PENCURI HATI CEO

PENCURI HATI CEO
BAB 48. Manusia kutub


__ADS_3

Group Chat GISA SQUAD 😎


Rafaell \= selamat atas sold out nya manusia kutub dan Mr. arogant.


Tyo \= semoga kamu juga cepat menyusul


Rafaell \= seolah-olah kamu sudah laku saja.


Tyo \= setidaknya Aku berusaha dan bukan pecundang


Rafaell \= jangan cuma di baperin segera di halalin.


Yogi \= berisik


Ghavin \= sudah hampir sore, bukankah jadwalnya Make - up artist merias pengantin wanita. Jadi harap puasa dulu jangan bobol gawang dulu ,, bersabarlah


Tyo \= itu urusan wanita sudah Aku serahkan Tiffany,, Untuk acara Resepsi sudah saya pantau 98% beres.


Rafaell \= apakah Giandra sedang mencetak gol.. tidak nampak pula.


Giandra \= ???????


Yogi \= ku kira manusia kutub selain irit bicara, juga pelit mengetik


Giandra \= ya


Tyo \= Astaga... punya teman Dingin banget ya


Rafaell \= Biasanya orang dingin, akan paling bucin.. kamu tidak lihat Ghavin sekarang!!


Yogi \= pare pun akan terasa manis jika Rachell yang menyuapi ke mulut Ghavin.


Ghavin \= ketika kamu sudah memBobol gawang mu... kamu akan jadi candu.


Yogi \= Aku sibuk berendam.. kepalaku pusing.


Ghavin \= itu paling dinanti pasangan jika berendam bersama.


Yogi \= otakmu sekarang mesum.


Ghavin \= setidaknya Aku punya lawannya.


Rafaell \= Aish... Aku mundur.. mataku ternodai ketikanmu.


Giandra \= 🀐🀐🀐🀐🀐🀐


🐾🐾🐾🐾🐾🐾


Yogi yang selesai Mandi langsung mengusap tubuhnya dengan handuk.. dan berganti baju santai.


Dia keluar kamar mandi dan menatap Shena tiduran di ranjang.


Hai... hai... hai.. bangun mandilah... sambil menepuk pelan pundah Shena


Aku punya nama .. bukan hai.. omelan Shena yang kesal.


Ya... Shena putri Zidane.. silahkan mandi sebentar lagi ,, akan ada make - up Artist datang . Lalu menyentil dahi Shena.


Kenapa sekarang kamu hobi menyetil dahiku.. Kamu kira gak sakit apa?


Jangan cerewet... cepat mandi, Apa kamu mau membuat MUA pingsan.. dengan bau badanmu yang asam.


Aish... kau selalu mengejekku... Shena lalu berdiri dan mengambil pakaian dikoper dan berlalu mandi.


Saat Shena ke kamar mandi.. Yogi lalu duduk di Sofa... melihat ponselnya.


Aishhh... kenapa gak di koran .. gak di sosmed berita pernikahan ini muncul. Judulnya sangat mengesalkan.


Bagaimana tidak mengesalkan Disitu berita pernikahan antar Crazy Rich tak lain adalah Yogi dan Giandra berpasangan dengan keluarga Anggara.


Mereka asal menulis saja,,, tanpa tahu yang sebenernya.


Aishhh... Dikira Kita semua Saham apa?? Dia berdecak kesal.


Lama-lama Aku juga bisa Gila... punya Istri yang bar-bar nya gak ketulungan.


Hufttt... ini baru hitungan jam.. gimana jika seumur hidup.. Ah... Sial umpatnya sambil melempar ponselnya di sofa.

__ADS_1


Tiba-tiba Shena keluar kamar mandi yang memakai baju tidur gambar Hello kitty . Dia mengelap rambutnya yang basah dengan handuk.


Shena lalu menuju cermin untuk mengeringkan rambutnya dengan hair dryer .


Yogi yang daritadi di Sofa hanya Diam saja,, lalu mengambil Tablet memeriksa pekerjaannya sesekali melirik Shena,, memantau apa yang akan dilakukannya.


tiba-tiba ada suara ketokan dari balik pintu kamar.


tok..tok..tok.. permisi tuan.


Yogi pun membuka pintu.


Ada apa???


Permisi Tuan Kami ,,, bertugas mengantar makanan Anda Tuan.


Masuklah dan taruh di meja.


Baik Tuan ( pegawai hotel pun masuk dan menata makanannya di meja )


Sudah tuan kami permisi...


Tunggu...


Ya Tuan ,, ada yang bisa Saya bantu lagi.


Sebentar... tunggu disini.. Yogi pun mengambil 3 lembar uang 100 ribuan dan memberikannya


ke pegawai hotel tersebut.


Apa ini Tuan.


