PENCURI HATI CEO

PENCURI HATI CEO
BAB 41. Savage menyuburkan tanaman


__ADS_3

Bismillah semangat... thanks buat para Readers yang memberi support Semoga ceritanya bisa menghibur dan jangan lupa like and follow ya ❣️❣️❣️❣️


Biar Author makin semangat halunya 😘😘😘


🧞‍♂🧞‍♂🧞‍♂🧞‍♂🧞‍♂🧞‍♂🧞‍♂🧞‍♂🧞‍♂🧞‍♂🧞‍♂


Shena dan Shera membuntuti ,, Tiffany dari belakang. Menuju kamar Rachell.


Tiba tiffany depan kamar Rachell dan mengetuk pintu...


Tok..tok..tok..


Permisi Nona Rachell apakah Anda sudah siap. Tiffany berbicara sambil mengetuk pintu tapi tak ada sahutan...


Gimana Mbak ... apakah ada Mbak Rachell nya tanya Shera menelisik penasaran.


Shena dan Shera saling tatap.. dan Shera mengangguk tanda mengerti apa yang akan di lakukan Shena.


Shena lalu mengambil ponselnya di Saku untuk telp Rachell.


gimana Dek...


gak ada jawaban kak...


coba lagi Dek.


Shena mengangguk dan menelepon lagi nomer Rachell.


Gak ada jaeaban Kak.. Aku jadi khawatir apalagi Mbak Rachell hamil .


Kakak punya nomer Mas Ghavin.


Gak punya Dek...


Mbak Tiffany gimana.. Aduk Aku belum pernah menghubungi Tuan Ghavin Nona.. semua di handle Mas Tyo... saya hanya menjalankan tugas yang di berikan saja..


Coba ketok lagi Mbak... Biar saya Telp Mas Giandra.


Baik Nona..


Tuan Ghavin ... Nona Rachell apa kalian di dalam..


tok..tok..tok..


📞📞📞📞📞Giandra


Hallo Asalamualaikum...


Wa'alaikum salam..


Maaf Mas ganggu... Apa Mas bersama Mas Ghavin dan Mbak Rachell.


Tidak... Kami lagi makan malam bersama keluarga tapi Mas Ghavin tidak bersama Kami. Aku kira lagi nemenin Istrinya.


Terus dimana Mereka ya Mas..??. ini Kami di depan kamarnya tapi tidak ada jawaban di telp juga gak di angkat.


Kamu tenang... Aku Akan kesana.


Baik Mas kalau begitu Aku tutup dulu Telpnya . Asalamualaikum


wa'alaikum salam.. telp pun terputus.


Gimana kak.... Shena bertanya- tanya.


Shera menggelengkan kepala ,, Kita tunggu disini sebentar lagi Mas Giandra kesini.


Tiffany dan Shena mengangguk bersamaan.


❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️


Di meja Makan Resto nampak semua keluarga besar ngumpul makan bersama, dari Keluarga Zidane, Pak Peadana, keluarga Anggara dan keluarga Randy.


Semua asik makan sambil mengobrol..


Ada Apa Nak.. ucap Randy saat melihat Giandra cemas sehabis menerima telp.


Semua mata yang mendengar ucaoan Tuan Randy tertuju pada Giandra.


Saya ada perlu sebentar Pa.. Saya permisi.

__ADS_1


Yogi yang merasa Ada keanehan langsung berdiri... Dan menghampiri Giandra??


Ada apa Gian??Siapa yang Telp.


Shera tadi Telp katanya.. kamar Mas Ghavin di ketok beberapa kali tak ada respon , sehingga membuat Mereka khawatir.


Apa... Nak ucap Mama Metha Kaget dan berdiri menghampiri Giandra.


Semua pun yang di meja makan panik dan ikut berdiri.


Mama ikut kalian .


Giandra mengangguk.


Sebaiknya Kita pergi bersama-sama ungkap Pak Pradana.


Dan semua pun menuju kamar Ghavin.


Tiffany pun melonggo ketika melihat Giandra bersama keluarga besarnya dan para besan.


Ada apa Kak.. ungkap Shena menelisik.


Itu Tuan Giandra dan semua keluarga kesini.


Hah... Shena menelan air salivanya.


Shera.. berketip - ketip melihat itu semua.. karena sudah bikin heboh keluarga.


Apa ada respon tanya Yogi di depan Tiffany.


Belum Tuan.


Yogi pun mengetuk kamar tersebut..


Tuan savage apa kamu di dalam....


Saya telp Mas Ghavin dulu... ungkap Giandra.


Semua keluarga tampak Gusar.


