PENCURI HATI CEO

PENCURI HATI CEO
BAB 9. Tunangan


__ADS_3

Begini... Than maksud keluargaku Datang kesini, ingin meminta Putri Mu untuk menjadi Menantu keluarga Kami . Ucap Papi Dirga.


Dan Hari ini kami berniat melamar Rachell, dan maaf tanpa mengabari sebelumnya, dan Kami datang juga dengan niat tulus dan tidak mempublikasikannya dulu demi keselamatan Rachell.


Apakah Kami diterima Than??? ucap Papi Dirga


Sebelumnya Kami juga minta Maaf ga, Saya langsung menyerahkan keputusan ini kepada Putri saya, karena kebahagiaan nya lebih utama. Balasan dari papa Fathan


Maaf Om dan Tante bolehkah saya bicara dengan Rachell sebentar.


Papa Fathan pun mengangguk kan kepala kepada Ghavin.


Mama langsung menyenggol tangan Rachell dan tersenyum , agar Rachell berdiri membicarakannya dengan Ghavin


Ghavin dan Rachell pergi meninggalkan keluarganya, dan menuju teras halaman belakang.


sampai di belakang Rachell pun duduk , tempat dimana biasanya Ayahnya jika pagi membaca koran.


Ghavin yang melihat Rachell mukanya di tekuk pun tersenyum dan duduk. disebelah meja samping Rachell.


Kenapa kau mengajak ku berbicara.


ucap Rachell


kedatanganku kesini, untuk melamarmu. ucap Ghavin singkat.


Kamu melamar apa ngajak Nonton. ucap Rachell.


Oh jadi kamu mau lamaran yang romantis begitu. sahud Ghavin.


Rachell pun melotot ke Ghavin nada sinis.


Jangan ditolak Dulu, Aku melamarmu untuk menjaga keselamatan Mu. ucap Ghavin


Aku hanya mau menikah dengan orang yang tulus mencintaiku , karena menikah hanya sekali , ucap Rachell


Baik.. jika kamu menolak, Aku akan memberitahu Papa dan Mamamu ahwa kamu pernah diculik, walau kamu menolak pasti mereka juga akan menerimanya karena mereka akan butuh seseorang menjaga putrinya. ucap Ghavin tegas


Kamu mengancamku. jawab Rachell kesal


Aku tidak mengancammu itu ,,,kebaikanmu.


Rachell pun berfikir menolak juga sama saja, karena Dia pasti akan dinikahkan dengan Ghavin , jika Ortunya tahu jika Dia pernah diculik. Dia tak mau membuat Ortunya sedih.


Ok... jika itu maumu...


Rachell pun pergi meninggalkan Ghavin. dan balik ke keluarganya diruang tamu.


Ghavin yang merasa puas jawaban Gadis yang kesal digodanya itupun tersenyum. dan mengikutinya ke Ruang tamu


Ghavin pun duduk disebelah Maminya.


Mi ... Rachell sudah setuju Mi. ucap Ghavin.


Alhamdulillah... Mami jesika langsung tersenyum dan menatap suaminya dan suaminya mengangguk kan kepala.


Bagaimana Metha apa kalian setuhu.

__ADS_1


ucap Mami Ghavin.


Mama Metha pun memandang suaminya tanda minta persetujuan. Papu Fathan pun tersenyum manis tanda setuju. karena menurut Papa Fathan Ghavin sosok yang baik dan bertanggung jawab yang kelak bisa menjaga putrinya itu.


Rafaell. pun tersenyum kepada Ghavin. Dia walau sering bertengkar dengan Adiknya Dia merasa Ghavin sangat sayang pada Adiknya itu, karena terbukti kekhawatiran Ghavin saat Rachell diculik waktu itu.


Nak.. ini cincin nya pakaikan kepada Rachell ucap Mami Jesika.


Ghavin pun mengambil kotak tersebut.


dan berdiri.


Mama Metha pun menyikut tangan Rachell agar segera berdiri. Akhirnya Rachell melangkah pelan menghampiri Ghavin .


Ghavin pun menatap Rachell tanda untyk memberikan tangannya.


Rachell pun menyodorkan tangan nya dan Ghavin segera memasang cincin di jari cantik Rachell. Dan giliran Rachell memasang cincinnya ke Ghavin.


semua keluarga bertepuk tangan dan merasa gembira.


Ghavin dan Rachell mengangkat tangannya tanda cincin sudah melingkar. Ghavin tersenyum tipis dan Rachell hanya diam.


Mereka berdua langsung duduk kembali bersama keluarganya.


Chell. ucap Papi Dirga. kapan kamu mulai bekerja Nak.


