PENCURI HATI CEO

PENCURI HATI CEO
BAB 24 Penasaran


__ADS_3

Rachell berjalan - jalan di sekitar taman.


Disitu Dia terpana dengan banyaknya bunga mawar putih, karena selama disini Rachell belum pernah berjalan - jalan di taman.


Bik.. Mawarnya Indah sekali,,,


Benar Non.. itu Mawar putih kesukaan Mami Jesika Non.


Dan Tuan Ghavin selalu mengingatkan para Maid untuk menjaga taman Mawar ini dengan baik. Walau Tuan Ghavin sangat dingin , Menurut Saya, Tuan Ghavin adalah Sosok Pria yang memuluakan wanita yang dicintainya Non.


Contohnya saja Tuan Ghavin selalu memanjakan Nona dan menghormati Mami nya .


Rachell yang mendengarkan ucapan Maid itu merasa terharu. Tapi memang itu yang di rasakan Rachell.


Ghavin sangat dingin pada seseorang dan terkenal savage di kalangan nya tapi lembut di keluarga.


Bik... bolehkah Nanti ambilkan beberapa tangkai untuk di taruh Vas di kamarku Bik.


Hati- hati awas tertusuk durinya ya Bik, dan tetap jaga Mawarnya agar tidak merusak Tamannya.


Baik non...


Aku kembali dulu Bik,,, lihat Mas Ghavin yang mau berangkat kerja.


Bibik lanjutkan pekerjaannya saya bisa kembali sendiri.


Baik Non.


Rachell pun langsung ke kamar dan melihat suaminya sudah ganteng.


Mas sudah cakep... Aku jadi badmood.


lho.. kenapa ada yang salah sayang dengan Mas.


Mas gak boleh terlalu ganteng jika kerja nanti para karyawan pada jatuh cinta, Aku gak mau wajah Mas jadi tontonan cewek. Cuma Rachell yang boleh menikmati wajah Mas.


sambil Rachell cemberut


Baiklah ... Aku hanya Milikmu sayang dan tidak akan ada yang lain.( Ghavin sadar istrinya sekarang gampang ngambek saat hamil )


Mas yakin.. hanya untuk Aku.


Ghavin mengangguk dan tersenyum.


Cup... bibir Ghavin mengecup kening istrinya dan memeluk Istrinya itu.


Mas berangkat dulu,, Mas harus memberikan contoh yang baik bagi karyawan agar tidak telat.


Rachell pun mengangguk dan mencium tangan Suami gantengnya itu.


Istri pintar Mas berangkat dulu sayang .. Ghavin mencium pipi kanan Istrinya dan bilang membisikkan Asalamualaikum..


Rachell pun pipinya langsung merah..


Ghavin tersenyum melihat gemas istri cantiknya itu..


Wa'alaikum salam..


Ghavin beranjak pergi.


🐬🐬🐬🐬🐬🐬


Sesampai nya di kantor....


Tyo ajak Giandra keruangan ku segera.


Tyo pun langsung menuju ruangan Giandra.


Mas Bro...


Ada apa... cengar cengir ucap Giandra kepada Tyo.


Tuan Savage menyuruh Kita keruangannya sekarang.


Baiklah... pasti ada kejutan yang Aku terima.


Giandra berdiri dan mengancingkan Jas nya.


Haha...haha..


Kamu kayaknya sudah menebak kejutan mu.


Begitullah... ucap Giandra sambil berjalan dan di ikuti Tyo.


Tok..tok.tok.


Masuk...


Ghavin sibuk memeriksa laporan dan menandatanganinya.


Tyo dan Giandra duduk di sofa.


Ghavin pun melirik Giandra...

__ADS_1


dan berkata... Kamu sudah siap dengan keputusan Mu.


Mau gimana lagi... Siap gak siap Aku harus siap.


Tyo makin binggung dengan ucapan dua saudara itu.


Ada apa ucap Tyo.


Ghavin dan Giandra menggelengkan kepalanya, karena Mereka yakin Tyo lupa.


Apakah kamu sudah beli cincin ucapan Ghavin mengingatkan Giandra.


Aku menyuruh Graneetta beli kemarin saat dia senggang.


Bagus.. kenapa tidak Kamu sendiri.


Aku terlalu sibuk untuk itu. dan Aku tidak tahu seleranya.


Ghavin pun berdiri dan mendekati Giandra.


Kamu jika sudah bersedia , tidak ada kata untuk membuat ini sebagai lelucon, karena Dia juga wanita, Di keluarga kita tidak ada kata mempetmainkan wanita.


Aku tahu Mas, dan akan berusaha.


Baik.. Aku harap itu keputusan terbaikmu.


Astaga Aku lupa jika malam ini, ada 2 lamaran ucap Tyo.


Aku harus chat di group mengingatkan Yogi.


🐯🐯🐯🐯🐯


Chat Group 5 cogan


Tyo \= Hai Tuan realistis... oh maaf maksudku


Yogi. Apakah kamu sudah beli cincin ??


Yogi \= kamu tak perlu mengingatkanku.


Tyo \= cie yang semangat mau melamar


Yogi \= bukankah ini Ide kalian dengan papaku.


