PENCURI HATI CEO

PENCURI HATI CEO
BAB 42. Angkat senjata


__ADS_3

(Dikamar hotel Ghavin)


Sayang... coba lihat Hpmu dulu.


memang ada apa Mas,,,?? Rachell penasaran.


Sayang mungkin mereka juga telp kamu beberapa kali saat kita selesai maghrib dan langsung bercinta di bathup tadi.


Karena kita gak mendengar ketokan pintu dan swara telp Semua keluarga panik tentang keadaan Kita dan jadi heboh sebab hotel ini kedap suara.


Rachell melonggo melihat ponselnya yang terdapat banyak panggilan. Dan menutup mulutnya dengan tangan kanannya.


Mas,,, gimana nanti jika Aku ketemu Mereka semua,,, Aku malu? Rachell menglayot di tangan Ghavin yang sudah Rapi dan ganteng walau hanya memakai kaos dan celana pendek,nampak usianya semakin muda dan cool.


Tidak usah malu sayang... Mereka semua juga pernah muda.


Sudah sekarang Ayo Aku antar Kamu ke ruang SPA.


Rachell mengangguk dan mengikuti Ghavin keluar kamar dan bergandengan tangan mesra.


Ghavin dan Rachell menuju ruang SPA dan saat pelayan hotel lewat melihat kemesraan Mereka nampak iri ( sungguh pasangan yang romantis Cantik dan tampan bagaimana anaknya nanti jika lahir ) ucapan pelayan itu lirih dalam hati


Tok..tok..tok


Tiffany langsung membuka pintu.


Nona Rachell silahkan masuk ,,, sudah di tunggu Nona Shera dan Shena untuk makan bersama.


Terima kasih,, kebetulan Aku juga laper banget,, ( apalagi habis olahraga kelas berat ) ungkap Rachell senang kayak menang undian, sebab sejak hamil dia mudah lapar.


Mas Ghavin makan juga ya...


Rachell menggoyang-goyangkan tangannya.


Tapi sayang Aku gak enak disitu ruang wanita sayang. ungkap Ghavin memberi pengertian ke istrinya.


Mas Ah... gak mau menuruti petmintaanku Rachell pun cemberut dan sering sensitif saat hamil.


Tuan tidak apa-apa silahkan turuti Nona muda makan malam dulu, nanti jika selesai makan tuan boleh kembali.. kami juga belum melakukan treatment kepada para Nona. ungkap SPA therapist itu sopan dan memahami mood orang hamil


Baiklah... ayo sayang Masuk.


Ghavin pun mengandeng tangan Rachell dengan mesra dan menuju meja makan yang disiapkan.


Mereka berdua duduk di depan Shera dan Shena .


Mas suapin ya.. kita sepiring berdua.


Ghavin tersenyum dan berkata baik Sayang. lalu mengambil beberapa menu makanan.


Shera... Shena kenapa melongo sih Dek. ( Mereka berdua sangat terharu dengan kebagiaan saudaranya itu dan suaminya sangat siaga menjaga )

__ADS_1


Baik Mbak... Shera dan Shena berkata bebarengan dan mengambil beberapa menu.


Mereka berempat pun selesai makan malam.


Tiffany kamu gak makan,,, maaf Aku lupa menawari ucap Rachell merasa bersalah kepada Tiffany.


Gak papa Nona.. tadi saya dapat WA dari Mas Tyo untuk makan malam bersama saat para Noba sudah mulai treatment. ungkap fany yang berkata polos.


Oh begitu... Shera, Shena dan Rachell bebarengan berkata tanda mengerti kayaknya Tyo sudah mulai angkat senjata dengan perasaannya ke Tiffany.


Apakah kedua orang tuaku sudah tiba.. Ghavin bertanya pada Fany.


Belum Tuan mungkin sebentar lagi,,, Tadi Mas Tyo berkata 10 menit lagi sampai.


Kayaknya gerak cepat juga si Tyo. ungkap Ghavin mengerti tindakan Tyo.


Benar Tuan bergerak cepat ,,, agar segera sampai disini dengan selamat dan bisa berkumpul bareng semua keluarga. ungkap Tiffany menjelaskan jawaban Ghavin tapi malah terdengar sangat polos bagi gadis seusianya.


Ya benar- benar katamu Ghavin berkata sambil mengangguk -angguk


Rachell pun tersenyum kekeh melihat kepolosan Tiffany dan saling lirik ke Shera.


Baiklah Aku permisi... Dan selamat ber manja- manja Ratuku Ghavin mengecup kening istri cantiknya itu dan mengelus lembut kepalanya.