Rencanya sih besok om. Rachell pengen punya Teman baru saat kerja , Rachell bosen dirumah habis lulus.


Kog om sih Chell. Srkarang kami juga orang tua Kamu , kamu panggil Papi ya Nak biar sama dengan Ghavin. ucap Mami Jesika.


Semua pun tertawa.. haha..haha..


Vin besok kamu Jemput Rachell, ya ucap Mami.


Ghavin pun mengangguk.


Mami pun tersenyum.


Mi.. Pi !!! Jarak rumah kita kesini lumayan apalagi jika pagi jam kerja macet, Jadi Ghavin minta agar tidak sering buat Dosa, agar mempercepat pernikahannya karena saya sibuk Mi gak sempat pacaran, jika Rachell sudah disisinya Ghavin juga gak begitu khawatir menjaganya. ucap Ghavin.


Baiklah.. kita akan mengundang semua rekan kolega Papinya apalagi Mami dan papi juga akan segera ke Bandung, semakin Ghavin menikah semakin baik.


Tapi tante Rachell belum siap jika harus di gelar secara mewah, dan saya pengen punya teman kerja yang tidak tahu identitas saya agar mereka tidak canggung terhadap saya mungkin jika waktunya sudah tepat bisa menggelar resepsi. ucap Rachell.


Benar juga Mi kata Rachell , kita undang kerabat dekat saja agar sakral, Ghavin juga harus sibuk mengambil alih pekerjaan Papinya Ghavin belum mempersiapkan semua.Nanti Ghavin pasti adakan Resepsi jika Rachell sudah siap.ucap Ghavin.


Baiklah jika itu keputusan kalian berdua ucap Papi, bagaimana jika Kamis malam Jumat kita adakan disitu juga hari Baik kata Papi.


Baik juga untuk sunnah Rasul ya Om ucap Rachell.


semua jadi tertawa ha..haha.


gimana Than.. Baiklah dua jari lagi kita gelar disini secara sederhana.


kalau begitu... kamu jangan bekerja Dulu nak ucap Mama. kamu 2 hari ini harus di pinggit gak boleh ketemu Ghavin dulu.


kan tambah Enak Nanti selesai menikah bisa bekerja bareng. ucap Mama.

__ADS_1


Rachell hanya diam dan mengangguk ucapan mamanya. dan memeluknya.


Duh anak mama ... kata Mama Metha.


Baiklah jika semua setuju.. besok Akan Saya suruh perancang busana kemari agar Rachell bisa memilih baju Akadnya. ucap Mami Jesika.


semua tersenyum nampak bahagia...


kayaknya sudah makin larut Mi, mari kita pulang ucap Papi Dirga.


Baiklah Pi.. hajat kita kesini juga sudah berbuah manis kata Mami


Kami permisi dulu than... tidak menyangka kita yang sahabat jadi besan. ucap Papi Dirga.


Papa Fathan tersenyum dan memeluk sahabatnya..


Mami Jesika dan Mama Metha saling peluk terharu persahabatannya yang bisa kian erat.


Ghavin dan Rafaell menatap saling senyum tipis. Selamat Adik Ipar Ucap Rafaell.


Ghavin pun menatap Rachell.. aku pulang dulu.


Rachell hanya mengangguk


mereka yang melihat semua tersenyum.


Asalamualaikum.. kata Papi berpamitan.


Waalaikum salam .. semua keluarga Fathan menjawab.


keluarga Syailendra pun melaju pergi.


dengan mobilnya.


Di dalam ruang Tengah.keluarga Fathan, mereka duduk bersama


Nak tak menyangka kamu akan segera menikah, Rachell pun memeluk Mamanya.


Udah dek,,, mau menikah kog manja gitu ledek. Rafaell ke adiknya.


Seharusnya kakak dulu yang nikah bukan Adik, ucap Rachell


Kakak belum ketemu yang pas Dek, kamu mau punya kakak ipar yang Bar - Bar ucap Rafaell


Rachell pun menggelengkan kepalanya. dan langsung memeluk Rafaell.


Rafaell pun menepuk dengan halus pundak Adiknya itu


Papa dan Mamanya nampak bahagia melihat tingkah kedua Anaknya itu.


Sudah malam, mari kita Istirahat ucap Papi.


Benar Pi, besok aku ada jadwal pagi sekali dan Aku mau minta tolong temanku agar menggantikan sift ku agar bisa izin sehari untuk pernikahan Rachell.. ucap Rafaell


Kamu juga harus istirahat Nak, besok ada tamu datang untuk persiapan pernikahan Mu ucap Mama ke Rachell.


Baik Ma.

__ADS_1


Hari makin larut semua menuju dikamar masing- masing.


__ADS_2