Aduh pa.. ini gimana.. apalagi sekarang Rachell sedang hamil dan sebentar lagi melahirkan.


Telp nya gk di respon.. biar Aku telp Manager hotel.. biar kesini bawa kunci cadangan.. ungkap Giandra.


Tuan Savage kamu dengar Kami..


🧶🧶🧶🧶🧶


Di dalam kamar.. Ghavin dan Giandra selesai mandi bersama.


Rachell keluar kamar mandi dan ingin menuju ranjang dimana baju gantinya berada


Tok..tok..tok..


Ghavin yang masih memakai kimono... dan menggelap rambutnya yang basah dengan handuk nampak mendengar suara Yogi.


Mas.. ada yang mengetuk pintu.. Mas buka pintunya ya Aku ganti baju dulu di kamar mandi.


Ya sayang...


Rachell mengambil baju yang di ranjang dan bergegas balik ke kamar mandi.


Ghavin pun membuka pintu..


dengan masih memakai kimono.


Ceklek...


Dia kaget dan lalu menutup pintu lagi karena malu masih memakai kimono dan nampak semua orang di depan kamarnya


Yogi langsung melongo dan Aishhh...


Ghavin lalu mengambil ponselnya dan telp Yogi.


📞📞📞📞📞Giandra


Ada apa kalian semua di depan kamarku??


Mas Ghavin gak ada apa- apa kan?

__ADS_1


Maksudmu???


Tadi kami mengetok pintu kamar Mas dan telp gak ada respon jadi Kami semua khawatir.


Aishhh.. Aku dan Rachell baik-baik saja.


Memang ada apa?


Mas Ghavin lupa,, mbak Rachell waktunya SPA.


Ok.. kalian semua boleh pergi biar nanti Aku antarkan Istriku ke Tiffany.


Baik Mas.


Telp pun terputus.


Aishhhh Ghavin menggelengkan kepala..


Mas ada apa tanya Rachell yang baru ganti baju..


Kamu bersiap sayang bentar lagi Aku antar ke Tiffany untuk SPA,, Mas ganti baju dulu.


Baik Mas... tapi sambil mengernyitkan alisnya tanda penasaran.


❇️❇️❇️❇️❇️❇️


Di luar pintu kamar Ghavin.


Gimana Nak.. kata Ghavin tanya Mama Metha ke Giandra. tampak cemas.


Mereka baik- baik saja Tan.


Syukurlah.. Mama Metha lega.


Gimana gak baik-baik saja.. Si Savage Mah habis jenguk bayinya...


Mana ada respon jika kita memanggil ungkapnya dengan asal.


Ha..ha.ha..


pak Pradana,, om zidane dan om Anggara tertawa.


Shera, Shena dan Tiffany menggaruk kepalanya yang tak gatal


Sudah- sudah Ayo kita balik kata Pak Pradana.


Semua pun balik menuju kamar masing-masing.


kecuali Shera, Shena , Giandra, Yogi dan Tyo.


Sher... Kamu sama Tiffany dan Shena ke ruang SPA dulu nanti Mas Ghavin akan mengantar Mbak Rachell kesana.


Baik Mas... tanda Shera mengerti.


katanya malam ini di pinggit agar gak ketemu kalian itu tujuan ortu Kita.. eh gagal gara-gara ulah si Savage ungkap Yogi yang sangat ceplas - ceplos, padahal di pinggit atau tidak sebenernya sama saja


Tiffany yang mendengarnya tertawa kecil.


Giandra menghela nafas,, dan berkata Ayo balik biarkan Mereka menjalankan kegiatannya.


Baiklah.. lagian juga ngapain nungguan si Savage yang lagi menyuburkan tanaman.


Ayo balik.


Giandra dan Yogi meninggalkan ketiga Gadis itu.


Mari Nona Kita pergi sekarang ungkap Tiffany mempersilahkan kedua Nona cantik calon pengantin itu untuk menikmati SPA.


Shera dan Shena mengangguk sambil membuntuti Tiffany dari belakang.


Kak... padahal kita tadi sudah telp Mbak Shena dan mengetuk pintu kenapa Mereka berdua gak dengar ya.. padahal Mereka berdua di dalam tanya Shena ke Kakaknya karena penasaran.


Shera pun tersenyum kecil menatap Adiknya yang sangat polos itu.


Mungkin Mbak Rachell mengurus Mas Ghavin dan sangat sibuk Dek.. jadi gak bisa di ganggu gugat.


Apa sesibuk itu ya Kak.


Iya.. sibuk sangat Dek.

__ADS_1


Tiffany yang mendengarkan pembicaraan si kembar itu tersenyum simpul dan tetap berjalan menuju kamar SPA.


__ADS_2