PENCURI HATI CEO

PENCURI HATI CEO
BAB .52. Tantangan mencetak gol penerus


__ADS_3

Shera pun seger duduk dan menghadap Cermin , Dan mematung.


MUA yang menatapnya pun tiba-tiba kaget karena sang pengantin cewek tiba-tiba berwajah datar.


Sang MUA pun mencoba mengobrol.


Nona Shera sudah Siap, jika sudah Saya bisa langsung meriaswajah cantik Anda Nona tanya sang MUA.


Shera yang tersadar dari lamunannya itu karena kaget mendengar ucapan MUA langsung gugup.


Oh sudah silahkan Mbak. pungkas Shera singkat.


Baiklah Nona Bismillah.. ucap Sang MUA.


Bos.. Gaunnya cantik dan anggun banget ya apalagi dipakai Nona Shera jadi makin makin terlihat sanggat elegan ya Bos. pasti Mahal. cerocos sang Asistent ke Bos MUA nya dengan bertanya sangat polosnya.


Iya dan mungkin limited edition. jawab Sang MUA.


wah kira- kira berapa tahun saya bekerja baru nisa beli gaun ini ya Bos. ucap sang Asistent MUA


tidak ada yang tidak mungkin Mbak jika Sang pencipta sudah berlehendak. karena roda terus berputar dan yang kita punya hanya titipan-Nya jawaban Shera sopan agar Sang Asistent optimis .


Benar juga ya Nona Shera, Anda sangat rendah hati pantes Tuan Giandra terpesona dengan Nona. celetuk Asistent denga polosnya.


huk..huk..huk.. Giandra yang mendengarnya lalu tersedak dan minum air di gelas di meja Sofa sebelahnya.


Shera yang melihat gelagat batuk Giandra lalu menunduk.


Sang MUA yang melihatnya pun tersenyum, karena Sang pengantin yang diriasnya sangat polos dan pemalu.


wajah Shera pun jadi merah kayak tomat Cherry.


Nona Shera tak perlu malu, sekarang memang Nona lah pemilik hati Tuan Giandra seutuhnya. Memang jika pengantin baru tersipu malu ke pasangan itu dimaklumi Nona. Nanti juga seiring waktu akan terbiasa . Sang MUA mencoba memberikan petuah ke Shera yang notabennya pengantin baru.


Giandra sebenernya mendengarnya,,, tapi Dia berpura-pura acuh dan mencoba tetap tenang bergulat dengan tabletnya.


Shera yang mendengarkan pendapat dari Sang MUA hanya bisa berdoa dalam hati.. semoga ini pernikahan oertama dan terakhirnya .


Aku juga heran Bos.. dulu Ibunya nyidam apa ya?? kenapa keluarga Anggara dan Syailendra cakep- cakep semua ya.


Mbak juga cantik kog.. Aku yakin pasangan Mbak juga tak kalah cakep ucap Shera tulus


Aamiin.. makasih Nona Shera daritadi Nona selalu mensuport Saya agar optimis. jawaban Asistent MUA serius


ting.. suara HP Giandra berbunyi.


Group WA " GISA SQUAD"


Rafaell \= kalian sudah siap ( pengantin ).??


Yogi \= Aku di ruang tunggu dengan keluarga nunggu yang sebelah belum keluar juga ??


Giandra \= apakah kamu sudah tak sabar??


Yogi \= cepat selesai acara ini lebih baik, biar Aku bisa kembali fokus kerja!!

__ADS_1


Rafaell \= Kangan hanya sibuk cari uang,, Istrimu juga butuh perhatian


Ghavin \= kalian sok menasehati, Aku yang berpengalaman saja biasa saja.


Tyo \= naluri kejobloanku meronta πŸ˜–


Rafaell \= bukankah daritadi Aku perhatikan kamu curi-curi pandang dengan Tiffany??


Tyo \= namanya juga usaha, daripada kamu sudah ada di depan mata belum berani halalin ??


Ghavin \= hmmmm


Tyo \= jawaban macam apa itu tak ada kata lain , manusia kutub? mentang- mentang sudah laku, tapi berani bobol gawang gak nih ??


Ghavin \= Aku yang selalu yang pertama sukses, dan mencetak gol. dan dapat skor kehamilan istriku.


Yogi \= terserah kamu lah Kang Savage Ghavin bukankah Kamu sudah bucin akud.


Ghavin\= Aku tantang kalian mencetak gol di gawang secara halal siapa yang bisa antara Mr. Arogant dan Manusia kutub. kalian boleh ambil mobil lamborgini merahku!! tapi gol tersebut harus membuahkan hasil penerus kalian.


