
Di jalan Ghavin mengemudikan Mobilnya dengan, Sedang.
Mereka nampak hanya terdiam tanpa pembahasan.
Ghavin pun melirik ke arah Rachell yang duduk disampingnya.
Nampak bibir Imut, dan Hidung mancung serta kulit putih bersih Rachell. Dia menelan ludah.
Ghavin pun menggelengkan Kepalanya dan fokus dengan kemudi mobilnya.
Sedangkan Rachell hanya diam menghadap kaca menikmati pemandangan Jalan.
Hmmm... hmmm.
Gimana tugasmu , apakah sudah selesai.
Sudah jawab Rachell datar.
Aissh .. Gasis aneh ini ( ucap Ghavin dalam hati )
10 menit kemudian mereka Tiba di Bandara.
Soekarno - Hatta.
Rachell.. hanya terdiam dan mengikuti arah Ghavin.
Tiba-tiba Ghavin berhenti.
Dan tanpa sengaja Rachell menubruk Pemuda Gagah di depan nya itu. Tak sengaja karena hampir jatuh, Rachell memeluk Dada Ghavin Karena ada yang mendorongnya dari belakang.
Ghavin pun kaget karena ada yang memeras Dadanya. Dan Dia melotot sinis Rachell.
Rachell yang sadar dan melihat tangan nya yang berada Didada Ghavin Langsung kaget, dan segera melepaskan pelukan dari belakangnya itu.
Kamu Kenapa.. Jalan pakai menubruk segala!!! kamu hak lihat Jalan ucap Ghavin.
Kamu juga berhenti mendadak...balas Rahell nada sinis
Aku Ada pesan, jadi Aku berhenti.
Rachell pun hanya terdiam dengan pipi merahnya karena dia juga malu telah memeluk Ghavin tanpa sengaja.
Ghavin melihat pesan tersebut dari Graneetta.
Mas Ghavin dimana...Aku sudah sampai di Bandara !!
Ghavin pun mencari keberadaan Graneetta.
Dan diikuti Rachell dengan hati - hati agar tidak terulang kejadian yang sama seperti tadi.
Ghavin melihat sosok Granetta dan tersenyum tipis,,
Hai... Mas Ghavin, Granetta melambaikan tangannya.
Ghavin mendekati sosok Graneetta saudaranya itu.
Granetta lalu mencium punggung tangan Ghavin. Dan terpana sosok cantik di sebelah Ghavin
Mas Ghavin, ini siapa pacar Mas ya.
Perasaan Mas juga Baru saja , di Jakarta cepat banget punya pacar.
Kenalin... Aku Graneetta .
Graneetta mengulurkan tangan nya dan Rachell pun menjabatnya dan berucap Rachell dengan senyuman manisnya.
Aissh... nama yang cantik seperti orangnya.
Graneetta pun tersenyum dan Berfikir ( jelas Sosok wanita ini ada kaitan nya dengan Mas Ghavin jika tidak, mana mungkin bisa sedekat ini dengan Mas Ghavin , Dia kan alergi cewek pikir Graneetta terkekeh dalam hati.)
Ghavin pun mengetuk Dahi Graneetta hingga , Graneetta kaget.
Apa yang kamu pikirkan, Dia adalah Anak dari teman Mami & papi.
Iya juga gak papa lagian Mas !!!
Ayo pulang, Aku nanti ada kerjaan.
Mereka pun sampai depan mobil.
Dan Ghavin menekan kunci remote mobilnya.
Tut. tut .
__ADS_1
Rachell.. yang mau duduk di belakang ditarik Graneetta.
Kakak ipar di depan saja, dengan mas Ghavin.
Biar Granetta di belakang.
Ghavin yang mendengar pembicaraan mereka sambil memasukkan koper di bagasi tersenyum tipis.
Tapi.... ucap Rachell
Gak usah tapi..tapi.
Graneetta pun masuk di mobil , bangku belakang dan menutup pintunya.
Rachell pun terpaksa duduk disebelah Ghavin lagi.
Ghavin pun masuk mobil dan memakai sabuk pengaman.
Sabuk pengaman mu, ucap Ghavin datar.
Baik,...hanya itu yang di ucapkan Rachell dan memakai sabuk pengaman dengan tak bersemangat.
Ghavin pun mengendarai mobil dengan kecepatan sedang menuju rumah OM nya.
Di perjalanan tampak,,, tidak ada pwmbicaraan keduanya membuat Graneettta berdecik sinis..
Mbak Rachell sudah kuliah atau bekerja ucap Granetta.
Panggil Rachell saja. Ta!!
Aku masih kuliah .
Aku harus panggil mbak Karena sebwntar lagi jadi kakak iparku.
Mereka berdua yang mendengar ucapan Graneetta terbatuk - batuk.
