PENCURI HATI CEO

PENCURI HATI CEO
BAB. 54. siapa wanita itu???


__ADS_3

Sedangkan Shena yang masih di pelaminan, dan sibuk menyambut tamu , Dia sambil mengamati arah ke Wanita sexy dan cantik yang tadi kata-katanya pedas itu.


Sebenarnya Siapa Dia,,, tapi jika dilihat dari Mas Yogi... kelihatannya tidak akrab. Batin Shena


Shena pun bergeser ke arah Shena untuk mendekat, sambil terus bersalaman dengan tamu yang hadir.


Kak... wanita cantik dan sexy tadi,apakah teman kak Shera. tanya Shera di kakaknya


Daritadi banyak wanita cantik dan Sexy Dek.. yang kamu maksud yang mana?? jawab Shera


Yang tuh,,, lagi bicara dengan tante Riska itu Kak (Menunjuk dengan Dagu ). Shena mencoba menjelaskan maksudnya


Oh.. itu Kakak tidak kenal Dek,, memang kenapa?? tanya Shera


Kayaknya Dia caper ( cari perhatian ) Deh kak??? Jawab Shera (yang tak suka melihat Shakira)


Jangan begitu.. siapa tahu itu saudara jauh Syailendra. Shera mencoba positif thingking menjawabnya.


Kakak Tahu tadi,,, Dia berkata padaku apa ?? Sangat pedas di telingaku?? jawab Shena kesal yang mengingat perkataan Shakira.


Memang ngomong apa Dia ?? tanya Shera penasaran


Dia bilang Keluarga Kita gak mau rugi, jafi cari pasangang para CEO kak... sok tahu banget kan Dia ?? Shena makin dongkol mengingatnya.


Sudahlah,, g usah di ambil hati, Karena mungkin Dia salah faham ke keluarga kita ?? Shera sebenernya juga sedih mendengar ceeita dari Adiknya yang keluarganya besarnya dihina seseorang. Tapi agar Adiknya tak banyak berfikir Dia mencoba untuk berfikir posotif.


Kalian sibuk ngrumpi... sahud Yogi


Aku tidak ngeumpi tapi bicara kenyataan .. jawab Shena


Jika di belakang orangnya itu namanya ngrumpi .. Yogi sambil menyentil dahi Shena.


Auhhh.. sakit. !! Shena menyentuh dahinya


akhirnya... tamunya kelar juga.. ungkap Shera


Kamu kenapa Shera ..tanya Gian??


Ini ulah Mas Yogi Kakak ipar,, baru jadi Istrinya beberapa jam yang lalu sekarang sudah KDRt?? ucap Shena men jelaskan situasinya


Gian pun hanya menggelengkan pelan kepalamya. tanpa menjawab


ishhh... percuma juga minta pembelaan manusia irit bicara itu.. yang ada cuma geleng / mengangguk saja pikir Shena dalam hati.


Aku ingin bicara padamu... Yogi menarik tangan Giandra kasar.


Giandra pun mengikuti dan Yogi berhenti di sudut ruangan yang sepi.


Apa maksudmu mengundang Shakira... tanya Yogi.


Aku tak mengundangnya dan setahuku ortunya yang ku undang tapi sayangnya ortunya masih Di luar negeri ada job yang tidak dapat di wakilkan. ucap Giandra dengan santai.

__ADS_1


ingat Dia bukan Sheila... tapi Shakira.. ucap Yogi penuh penegasan.


Hmmmm... jawaban Itu yang hanya terlontar dari mulut Giandra


Kalian lagi apa disini... Mami Jesika memperhatikan Yogi dan Giandra dengan Intens.


Apakah Shakira sudah pulang Tan... tanya Yogi.


Si wanita uler tadi, maksudmu... Dia sudah pulang Jawaban Mami Jesika dengan nada yang menampilkan rasa tak sukanya ketika menyebut sosok Shakira.


Syukurlah Aku harap Dia juga segera balik ke Luar negeri... Jawab Yogi


Itu lebih baik,, dan Kamu Gian, Aku harap Kamu tegas Dia bukan Sheila tapi Shakira. Jika Alm. Sheila dulu Mami setuju karena Dia gadis yang baik dan sopan. Tapi jika Shakira itu Mami merasa baiknya hanya topeng belaka... Tutur Mami Jesika penuh penekanan.


Dan Jika Kakak Ipar terluka karena ulah Wanita ular itu. Orang yang akan Aku salahkan adalah Mas Gian... ucap Granetta yang tiba-tiba datang.


Giandra menatap adiknya dengan intens, dan melihat tatapan Graneetta yang serius.


