PENCURI HATI CEO

PENCURI HATI CEO
BAB. 8 Kaget


__ADS_3

Tante... Rachell pulang dulu ya.


Sudah hampir larut malam. ...


Iya Nak... hati - hati. sambil memeluk Rachell


Papi Yang daritadi tersenyum melihat kedekatan istrinya dengan Rachell, Dia merasa senang istrinya bisa pulih dengan ketemu Rachell.


Rachell pun mencium punggung kedua tangan orang tua Ghavin .


Rachell... beranjak pergi. Dan turun ke lantai dasar.


Kak... Ayo pulang sudah Malam. Rachell mengadeng tangan kanan kakak Nya.


Rafaell pun mengangguk dan Berkata Iya Tyo dan Giandra juga sudah pulang.


Graneetta dimana kak .


Graneetta sudah tidur di rumah ini, dia perlu istirahat Dek.


Rachell pun mengangguk dan menatap dalam kakaknya.


Rafaell pun tersenyum, dan mengajak Rachell bangu dari Sofa.


Vin.. Aku pulang dulu Sama Rachell, dan makasih atas semuanya.


Ghavin pun mengangguk lalu menatap Rachell.


Rafaell pun menepuk pundak sahabatnya itu tanda kepercayaannya.


Aku pulang... Asalamualaikum. ucap Rafaell.


wa'alaikum salam sahud Ghavin.


Dia hanya bisa menatap kepergian Rafaell dan Rachell yang semakin menjauhinya.


Ghavin pun langsung Naik lantai Atas menuju kamarnya.


sampai kamar Ghavin, merebahkan Badannya Dia merasa ada sesuatu yang aneh di hatinya.


Perasaannya kacau Saat ditinggal Rachell, dan Hatinya terasa sakit bagai dirajam pisau saat mendengar Rachell di culik.


Dia tak pernah merasakan perasaan ini sebelumnya... kepada gadis manapun, yang mencoba mendekatinya.


karena di Mata Ghavin, kebanyakan cewek yang mendekatinya tidak tulus,,, hanya mengincar harta semata.


 


Tak terasa hari sudah Pagi Ghavin pun hendak pergi ke perusahaan.


Tapi Dia juga wajib sarapan bareng keluarganya, Dia pun turun ke lantai Dasar.


Pagi.. Mi.. Pi.


dan duduk di sebelah Papinya.


Maminya pun tersenyum.


Vin,, boleh Mami mengutarakan isi hati Mami.


Boleh Mi... Mungkin Mami dan Papi tidak akan terus menjagamu. Dan perusahaan juga jangan sering kamu tinggal.


Rachell juga sudah akan bekerja denganMu vin. Aku tidak bisa mempercayakan keselamatan Rachell pada orang lain, Jadi Mami mohon setelah Rachell lulus dan bekerja dengan Mu fokuslah di perusahaan.


Baik Mi. karena Bisnis juga makin berkembang Giandra juga makin kuwalahan Aku tak bisa membiarkannya terlalu Repot di perusahaan dan pimpinan akan segera Aku ambil alih. balas Ghavin ke Maminya


Bener Nak, ucap Papi.


Vin.. sebelum Mami dan papi.


pergi ke Bandung. Kapan kamu melamar dan menikah dengan Rachell Aku gak mau kejadian penculikan terjadi lagi ucap Mami.

__ADS_1


Mami siapkan saja nanti Malam kita kesana, jangan beritahu Keluarga Rachell. ( Ghavin berbuat seperti itu agar Rachell tidak berbuat aneh - aneh jika mengetahui keluarga Ghavin datang melamar )


Aku pergi dulu Mi, ngomong- ngomong dimana Graneetta Mi.


Mami tersenyum.. dan berkata Graneetta sejak pagi sudah kerumah sakit.


Anak itu ucap Ghavin ( Ghavin sadar saudaranya itu walau sakit tetap saja kekeh dengan profesinya ).


Ghavin mencium punggung kedua tangan orang tuanya. dan beranjak pergi ke perusahaan.


di mobil Ghavin sambil menghubungi Tyo , Tyo... segera urus pengunduran diriku Di kampus dan selesaikan pekerjaan yang tersisa, perusahaan tidak dapat menungguku lagi.


setelah selesai mengurus kamu datang ke perusahaan. Ucap Ghavin dan menutup telp nya.


 


Tak terasa Hari sudah malam...


Ghavin yang berada di kamarnya, menatap ke arah kaca,, melihat penampilannya.


Dia memakai Jas biru Navy dan kemeja biru laut di dalamnya. dan dengan dasi Biru.


Merasa penampilannya Sudah sempurna. Dia langsung Turun ke lantai Dasar menemui Mami dan Papinya.


