
Ghavin pun bersalaman dengan seluruh keluarga .
Tyo.. seblak yang Aku suruh kamu beli tadi mana.
ucap Ghavin.
Aduh lupa ketinggalan di mobil Vin.
Itu pesanan istriku..
Sebentar Aku balik ke mobil dulu.
Tyo langsung balik ke mobil.
Mas masih ingat pesananku... Aku saja lupa.
Ghavin pun tersenyum dan memegang erat tangan istrinya yang duduk di sebelahnya.
Keluarga tampak hangat bercengkrama karena jarang sekali bisa berkumpul, karena rutinitas masing - masing.
🍀🍀🍀🍀🍀
Tyo yang balik dari mobil dari mengambil seblak, melihat 2 mobil mewah beriringan dan Dia kenal bahwa Mobil tersebut milik keluarga Giandra dan Om Pradana.
Tyo lalu berhenti menunggu mereka sejenak.
Keluarga Giandra dan Yogi turun dari mobil.
Tyo bersalaman dengan Aunty Riska, Om Randy dan om Pradana. selamat malam om dan Aunty ucapnya.
Baik Nak.. ucap om Randy dan Aunty Riska barengan.
Om Pradana hanya tersenyum dan menepuk pundak Tyo.
Ayo kita masuk bersama om dan Aunty.
Baik ucap om Pradana.
💮💮💮💮
Asalamualaikum...
Wa'alaikum salam.
Ma ada tamu coba Mama lihat ucap Papa Fathan.
Baik Pa... Mama Metha langsung keluar dan terkejut karena kedatangan tamu 2 keluarga yakni Randy Syailendra dan Pradana
Maaf.. silahkan masuk.
Mama Metha mempersilahkan para tamu masuk di ruang tamu yang cukup luas.
Mari silahkan duduk. Saya panggilkan Suami saya dulu.
Nyonya Metha maaf,,, bolehkah sekalian panggilkan keluarga Zidane sekalian, kami ada perlu dengan mereka.
ucap Pak Pradana.
Baik.. Saya permisi dulu. ucap Mama Metha binggung dan kaget.
saya juga permisi mau antar seblak nyonya Ghavin ucap Tyo mencairkan suasana karena menenteng kresek seblaknya dan beranjak pergi.
Bocah edan.. ucap Yogi
semua terkekeh..
👉👉👉👉
Mama Metha yang berjalan cepat langsung menghampiri suaminya.
Pa.. ada tamu dari keluarga Randy Syailendra dan Pak Pradana mereka semua mengajak anaknya. tapi mereka ingin ketemu Zidane sekeluarga.
Papa Fathan lalu terkejut.. Ada apa ini, semoga ada hal baik.
Mari kita semua keluar di ruang tamu...
ada tamu di sana ucap Papa Fathan
Siapa.. ucap Papa Zidane.
kita lihat disana dan situasinya.
__ADS_1
Tyo datang.. ini seblakmu nyonya Ghavin.
makasih yo.. Rachell menerima seblak dari Tyo dan menentengnya sambil berjalan mengikuti seluruh keluarganya ke ruang tamu.
Wah... ada Para Tamu istimewa nih ucap papa Fathan lalu menyalami kedua keluarga tersebut dan di ikuti keluarga besarnya.
Maaf jika kedatangan kami mendadak tanpa pemberitahuan dan membuat kalian semua kaget ucap Papa Randy
Tidak masalah ,, kita semua kerabat ucap Papa Fathan.
Benar apa yang di ucapkan Fathan,, kita akan makin jadi kerabat dekat lagi dengan kedatangan keluarga kami. ucap Papa Pradana.
Zidane dan Fathan saling menatap.
melihat kedua saudara itu saling tatap, Pradana tertawa .. ha..haha..ha.
Maafkan jika kalian masih kaget dan bertanya - tanya kedatangan kami ?? Aku langsung ke pokok permasalahannya saja.
Kami kesini mau melamar kedua putri Zidane. ucap Papa Pradana.
Maksud Kalian anak ku.. Papa Zidane masih bertanya - tanya dan kaget.
Benar pak Zidane, Maaf walau kita belum saling kenal akrab Saya kesini untuk melamar salah satu putri Anda untuk di pinang anak saya Giandra. ucap Papa Randy
Tapi anak Saya kembar dan saya tidak bisa menikahkan salah satunya.
Maka dari itu Zidane, Aku melanjutkan wasiat mendiang istriku yang sangat menginginkan salah satu putrimu menjadi menantuku,, dan mereka adalah teman di masa kecil.
ucap Om Pradana
Maafkan saya bukannya saya menolak biarkan saya berfikir sejenak dan membicarakan dengan kedua putri saya.
Nak.. sini kalian berdua dekat papa.
Shera dan Shena langsung duduk di sebelah Papanya.
