syailendra dan Pradana memperkuat Bisnis dengan pernikahan Putra Putrinya... ungkap PaPa Fathan Anggara
Ha..ha..ha.. Aku malah makin senang berita itu, walau sebenernya pernikahan putra putri Kita bukan karena bisnis, tapi akan membuat takut orang jika Kita bersatu. ungkap Pak Pradana sambil minum Juz dari gelasnya.
Ya,, Katamu benar,,, tapi Kita juga tak boleh lengah apalagi sekarang para menantu Kita sudah terekspose kelak Cucu kita jika lahir ,, Akan Aku sembunyikan identitasnya sampai benar-benar Sudah bisa memikul kewajibannya dan Aku tak ingin Cucuku berteman dengan orang yang yak tulus dan hanya memandang harta. ungkap Papi Dirga.
Aku setuju dengan Papi ungkap Ghavin
Benar sekali.. itulah mengapa Shera dan Shena selalu Aku pantau dan Aku larang hidup Bermewahan karena Aku tak ingin Mereka hidup berfoya-foya dan Sekarang Aku bisa serahkan kedua Putriku di orang yang tepat ungkap Papa Zidane
Karena Aku tidak berkecimpung di Bisnis semua Akan Aku serahkan ke Yang Muda apapun keputusan terbaiknya Papa Randy Syailendra yang lansung merangkul Ghavin dan Gian
Para Istri yang melihat kekompakkan anak dan para Suaminya merasa Senang dan terharu.
Jadi Yogi... sekarang Perusahaan ada di Kamu.. dan sekarang Kamu bersaudara dengan Ghavin dan Giandra jadi Jika ada masalah Papa harapkan kalian saling bahu membahu. ungkap Pak Pradana ke Anaknya.
Aku juga sudah Semakin berumur sedangkan Mas Fathan Juga sibuk dengan Rumah Sakit Jadi kalian bertiga menantu Kami jadi Aku mohon Ghavin , Giandra dan Yogi juga akan mengambil alih kewajibannya selaku suami dari Rachell , Shera dan Shena . untuk meneruskan perusahaan Anggara fardania Group. ungkapan Papa Zidane.
__ADS_1
Baik om.. Kami pasti akan melaksanakannya dan saling membantu. ungkap Ghavin.
Aku akan mengurus perusahaan Papa.. jadi Aku tidak bisa fokus dengan Anggara Fardania Group tapi Karena ini perusahaan keluarga Kita Saya siap membantu jika ada yang bermain curang. ungkap Yogi.
Jadi Ada baiknya Gian kamu fokus ke anggara Fardania Group dan memantaunya dari kantormu dengan Istrimu dan Aku fokus ke Syailendra widyatama Group. tapi Kita bisa mengerjakan bersama-sama jika ada masalah .ungkap Ghavin.
Baik Mas ungkap Giandra.
Tugas kita berdua sekarang double Gian jadi tanggung jawab di perusahaan Syailendra dan Anggara harus kita emban dengan baik. ungkap Ghavin
Gian mengangguk.
Wahh... serius sekali... yah para Pebisnis ini memotong arah pembicaraan Para Pebisnis tersebut. Rafaell datang lalu menyalami Para orang Tua.
Bukannya disini juga ada hakmu ungkap Yogi kesal.
Aku pasrahkan perusahaan Anggara ke kalian,, Karena Aku sibuk di Rumah sakit.
Kamu Kira Kita nganggur... ungkap Yogi.
semua yang mendengar perkataan Yogi tertawa kekeh.
Bersiaplah.. ungkap Gian langsung Duduk mendekati Papa Randy
Kamu mau berjamur gak nikah-nikah ungkap Yogi.
Ha..ha..ha semua tertawa tiap mendengar ucapan Yogi
Bener kata Yogi tuh El... kapan Kamu nyusul ungkap Mami Jesika.
Rafaell mengaruk kepalanya yang tak gatal dan duduk di samping Papanya.
Tenang saja El.. besok om lukiskan gambar cewek cantik ungkap Papa Randy.
wah kebetulan dong om jika lukisannya gambar Graneetta ungkap Ghavin menambahi godaannya ke Rafaell.
lho memangka nak El suka dengan anak kami.. ungkap Mama Riska senang.
keburu di embat orang... mumoung ada lamu hijau tuh jawab Yogi yang mengintimidasi Rafaell
Kalau kamu Ghosting ,, Adik ku terus.. Biarkan Aku menjodohkannya dengan rekan bisnisku banyak yang melirik Adik ku. ungkap Giandra yang kesal dengan El yang ragu -ragu mendekati Adiknya untuk ke jenjang serius.
__ADS_1
Bukan begitu maksudku ungkap El yang tak bisa mengungkapkan dengan kata-kata saat dihujam pertanyaan
Nak.. jika Kamu suka seseorang tidak baik jika Kamu Ghosting jelas Saja keluarganya akan Marah, sebagai Pria Kamu harus bisa melangkah untuk menentukkan masa depanmu dan mengambil keputusan yang bijak. Mama Metha mengelus pundak Anaknya itu.
Aku mengerti Ma.. tapi apakah Graneetta juga akan menerimanya Ma..
Jika Kamu gak ungkapin darimana Granetta bisa tahu perasaanmu. Giandra makin kesal ke El.
Apa kamu lelaki.. ungkap om Randy menatap tajam Rafaell.
Saya lelaki om. Rafaell menjawab tegas.
jika Kamu lelaki bukan begitu menghadapi wanita di hatimu.
Baik om saya mengerti.
Baguslah jika Kamu mengerti,, Aku juga Gak mau punya Adik kau Ghosting ungkap Ghavin.
jangan temui Adikku jika kau tak yakin.. Gian menekankan pernyataannya ke Rafaell
bukankah Kita semua sahabat kenapa kalian bully Aku. ungkapan Rafaell bertanya-tanya tiba-tiba para sahabatnya itu menekannya.
Aku tidak bersahabat dengan kang Ghosting. ucap Giandra.
Ok... akan Aku buktikkan jika Aku juga bisa serius dengan Graneetta. tapi Jika para Adik perempuanku Kau buat menanggis ,, Aku bukan sahabat kalian .
Aku sangat mencintai Rachell jadi tak akan Aku niarkan Dia terluka ungkap Gjavin serius.
bagaimana denganmu Yogi dan Gian.
Aku Akan berusaha.. karena Aku sudah buat keputusan menikahinya sahid Gian.
Aku akan menjaganya tenang saja, Aku bukan pria breng**ek yang mempermainkan wanita.
para orang tua yang mendengarkan penuturan para Anak lelakinya uang menjaga waniranya ikut terharu walau mereka semua dingin dalam ucapan tapi orang tua yakin Mereka punya tanggung jawab.
Itu baru lelaki harus menjaga pasangannya ungkap om Pradana.
Ghavin Kamu lebih pengalaman dari Gian.. om minta tolong, supaya kamu sering memberi masukan saran positif untuk Gian, agar menyayangi Istrinya. ungkap om Randy yang sangat faham putranya Gian yang sangat dingin.
Saya juga masih belajar Om... dan Kami akan belajar bersama dalam menjaga keharmonisan keluarga ucapan Ghavin tulus dan menatap om Randy.
__ADS_1