Rachell menatap suaminya lalu tersenyum dan mengangguk.


Shera dan Shena serta yang ada diruangan itu dibuat takjub.... sosok Ghavin yang dingin kesemua orang tapi bisa sangat bucin jika sudah bersama Istrinya.


Ghavin pun keluar ruangan dan meninggalkan Istrinya untuk bertemu dengan Giandra.


Ghavin \= kalian semua ada dimana?


Rafaell \= Aku masih dirumah sakit, mungkin 1 jam lagi baru bisa gabung.


Giandra \= Aku dengan Yogi di ruang billyard Mas.


Rafaell \= baiklah Aku kesana.


Yogi \= Kamu menemui kami,, apakah sudah tidak menyuburkan tanaman lagi di ladangmu?


Rafaell \= suatu saat kalian jika sudah nikah pasti rajin bercocok tanam dan terus menunggu benih tumbuh.


Rafaell\= Aishhhh... kalian ahli pertanian kah disini.


Yogi \= Kamu tidak melihat kejadian dan kehebohan dihotel tadi gara-gara Adik iparmu menyuburkan tanaman.


Rafaell \= Sejak kapan Ghavin suka tanaman.


Yogi \= Sejak menikah dengan Adikmu.


Rafaell \= haha...haha. aku mengerti.. mungkin dia ingin segera benihnya panen jadi rajin di pupuk.

__ADS_1


Giandra \= Pupuk berkualitas prima


Ghavin \= Setidaknya bateraiku sekarang penuh.


Yogi \= Gimana gak penuh Kamu sering Carger


Tyo \= Ada apa rame sekali... Aku baru sampai Hotel


Ghavin \= Aku temui Mami dan Papi dulu sebelum ke kalian.


Tyo \= Maaf gak bisa nemui Big Bos dulu Aku ada janji .


Ghavin \= janji akan senjata ke Tiffany maksudmu.


Yogi \= seranglah keburu di serang orang lain.


Tyo \= pean kira ini peperangan


Giandra \= Jika kamu tidak berperang cap jonesmu akan terus melekat


Yogi \= Keluarga Syailendra memang terkenal ya jika disuruh Savage.


Ghavin \= Gen unggul. segeralah makan Tiffany sudah menunggumu dan akan kelaparan jika kau lelet.


Yogi \= Siap laksanakan.


❇️❇️❇️❇️❇️❇️


Shera , Shena dan Rachell sudah mulai berendam di wangian bunga yang hangat .


Mbak tadi Mbak ngapain aja sih kog gak muncul-muncul Shena nampak bertanya-tanya.


Oh itu Dek tadi Mbak gak ngerti jika kamu telp soalnya Aku silent ponsel mbak Rachell beralasan karena sudah malu bikin kehebohan.


Tapi seharusnya Mbak dengar donk saat Mas Yogi juga ngetoknya keras banget.


Mbak gak dengar soalnya lagi dikamar mandi Dek.


Shena... Mbak lagi menjalankan tugasnya jadi harap kita maklum , Shera menjelaskan ke Shena agar tidak mengitimidasi Rachell karena wajah Rachell sudah kayak kepiting rebus. karena malu, dan Shera gak mau mood Rachell jadi gak enak . sebab Dia faham sejak hamil Mbak Rachellnya itu sangat sensitif, dan Shera gak mau dibikin ribet ulahnya nanti jika mood Rachell buruk.


Perkiraan kapan keponakan Shena keluar Mbak Aku sudah gak sabar.


Sebentar lagi gak sampai sebulan kog kata Graneetta Dek.


Oya Mbak... kenapa Mbak Graneetta belum gabung. tanya Shena


mungkin sebentar lagi, tadi habis makan ...Kakak WA Dia Dek.. katanya lagi di jalan.


Bagus Deh biar makin asik ngobrolnya jika Kita semua ngumpul Shena nampak kegirangan.


kayaknya juga makin akrab aja ni Calon kakak ipar ke Adik iparnya.. goda Rachell ke Shera.

__ADS_1


Biasa aja Mbak.. biasanya Kami berkomunikasi lewat WA karena kesibukan Graneetta yang jadi Dokter membuatnya jarang banget bisa ngmpul dengan Kita semua. ungkapan Shera menjelaskan ke saudaranya itu.


Itulah Graneetta Dia sangat mencintai pekerjaannya.. Dan Aku melihat sendiri kepiawaiannya saat merawat pasien Dia sangat tlaten dan ramah.


__ADS_2