Wah anak papi keren.. melihat ketampanan anaknya.


Ghavin pun tersenyum tipis ke arah papinya itu.


Vin, Papi hanya bisa berkata ini bukan main - main jangan pernah mengecewakan Anak gadis Orang. Apalagi jika Kamu sudah menikah Nanti, Istrimu tanggung jawab Mu bukan orangtuanya lagi. ucap Papi.


Ghavin pun mengangguk kepada Papinya tanda faham.


Papinya pun menepuk pundak Anak semata wayangnya itu.


Vin ... ini Cincinya Nak tadi Mami belinya dibantu Graneetta lewat Video Call. Mami takut pilihan Mami gak sesuai minat anak Muda jadi minta bantuan Graneetta.


tapi Graneetta gak bilang ke Rachell kan Mi.


Ghavin pun mengangguk ke Maminya.


Ayo sudah malam, Kita segera berangkat ke Rumah Rachell ucap Papi.


 


Mereka pun Tiba di Rumah Kediaman Fathan Anggara. Para Maid yang melihat kedatangan keluarga Syailendra, salah satunya langsung masuk dan memberi Tahu Mama Metha


sedangkan Mama Metha ,dan Papa Fathan yang lagi menonton Tv di Ruang tengah .


Bu... Pak., Ada Tamu keluarga Lsyailendra di depan.


Baik Bik. ucap Mama


Mama pun menatap Papa,,, !!!


Papa punya janji dengan mereka Pa. ucap Mama.


Tidak Ma.


Mama dan Papa langsung berdiri dan Keluar menghampiri kedatangan keluarga Syailendra yang mendadak.


Asalamualaikum.. ucap Dirga Syailendra.


Wa'alaikum salam ucap Papa Fathan.


kedua Pria itu berjabat tangan dan tertawa.


Kamu kesini kog tanpa Konfirmasi Ga.


Apa Aku gak boleh kerumahmu. ucap Papi Dirga.


Papa Fathan pun tertawa.

__ADS_1


Mari masuk..


keluarga Syailendra pun masuk , dipersilahkan Oleh Mama Metha ke ruang Tamu


Bik,,, tolong siapkan hidangan buat para tamu ya. ucap Mama Metha.


Baik Bu,,, dan Maid pun segera melaksanakannya.


Tiba - tiba Rafaell datang.


Asalamualaikum semuanya.


Wa'alaikum salam mereka menjawab serentak.


Lho tumben kamu Sudah pulak El. ucap Mama.


Rafaell pun tersenyum dan menjabat kedua tangan orang tuanya serta menciumnya serta seluruh kelurga Syailendra.


Rafaell pun duduk di sofa sambil meregangkan Dasinya.


Tadi Aku dapat telp dari Sahabatku, Nada mengancam katanya Aku harus pulang segera.


mereka semua yang mendengar kata Rafaell pun tertawa terbahak... ha..ha..ha


kecuali Ghavin yang senyum sinis.


Para maid pun menata hidangan dan minuman di Meja.


Bik.. tolong panggilkan Rachell ya.


Baik Bu... Maid tersebut segera ke atas menemui Rachell.


Tok..tok..tok


Non.. ada Tamu.


Rachell yang mendengar ucapan Maid pun membuka pintu, ada pa Bik.


Non disuruh Ibu, pakaian yang Rapi ada Tamu Di bawah.


Baik bi.. makasih ya.


Maid pun tersenyum dan meninggalkan kamar Rachell.


Rachell pun cuci Muka...


dan mengusap bedak di pipinya dan lipstik natural tipis di bibirnya.


Lalu menganti pakaian yang tidak terlalu formal tapi cantik.


Dia memakai Dress selutut dan lengan pendek warna putih. yang nampak lucu dan manis dan menggerai rambur panjangnya.


Rachell pun menuruni tangga dan menuju lantai dasar agar segera ke ruang tamu.


Rachell pun kaget melihat kenapa keluarga Syailendra kesini .


Mama yang menyadari kedatangan Rachell menghampirinya, dan mengandeng tangan Rachell untuk gabung.


Rachell yang makin kebinggungan pun hanya Bisa diam.


Ghavin pun terpesona kecantikan Rachell yang tampak kalem tersebut tidak seperti biasanya yang bar- bar.


Wah cantik banget kamu nak ucap Mami Jesika.


papa Fathan dan Papi Dirga tersenyum.


Rachell pun tersenyum.


dan langsung menatap kakaknya Rafaell. tanda sebuah pertanyaan???


Rafaell yang melihat ekspresi kebingungan Adiknya itupun .. tersenyum tipis membalas tatapan Rachell.

__ADS_1


__ADS_2