Tyo \= itu semua demi kebaikan Mu.


Rafaell \= ????????????


Tyo \= selamat Rafaell kamu akan menjadi sepupu Yogi.


Yogi \= Aku bukan Pria berengsek yang lari dari janji mendiang Mamaku.


Rafaell \= Aku makin tak mengerti dari Clue kalian.


Giandra \= Yang mau melamar Aku dan Yogi kalian yang berisik.


Tyo \= Aku akan menikmati kejombloan ini dengan melihat kalian punya pasangan.


Yogi \= Itu tandanya tak laku.


Ghavin \= ha..ha..ha...


Rafaell \= kalian makin mempermainkanku dengan clue tak jelas.


Yogi \= Ghavin kau jangan tertawa diatas lamaranku dan Giandra nanti.


Rafaell \= maksudmu Yogi akan melamar Giandra ??


Tyo \= wkkkk... makin ngadi - ngadi nih tuan Rafaell.


Rafaell \= Aku Dokter saraf bukan Dukun yang bisa menebak 🐊🐊🐊


Tyo \= Emoticon buaya Mu cocok untuk Yogi


Giandra \= Berisik.


Yogi \= suatu saat aku akan membalas Mu Tyo berengsek...


Rafaell \= What wrong " sepupu " ????


Ghavin \= lihat nanti malam kita kumpul di Rumah Mama.


Tyo \= Dua saudara savage ( Ghavin dan Giandra ) Sudah menutup obrolan kita.


sampai jumpa nanti malam.


Rafaell \= Gila 🦍🦍🦍🦍🦍


👉👉👉👉👉👉


Rafaell yang habis penasaran dengan Chat group tadi langsung ke ruangan Graneetta.


Tok..to..tok..

__ADS_1


tapi tidak ada yang menjaeab..


Rafaell membuka pintu ,masuk ke ruangangan .


Tapi tidak melihat sosok Graneetta.


Dia pun keluar dan berpapasan dengan Suster.


Dokter Rafaell ada perlu ?? ucapan perawat menanyakan ke Rafaell


Kamu lihat Dokter Graneetta ??


oh.. Dokter Graneetta hari ini ada di ruang operasi Dok.


Oh baiklah. makasih.


Rafaell pun meninggalkan suster tersebut dan balik untuk menemui pasien yang antri Control.


Dalam hatinya masih bertanya - tanya arti sepupu dari Tyo ??


Kenapa Aku punya kawan dan saudara Aneh seperti Mereka ucap Rafaell dalam hati sambil bicara.


2 jam kemudian, Graneetta yang baru selesai dari ruang operasi langsung beristirahat di ruangannya.


Dan suster pun masuk.


Dokter Graneetta ,, tadi di cari Dokter Rafaell ??


Baik.. terima kasih sus.


sambil Graneetta tersenyum.


Sama - sama dokter cantik.. sambil suster menutup pintu ruangan Graneetta.


Graneetta pun langsung ambil ponsel di sakunya dan Chat Rafaell.


Graneetta \= Ada apa Dokter Rafaell, mencariku ??


Tapi pesan belum terbaca.


Graneetta hanya tersenyum tipis dan berfikir, mungkin Dia sibuk sehingga belum baca Chat.


Jam sudah menunjukkan pukul 3 sore.


Tok..tok..tok.


Masuk ucap Graneetta.


Rafaell pun masuk ruangan Graneetta.


Apakah sibuk.


Tidak juga...


Aku boleh duduk ucap Rafaell menanyakan ke Graneetta.


Silahkan...!!!


Rafaell pun duduk dan mengambil nafas.


Ada apa kayaknya Kamu punya banyak fikiran dan buru - buru kesini.


tanya Graneetta yan kebinggungan melihat Rafaell yang Aneh gak kayak biasanya yang dingin ke semua penghuni Rumah sakit.


Benar sekali,, Aku langsung kesini setelah selesai pekerjaanku. Dan mungkin akan segera pulang setelah mendengar jawaban Mu.


ucap Rafaell langsung ke intinya.


Baiklah,, Apa yang ingin Kamu tanyakan ?


Apa kamu melihat keanehan dengan para saudaramu akhir - akhir ini ??


Maksud Kamu Mas Giandra begitu ?


Bukan hanya Giandra tapi Ghavin dan Yogi juga termasuk !!


Tidak juga... Jawaban Graneetta datar.


Tyo bilang menyuruh Yogi dan Giandra beli cincin apakah mereka normal kan ya ?


Graneetta pun tersenyum dan tersedak..


huk..huk..huk..


Oh maaf ucapanku membuatmu kaget,, ini minum.. Rafaell memberikan sebotol air mineral yang ada di meja Graneetta.


Makasih ucap Granetta.


Kamu masih percaya para saudaraku kan.


Ucapan Graneetta meyakinkan Rafaell.


Sebenernya masih, dilihat dari hobi dan tampang Mereka kayaknya normal.

__ADS_1


Bagus jika kamu percaya pada Mereka. Graneetta tersenyum dan melihat komputernya. Rasanya Dia ingin tertawa terbahak- bahak tapi itu tak mungkin.


__ADS_2