Cie... kompak goda Graneetta.
Padahal kalian serasi lho... satu ganteng. dan satu Cantik kayak Romeo dan Juliet. goda Graneetta.
Ta.... ucap Ghavin.
Baik mas.
Di Fakultas Syarifuddin Ta .
lho bukankah Mas Ghavin , Dosen disana waktu aku telp waktu itu katanya lagi mau ngajar disana.
Iya,,, Ucap Rachell datar.
Mas Ghavin ngajar apa ??
S2 manajemen Bisnis.
Jadi kamu... semester dua kakak ipar ??
Ta... ucap Ghavin.
Iya Ta, aku ambil S2 bentar lagi lulus dan Mas Ghavin Dosenku.
Nada lemas di kata Dosen.
Wah... bisa kebetulan begini.
Dosenku calon suamiku... hahahaha.
Ghavin dan Rachell hanya bisa bernafas panjang dengan ucapan Graneetta.
Tak terasa Sampai dikediaman om Randy.
Graneetta , Ghavin , dan diikuti Rachell berjalan menuju teras depan Rumah.
Rachell terpana banyak tanaman tampak tersusun Rapi kayaknya pemiliknya pecinta bunga.
Di teras tampak Riska mama Graneetta menyiram tanaman bungannya.
Riska pun tersenyum dan menghampiri kedatangan anaknya.
Mama... ucap Graneeetta, dan memeluk mamanya.
Kamu sudah besar Nak, ucap Mama Riska .
Kamu itu selalu repotin Ghavin, dan tidak memberitahu kita pulang Hari ini, setahuku Papamu memberi tahu Mama jika kamu Mau pulang itu saja.
__ADS_1
Gak papa Aunty. ucap Ghavin dan mencium punggung tangan kanan Auntynya.
Riska pun tersenyum.. dan menatap Sosok gadis cantik disebelah Ghavin.
Ini siapa Vin.
Greeetta pun tersenyum. dan menjawab ini Calon kakak ipar Greeetta Ma. ucap Greetta.
Riska pun tersenyum kekeh jawaban Putrinya, karena Selama ini Ghavin tidak terdengar punya pacar.
Greeetta... ucap Ghavin.
Siap Mas. jawab Greetta.
Rachell pun tersenyum dan mencium punggung tangan kanan Riska.
Dan Riska mengelus rambut Rachell... dan berkata Cantik sekali kamu Nak.
Tuh kan cantik Ma, cocok kan dengan Mas Ghavin serasi banget.
Riska pun tersenyum mengangguk kan kepalanya Nada setuju ucapan putrinya.
Aunty Ghavin permisi Dulu karena harus mengajar.
Oh iya Vin.
Asalamualaikum.
wa'alaikum salam.
Dan Ghavin menuju mobil bersama Rachell
Gimana Ma... mereka Aku bakal goda mereka berdua,, sampai merasa memang mereka cocok.
Riska pun tersenyum dan menggandeng putrinya masuk rumah.
Di perjalanan Menuju Kampus!!!
Pak Dosen saya turun di sebelah Taman itu saja, Aku gak mau temanku melihat Aku naik mobil kamu.nada sinis.
Ghavin pun menepikan mobil nya, dan Rachell segera Turun. dan menutup mukanya dengan Buku takut ada temannya yang lihat.
Ghavin pun langsung menghindari Rachell dan memarkirkan Mobilnya ke parkiran kampus.
Rachell langsung berjalan masuk kelas.
Di dalam kelas tampaknya sudah ada banyak mahasiswa dan Rachell duduk disamping Mora.
kog kusud Chell. tanya Mora.
Gak papa Ra.
Tiba- Tiba Ghavin datang bersama Asistennya.
Asalamualaikum...
Wa'alaikum salam. pak.
Rachell kamu berdiri, dan kumpulkan tugas makalah teman Mu semua, dan serahkan ke Asistenku.
Baik pa, nada kesal. ( kenapa haris Aku lagi sih )
Tyo yang menyadari tingkah konyol temannya itu yang selalu mengejai Rachell tersenyum melihatnya.
Ini pak Tyo tugas kami semua.
Baik Chell. Silahkan duduk kembali.
Tyo membawa tugas tersebut ke ruangan , dan Ghavin mulai mengajar kembali.
Tidak ada yang berkata saat Ghavin menerangkan karena Ghavin tampak dingin.
Kelas pun Usai.
Ghavin pun meninggalkan ruangan
Menuju Kantornya.
Tyo... aku harus pergi ke perusahaan. Ada banyak urusan. Selesai memeriksa nanti kamu datang ke perusahaan. Aku tunggu...
Baik tuan Muda ucap Tyo.
__ADS_1
Aishhh jawab Ghavin. dan beranjak pergi.