Bagaimana... ini ada yang melamar kalian,, dan kamu tahu konsekuensinya jika menerima atau menolak lamaran ini kan.
Saya tahu pa ucap Shera dan Shena serentak.
karena Shera dan Shena tahu keluarga Syailendra dan Pradana merupakan keluarga terpandang jika mereka menolak pasti banyak akibatnya.
Shera ikut yang terbaik apa kata Papa
bagaimana Ma...
Papa adalah kepala keluarga .. Mama ikut perintah Papa.
Begini Pradana dan Pak Randy.
Anak saya dua bolehkah saya memilih yang cocok dari anak anda.
jadi entah siapa dari kalian yang dapat Shera atau Shena. ucap Zidane.
Bagaimana Yogi dan Giandra ucap Papa Randy
Baik Pa.. ucap Giandra.
Yogi hanya mengangguk.
Aku ingin Shera anak pertamaku bersama Giandra syailendra
dan Shena anak keduaku dengan Yogi Pradana.
Bagaimana para calon pasangan apakah kalian setuju.
Keempat calon pasangan itu hanya mengaruk tengkuknya yang tak gatal.
Randy dan Zidane berdiskusi..
bagaimana menurutmu.. jika kita menanti jawaban ke 4 nya tidak kelar nanti ucap Pradana.
Baiklah Aku setuju ucap Randy.
Kami setuju ucap Pradana.
langsung ke permasalahan.
Jika kita menunggu Mereka jawab bisa besok pagi... karena Aku ingin anak ku tanpa pacaran dan menikah jadi kita orang tua yang tentukan.
Baik jika semua sepakat, silahkan para pasangan berdiri dan pakaikan cincin kalian.
__ADS_1
Giandra pun berdiri di samping Shera
dan Yogi betdiri di samping Shena
Wah kalian istimewa ucap Rachell. senang
ternyata silsilah keluarga yang rumit ucap Rafaell.
Dan semua tertawa tertawa mendengarkan ucapan Rafaell
kedua pasangan itu pun langsung memakai cincin dan di perlihatkan ke semua keluarga dengan malu - malu.
Ah.. tak usah malu.. nanti kalian juga suami istri ucap Tyo
Betul tu..betul.. aku mendukungmu Tyo.
Rachell.. ucap Ghavin.
Rachell pun langsung diam saat Ghavin selesai berkata.
Aku tidak mau mereka berlama- lama pacaran.
Minggu depan kita langsung adakan acara. ucap Pradana.
Apa... ??
Semua terkejut.
Kenapa semua yerkejut bukankah kalian orang kaya jadi tidak mungkin bermasalah dengan keuangan kan, jadi Aku tak mau anak ku nambah dosa.
ucap Pradana
Kali ini Aku setuju dengan om Pradana ucap Ghavin.
Rafaell apakah kamu juga akan menyusul ucap Tyo.
Aku tak Tau...
Tenang saja Mas Rafaell masih pendekatan dengan Graneetta. ucap Rachell
Tyo langsung tertawa.. kau tak bisa mengelak Tuan Rafaell.
Benarkah itu... ucap Papa Fathan
Benar pa ucap Rachell.
kita fokus ke Shera dan Shena dulu Pa.
Aku mudah jika sudah ketemu jodohnya.
Rafaell yang ngeles
Kayaknya hanya tersisa Aku yang jomblo sendiri.
Apa kamu perlu om carikan Tyo ucap Pak Pradana.
Oh tidak om makasih ( jika Aku di carikan Dia, nanti Aku pasti bergelut dengan para mafia gumam Tyo dalam hati )
Alhamdulillah keponakan tante yang cantik- cantik ini sekarang sudah di pinang.
Giandra Dan Yogi... Tante mohon jaga keponakanku yang cantik ini ya.
Giandra dan Yogi hanya mengangguk.
Kalian gak bisa berkata ya... celoteh Rafaell
Mereka berdua lagi berdebar ucap Tyo.
semua keluarga makin tertawa melihat perkataan Rafael dan Tyo.
untuk urusan Wo nanti biar saya bahas dengan keluarga Syailendra. ucap Pradana.
Tapi untuk pakaian pernikahan saya serahkan ke calon pengantin saja karena kita para ortu tidak bisa memaksakan temanya ucap Randy.
Saya setuju ucapan Randy ucap Papa Fathan.
Bagaimana jika di hotel kami saja om Pernikahannya ucap Ghavin.
Baik Aku setuju dengan Mu vin, kalau begitu om akan hubungi Wo untuk berdiskusi dengan Giandra dan Yogi .. tentang tema dekorasinya.
Baik semua keluarga sepakat dan menjadikan kita silsilah yang rumit ucap Fathan.
__ADS_1
Benar hahaha celetuk Pradana.