Ambillah itu untukmu...


Disisi lain Shena yang menyisir rambutnya di depan meja rias hanya bergumam di hati ( ternyata punya hati juga tuh... si Arogant )


Terima kasih Tuan. Tapi ini tugas Kami jadi Anda tak peru sungkan Tuan.


Anggap Saja itu rezekimu.. Cepatlah kembali.. Aku tak Suka kamarku .. Dimasuki lama-lama oleh orang Asing.


Pegawai hotel pun .. keluar sambil menunduk dan menutup pintu dengan sopan.


Yogi pun mencuci tangan nya di wastafel.


Lalu duduk di sofa yang tersedia makanan di meja tersebut.


Aku sudah lapar... berapa lama lagi kamu mengaca,, lama-lama pecah kaca tersebut celetuknya menyindir Shena.


Jika Kau lapar makan saja.


Aku bukan Pria breng**sek yang membiarkan Istrinya kelaparan.


Hah.. Istri... Apakah kata-katamu sudah seperti Suami yang baik.


Sudahlah jangan cerewet... Ayo makan.


Yogi lalu berdiri dan menarik Shena untuk duduk di sofa dan makan.


Aishhh.. main tarik saja sakit tahu tanganku..


Nih makan jangan cerewet.. Aku gak mau nanti kamu bikin malu saat Resepsi pernikahan gara-gara kamu pingsan karena tidak makan. Aku gak mau kau repitkan dengan kau pingsan.


Ach... Dia hanya memikirkan reputasinya saja Shena mengumpat di hati.


jangan mengumpat jelek. Aku tahu itu. Yogi berbicara sambil menyendok makanannya.


Kamu terlalu Percaya diri .. Shena kesal dan mencoba untuk makan.


Mereka berdua pun makan bersama.


🍜🍜🍜🍜🍜🍜🍜


Disisi lain Pegawai hotel juga mengantarkan makanan ke kamar Shera dan Giandra.


tok..tok.tok..tok.


Shera lalu turun dari ranjang dan membuka pintu. Karena Giandra masih sibuk dengan tabletnya di Sofa.

__ADS_1


Permisi Nona... Saya mengantar makanan.


Oh.. mari silahkan masuk...


Saya taruh mana Nona makanannya.


Kamu taruh di meja ,, depan Sofa situ saja ungkap Shera lembut.


Baik Nona.


Permisi Tuan.. Saya ingin menaruh makanan.


Giandra yang baru sadar ada pegawai hotel yang membawa makanan lalu menaruh tabletnya dan berkata


hmmmm.... dengan datar


Shera yang melihat sikap Giandra hanya bisa terdiam.


Ini untukmu.. kata Giandra menyodorkan uang yang dilipat .


Tapi Tuan..


Ambil saja dan lekas pergi.


Baik Tuan.. Saya permisi...


Giandra hanya diam tak menjawab.


Permisi Nona...


Iya terima kasih ya.. ungkap Shena sopan dan menutup pintu saat pegawai hotel itu berlalu pergi.


Shera lalu mencuci tangan dan di ikuti Giandra.


Sudahkah cuci tangannya..


oh.. sudah Mas.. silahkan..


Shera pun langsung duduk di Sofa


sedangkan Giandra tak menjawab dan mencuci tangannya dan kembali duduk.


Shera mengamvilkan makanan untuk suaminya itu engan beberapa lauk.


Ini mas.. silahkan di makan.


Hmmm... terima kasih. Sebernya tak apa ,, Aku bisa mengambil sendiri.


Tidak apa-apa Mas,,, itu yang di ajarkan keluarga Saya saat sudah berkeluarga.


Baiklah tetserah kamu saja, asal kamu tidak keberatan.


Shera hanya mengangguk dan tersenyum. Sambil mengambil menu makanan untuk dirinya sendiri.


Mereka berdua makan dengan santai hanya terdengar dentuman piring dan sendok,, tanpa percakapan keduanya terdengar kembali.


Selesai makan... Shera membereskan semua..


Giandra kembali dengan memegang tabletnya.


Mas... Aku belum Shalat Ashar.. ungkap Shera lirih.


oh.. iya sudah hampir sore.. berwudhu lah ungkap Giandra.


Mas.. bolehkah Kita berjamaah Saja.


Hmmm... Wudhulah Aku ganti pakaian dulu.


Shera lalu kekamar mandi untuk wudhu .


Dan Giandra berganti baju koko dan memakai sarung. Dan menata sajadah untuknya sendiri.


Saya sudah selesai Wudhu Mas..


Baiklah tunggu sebentar Aku wudhu dulu.


Shera lalu mengambil mukena di kopernya dan memakainya serta menata sajadahnya di belakang sajadah Giandra.

__ADS_1


__ADS_2