Kalian ngapain ngumpul disini?? Giandra dan Yogi cepat bawa Istri kalian ke kamar pasti sudah kelelahan... Ucap Papa Randy yang baru saja datang.


Yogi dan Giandra menganggukdan dan Segera meninggalkan Adik dan Tantenya itu.


Papa.... ucap Granetta


Ada apa Nak... Papa tahu jika tadi ada Shakira tanya Graneetta.


Iya tadi Papa menemuinya dengan Mamamu memang kenapa?? Papa Randy bertanya balik ke Anak gadisnya itu.


Papa Randy pyn tersenyum dan mengelus rambut Anak gadisnya dengan lembut.


Sayang walaupun Kamu tak suka dengan Seseorang, janganlah Kamu tunjukkan rasa tak sukamu itu, cobalah untuk tetap tersenyum tapi tetap berhati-hati. Nasehat Papa Randy dengan lembut pada Putri gadisnya.


Aku harap Mas Randy juga bisa tetap selalu berhati-hati ,,,, ucap Mami Jesika


Makasih atas pengertiannya Adik Ipar... ucap Papa Randy.


Mami Jesika mengangguk dan berlalu pergi. menyusul Suaminya


Granetta dan Papa Randy lalu mengekori dari belakang untuk menuju arah keluarganya berkumpul.


Tuan Yogi... Tuan Giandra... maaf menghentikkan langkah Anda berdua ucap Tiffany yang menghampiri kedua Pria pengantin dingin itu.


Giandra dan Yofi pun berhenti dan menatap Tiffany... dengan sorotan dinginnya


Maaf Tuan.. ini kartu akses kamar Anda berdua yang baru Tuan dan Kamar yang tadi Sudah saya bereskan dan kopernya sudah Saya taruh di kamar yang baru yang sudah disiapkan. ucap Tiffany menjelaskan.


Giandra dan Yogi mengangguk dan tangannya menadah secara kompak.


Tiffany lalu memberikan kartu akses kamar sesuai Nomer yang sudah dia persiapkan .


Ini nomer 206 untuk Tuan Giandra dan ini nomer 207 untuk Tuan Yogi... ucap Tiffany menjelaskan .

__ADS_1


Baik... terima kasih ucap Giandra


Kamu boleh kembali ke Tyo... ucap Yogi.


Tiffany lalu menunduk dan undur diri.


Kalian sudah datang... Rachell menatap Yogi dan Giandra yang baru datang menuju keluarga besarnya.


Yogi dan Giandra mengangguk bersamaan.


kalian irit sekali bicara... ucap Rachell


Nak... cepat bawa Istri kalian ke kamar pasti Mereka capek butuh istirahat... tutur Mama Riska lembut.


Yogi dan Giandra kompak mengangguk kembali.


Aishh.... ucap Rachell lirih


Ghavin yang Istrinya yang badmood lalu merangkul pinggang Istrinya.


Ayo sayang kita balik ke kamar yang baru,, Kamu pasti capek... ucap Ghavin


Memangnya kamar tadi kenapa Mas... tanya Rachell.


Kita juga tidak akan kalah romantis dengan pengantin baru.. bisik Ghavin ke telinga Isyrinya.


Rachell lalu menutup mulutnya dengan tangan tanda terkejut Suaminya itu selalu penuh kejutan.


Saya permisi dulu,,, Ucap Ghavin ke semua keluarganya... dan di balas senyuman ole mertua dan ortunya.


Ghavin dan Rachell berrlalu pergi.


Mbak Shera dan Mbak Shena silahkan Istirahat juga pasti sudah lelah ucap Graneetra.


Shera dan Shena mengangguk barengan.


Kayaknya memang mereka Jodoh jawaban nya pun sama terus mengangguk, ucap Papi Dirga syailendra.


Saya permisi ,,, Ucap Giandra lalu mengandeng Shera.


Yogi pun juga mengandeng tangan Shera dan berucap Kami juga mau istirahat permisi semua.


Jangan luoa segera bikinkan Papa Cucu... ucap Papa Pradana.


Ayo Gian dan Yogi Aku yakin kalian bisa... Ucap Rafaell sedikit berteriak.


kamu sendiri kapan El... nyusul??? tanya Papi Dirga.


He..he..he... segera di usahakan Om. minta Do'anya saja.


ya Aku harap Kamu selain jadi Kakak ipar Ghavin bisa juga jadi ponakan Tante... ucap Mami Jesika.

__ADS_1


Rafaell tiba-tiba jadi blushing.


__ADS_2