PENCURI HATI CEO

PENCURI HATI CEO
BAB 17. Di Rumah Sakit


__ADS_3

Rachell. membuka matanya sayup - sayup.


Sayang Akhirnya kamu Bangun,,


tunggu disini Aku panggilkan Graneetta. Ghavin lari menuju ruangan Graneetta.


Ghavin langsung membuka ruangan Graneetta tanpa permisi, karena saking senengnya.


Ta.. periksa istriku lagi... Dia sudah bangun.


Rafaell pun mengangguk ke Graneetta, yang daritadi masih di ruang Graneetta.


Graneetta lansung menuju ruangan Rachell di ikuti Rafaell dan Ghavin.


Graneetta pun memeriksa Rachell,, langsung tersenyum. Makan yang bergizi ya... dan berhati- hati. Selamat atas kehamilannya ucap Graneetta.


Maksud kamu Ta,,,Aku hamil. tanya Rachell kaget.


Graneetta mengangguk dan tersenyum ke Rachell.


Ghavin langsung mendekati Rachell. dan duduk di sebelah istrinya itu yang masih tertegun .


Mas beneran Aku hamil... Rachell masih tak percaya.


Ghavin mengangguk dan memeluk istrinya itu.


makasih sayang Kamu sudah luar biasa, Maafin aku ,yang tidak menjagamu dengan baik hingga kamu mengalami kejadian ini.


Mulai sekarang Kamu tidak boleh bekerja,,, dan tidak boleh di bantah...


Rachell pun mengangguk ...


Rachell yang melihat kakaknya.. langsung berteriak.


Kakak...


El pun menghampiri Adiknya dan mengusap kepala Adik nya ,,, jangan bandel.


Kak,,, jangan beri tahu Mama jika Aku dirawat disini ya.. ucap Rachel memohon


Rachell apa Kamu lupa ini Rumah sakit siapa?? Pasti Ayah nanti juga tahu.


walau gak Aku kasih tahu..


pembicaraan Rafael terhenti ketika ada yang mengetuk pintu.


Tok..tok..tok..


masuk ucap Ghavin.


Tyo dan Giandra masuk.


kalau begitu Aku permisi dulu, banyak pasien menunggu ucap Graneetta.


Graneetta mencium tangan kanan Giandra lalu pergi.


Bolehkan kita bicara ucap Tyo..


Kita bicara di sofa itu saja ucap Ghavin.


( karena Rachell sudah berada di ruang paviliun khusus keluarga miliknya semenjak selesai di tangani dari UGD).


Tyo, Ghavin dan Giandra pun duduk di Sofa.


Rafaell langsung mendekat ke tiga pemuda itu, bolehkah Aku juga bisa mengetahui apa yang sebenernya terjadi pada Adik ku. ucap Rafaell ke Ghavin.


Ghavin mengangguk tanda mengiyakan.


Bagaimana, Apa kamu sudah tangani kedua perempuan gila itu ??


Kami sudah membawanya ke kantor polisi ucap Tyo.


Bagus jebloskan Dia , karena sudah menyakiti Istriku... ucap Ghavin penuh amarah.


Dan selain itu Kami juga menjeratnya kasus pencemaran nama baik, karena Giandra telah menyelidiki ternyata biangkeroknya adalah mereka berdua juga, yang iri kepada Rachell karena kedekatannya denganmu . ucap Tyo


Dan juga tadi kami sudah menyuruh nya, untuk buat Klarifikasi di mensos untuk membersihkan nama baik kalian berdua .

__ADS_1


Sekarang warganet juga sudah Menjudge mereka dan Hotel bisa kembali melakukan peresmian sesuai jadwal.ucap Giandra


Terima kasih kalian sudah banyak membantuku. Ghavin menepuk pundak Giandra.


Tyo dan Giandra tersenyum...


Kita adalah saudara jadi jangan khawatir.


Saya juga berterima kasih kepada kalian semua telah menjaga Adik saya dengan baik ucap Rafaell.


Tyo dan Giandra tersenyum..


Giandra,,, karena Istriku masih sakit, Aku ingin merepotkan mu lagi, Tolong kamu saja yang datang di Surabaya untuk peluncuran hotelnya.


Giandra pun mengangguk ke Ghavin.


Rachell yang melihat persahabatan merekea merasa terenyuh dan Dia Bangga bisa menggenal dan dekat dengan orang yang baik dan tulus.


Kalau begitu Aku dan Tyo balik dulu Mas.ucap Ghavin berpamitan


Baiklah hati - hati.


Tyo dan Giandra meninggalkan paviliun.


Vin, Aku juga mau ada jadwal operasi, Aku tinggal dulu.


jaga adik ku..


