
saat Naga muda mulai mengenalkan jurus pertama dari ilmu yang dia punya, tak mengira kalau dominggo tak berbakat sama sekali karena Tak dapat langsung mengikuti gerakannya dan dominggo seperti kesakitan setiap mengeluarkan tenaga dalamnya, naga dingin yang memperhatikan pun punya sebuah ide, karena dominggo malah mencampur 2 aura berarti dia tak akan bisa menggunakan kekuatan api neraka, maka si naga dingin melai meminta naga muda menggabung jurus mereka.
jurus gabungan pertama tarian lidah api,kemudian keluarlah api yang teramat panas tapi berwarna putih dimana dominggo yang hanya melihat saja tubuhnya malah terpengaruh dan tanpa sadar mengisap api tersebut kedalam tubuhnya, dan kedua orang yang melihat itu buru buru menghentikan jurus mereka, karena keadaan seperti ini batu pertama mereka hadapi walau sudah banyak pemilik takdir naga selama ini, dan hanya baru ini yang malah menggabungkan kedua aura yabg ada dalam tubuhnya.
tanpa di duga kemampuan tersebut dapat di copy langsung oleh Dominggo dan bahkan jurus tarian api tersebut lebih besar, melihat itu semua terjadi pada dominggo, dengan mata berbinar kedua orang tersebut pun mempertunjukkan semua ilmu gabungan yang mereka bisa dan membiarkan dominggo menghisap setiap jurus yang mereka keluarkan.
saat mengkopi jurus semburan api pemusnah Dominggo terbelalak karena merasa tubuhnya hampir meledak dia tak kuat lagi menampung kopoan jurus itu, yang merupakan jurus ke 6 yang ingin dia copy, setelah melihat reaksi itu, mereka baru menyadari dalam sebulan ini mungkin dominggo tak akan dapat mengkopi jurus gabungan mereka, dan melihat Tenaga dalam dominggo yang meluap luap seolah ingin melampiaskan kemaran,
__ADS_1
tiba tiba dominggo berteriak karena tak tahan dengan hawa panas dalam tubuhnya, yang mengakibatkan semua benda bahkan ruangan tempat dia berlatih langsung hangus terbakar, dan Dominggo terkapar di tengah lautan api tersebut, Wilson yang melihat adanya kebakaran dan dia guru senior lainnya langsung datang ke lokasi dan menggunakan tenang gabungan mereka memadamkan api tersebut.
"salju musim semi" teriak mereka bersamaan dan dengan sekejap mata api yang meluap luap tersebut langsung padam malah seperti tertutup salju,
dan mereka menemukan Dominggo yang terkapar tapi tak ada luka bakar di tubuhnya, mengingatkan Wilson akan buku jurus yang di ambil dominggo,
sedangkan kedua rekan guru itu masih bingung, karena mereka tak mengenal api ini, dan bahkan mereka baru melihat jenis api yang sangat ganas sampai dalam hitungan menit langsung melahap segala sesuatu yang ada di dekatnya...
__ADS_1
kemudian kembali lagi Wilson membawa Dominggo ke ruang perawatan, dan dia nanti akan mencoba mencari tahu apa yang terjadi dengan semua kejadian aneh yang di alami Dominggo.
di tempat lain cangsu adik dari cangla, merasa aneh karena saat dia memukul Dominggo dia begitu lemah, kenapa dia bisa mengeluarkan jurus se dahsyat tadi, apakah dia tidak bisa mengontrl kekuatannya, pikiran itu berkecamuk dalam kepala cangsu, seolah ia ingin mencoba sekali lagi memukul dominggo sekuat tenaganya, karna kalo benar dominggo sekuat itu, maka kakak cangla akan lebih sering berada di dekat Dominggo, dan akan jarang menemui cangsu,
beda dengan cangla yang sudah bisa menebak kalau itu semua perbuatan Di luar sadar dominggo sama saat waktu dia mencoba merampoknya dulu...
***setidaknya injak tanda jempolnya dong, biar gw sebagai autor lebih semangat
__ADS_1
huhuhuhu sedih bgt gw***