( Ghavin memang sengaja menantang Giandra dan Yogi, agar kehidupan rumah tangganya bisa harmonis jika kehadiran buah hati )


Tyo \= Aishhh... Aku yakin mereka betdua gak berani.


Rafaell \= Aku tambahin motor sportku asal kalian bisa membuat bahagia para saudaraku.


Tyo \= aji gile... kalian menantang saudara tanpa pikir panjang .. oya Aku lupa kalian banyak duitπŸ˜‚. Tapi kenapa yang ditantang gak nonggol.


Ghavin \= mereka hanya bisa bekerja,, gak berani menikmati surga dunia rumah tangga.


Tyo \= Aku yakin sekarang wajah keduanya kesal


Rafaell \= πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…


Yogi \= berisik


Tyo \= tuh kan.. besar di mulut doang.😝


🏎🏎🏎🏎🏎🏎🏎🏎🏎


Giandra yang kesal lalu melempar ponselnya ke Sofa sebelahnya.


Asistent MUA yang melihatnya... berdegup Ngeri.. Gila cakep - cakep dingin juga sifatnya.


pikirnya dalam hati.


Giandra lalu bangun dan mengambil paper bag dan menuju kamar mandi. Tanpa sepatah katapun.


Gila suami Nona membuat suasana dikamar ini makin dingin, Aku jadi penasaran gimana Nona menaklukan hati Pria dingin itu.. untung saja cakep ucap sang Asistent.


MUA yang Mendengarnya dan melihat Shera hanya terdiam dan binggung merasa tak enak hati.


Sang MUA pun menginjak kaki Asistentnya itu.


Auh... sakit Bos. makanya mulut dijaga apa Kamu mau hidupmu susah berurusan dengan keluarga Syailendra.

__ADS_1


Aduh.. maag Nona saya ... khilaf ucap Asistent MUA itu ketakutan.


Tidak apa.. memang Mas Gian kelihatan nya bersikap dingin tapi sebenernya baik kog.. jika sudah akrab. Shera mencoba menenangkan suasana.


Nona sudah selesai.. Anda sangat cantik Nona jadi tambah luar biasa Nanti para hadirin yang memandang Nona pasti terpezona .ungkap Sang MUA


Mbak bisa saja.. ini juga berkat tangan berbakat Mbak. ucap Shera tulus


Tuan Giandra tidak salah memilih Anda jadi pendampingnya Nona, Anda cantik dan baik hati, semoga pernikahan Nona langgeng.ungkapan Sang MUA jujur


Terima kasih Do'anya Mbak. ucap Shera terharu


Kami akan membereskan perlengkapan Kami Nona segera Nona. Ayo cepat ungkap Sang MUA ke Asistent agar Sang pengantin juga siap menuju ke Tempat Resepsi.


Mereka pun membereskan peralatan make- up dengan cepat


ceklek... kamar mandi terbuka dan nampak Giandra memakai tuxedo hitam. Terlihat gagas dan ganteng.


Diruangan tersebut serasa ada pancaran aura kharisma dari sosok Giandra.


Shera menjadi gugup jantungnya berdegup sangat kencang melihat pesona suaminya tersebut.


Apakah sudah selesai.. tanya Giandra.


Shera lalu mencoba tersadar dari keterpesonaannya tersebut lalu mengerjap-ngerjapkan kedua matanya.


Giandra yang melihat tingkah Shera pun merasa lucu , melihat raut wajah istrinya sekarang.


Sudah Tuan.. Saya dan Asistent Saya pamit undur diri. ucap Sang MUA.


Giandra hanya mengangguk tanpa bersuara.


Ayo pergi ... Mereka sudah menunggu . ucap Giandra.


Baik.. jawab Shera.


Mereka berdua melangkah keluar kamar dan menutup pintu kamarnya.


Shera mengekori langkah Giandra.


Giandra yang menyadarinya lalu menggelengkan kepala.


Kamu mau terus di belakangku.. tanya Giandra kesal.


Shera hanya diam dan takut menatap Giandra yang berkata dingin.


Aish... Wamita ini gumam Giandra dalam hati


Giandra lalu memegang tangan Shera dan menaruh di siku tangannya untuk berjalan berpasangan layaknya pengantin.


Pegang dan ingat kamu sekarang mau mengadakan resepsi pernikahan jadi tersenyumlah nanti dikira keluargamu Aku tak menjagamu. ucap Giandra


Baik.. Ucap Shera singkat.


Mereka berdua pun berjalan menuju keluarganya berkumpul di acara resepsi.

__ADS_1


__ADS_2