Ghavin mengangguk dan melihat Rafaell meninggalkan ruangan.


Mas... Aku laper ucap Rachell lirih.


Kamu mau makan apa sayang??


Aku pengen masakan padang Mas.


Baik, kamu minta lauk apa sayang??


Aku pengen Gulai ikan Mas.


Ok Aku pesan makanan lewat aplikasi Online saja ya, biar jika datang Aku ngambil ke depan.


Baik mas...


Kamu mau minum apa, biar sekalian mas pesankan..


jus strawberry mas..


Ghavin mengangguk dan tersenyum..


selesai pesan, tiba- tiba pintu terbuka..


Rachell.. kamu kenapa Nak,, Mama datang dan memeluk Rachell.


Pa.. Ma.. Ghavin pun mencium tangan kedua meetuanya itu.


Rachell gak papa Ma, cuma kurang hati - hati saja.


Tadi aku dengar dari perawat katanya Graneetta yang jadi doktermu Nak, Apa kamu hamil Papa bertanya Nada halus.


Rachell.. mengangguk dan tersenyum.


Alhamdulillah Pa, Akhirnya kita akan punya Cucu. Mama Metha terlihat sangat senang.


Kamu gak pengen sesuatu Nak,,,


Aku pengen jika pulang dari Rumah sakit Mama bikinkan Aku nasi jagung Empok. ( Nasi jagung empok adalah Jagung yang di selep halus dan di masak sebagai pengganti nasi ) terus sambel bajak dengan ikan teri goreng Ma.


Baiklah... Akan aku bikinkan untuk Anak ku yang cantik ini. Mama pun mencubit hidung Rachell.


Ah Mama. aku kan malu sudah besar.


Mama dan papa terkekeh.


Hp Ghavin tiba- tiba berbunyi.


Ghavin mengangkat telp.

__ADS_1


Ma.. Pa titik Rachell sebentar , ya..


Aku ada perlu. ucap Ghavin sopan.


pergilah.. ucap Papa.


Ghavin pun pergi meninggalkan paviliun


Nak kamu beruntung punya suami Ghavin yang sayang tulus ke Kamu.


Rachell pun tersenyum.


5 menit kemudian Ghavin datang membawa 2 bungkus kresek.


Apa itu mas ucap Rachell.


tadi katanya minta gulai ikan


oh iya.. Aku laper.


Papa dan Mama lalu duduk di Sofa.


Ghavin membuka lemari di bawah nakas, yang tersedia piring.


Ghavin membuka bungkusnya dan bertatakan piring.


Mau makan sendiri atau aku suapin. ucap Ghavin.


Makan sendiri saja Mas.


Ghavin pun memberikan nasi tersebut ke Rachell, dan Rachell memakannya dengan lahap.


Pelan- pelan jangan buru -buru ucap Ghavin.


Ghavin pun menyuruh Rachell minum jus strawberry yang dia pesan agar tidak tersedak.


Papa dan Mama yang melihat Ghavin yang cekatan merawat Rachell. Mereka bersyukur Anaknya mendapatkan Jodoh yang tulus.


Saat selesai Makan , Mama mendekati Rachell.


Apakah perlu Mama menemanimu malam ini Nak.


Gak perlu Ma,, sudah ada Mas Ghavin menemaniku, lagian Rachell sudah sembuh pasti akan segera pulang.


Saat pulang Rachell akan ke Mama,, Rachell janji.


Baiklah ...Mama pulang dulu


Nak...


Ghavin pun mencium tangan kedua mertuanya itu.


Rachel memeluk papa dan Mamanya bergantian.


----


Tak terasa sudah dua hari Rachell dirawat di rumah sakit dan Graneetta mengizinkan Rachell pulang.


Graneetta dan Rafaell menemui Rachell.


terlihat Ghavin yang membereskan perlengkapan Rachell.


Kamu tidak boleh lari - larian seperti biasanya Dek.. ucap Rafaell mengingatkan Rachell


Siap kakak. ucap Rachell.


Rafaell pun mengelus rambut adiknya itu.


Ta,,, kayaknya kamu cocok deh sama kak El.


Graneetta yang mendengarnya langsung terbatuk


hukkk..huk...huk. dan pipinya merah.


kak El juga jangan sibuk kerja Mulu sudah waktunya menikah.


Baiklah aku akan menikah jika sudah ketemu jodohnya... balasan Rafaell tanpa menganggapnya serius.

__ADS_1


bukankah di samping kak El sudah ada wanita cantik.. ngapain cari jauh- jauh.


El langsung... binggung harus menjawab bagaimana ke Adiknya itu.


__ADS_2