
di tengah pertempuran yang begitu sengit,kesombongan yeti menciut karena sudah kelelahan menghadapi orang yang tak takut mati itu.
di tengah keputus asaan si Yeti, Dominggo tak bisa lagi berdiam diri, dia masuk dalam pertempuran itu paling tidak dia bisa menghadapi 1 orang yang paling lemah untuk memberi ruang bagi Yeti membalikkan keadaan.
"hiattt, jangan cuekin aku" teriak Dominggo sambil melompat mencoba menyerang anak buah si codet yang paling kurus karena berpikir dialah yang paling lemah.
"bagus pengecut,saya kira kamu hanya akan menyiapkan pemakaman untukku setelah ini" kata Yeti yang kesal karena dia sudah hampir kehabisan tenaga dan badannya penuh luka sayatan pedang si Codet.
Dominggo memang memecah formasi mereka dengan menarik si kurus dari dalam formasi,namun anehnya formasi dengan 3 orang pun semakin terlihat sempurna saat menghadapi si yeti.
Dominggo bertarung dengan tendangan dan pukulan seperti mimi peri karena tak bisa memberi sedikitpun efek buat si perampok.
"sial aku salah tari orang" kata si Dominggo menyesal menarik si kurus ini karena berpikir dia paling lemah namun saat bertarung dia seperti memukul sebuah dingding besi padat.
mereka berdua terpental karena tak sanggup melawan 4 perampok tersebut.
"jagoan dengan level bumi pun pasti kalah dengan formasi kami" kata si codet tertawa karena telah mempermalukan 2 makhluk yang sok jadi pahlawan itu.
__ADS_1
"bos dia menerikku karena aku kurus dia pikir aku paling lemah kali!" kata si kurus sambil menunjuk si Dominggo.
"hahahahha,dasar oon" kata si codet sambil mengundang gelak tawa bagi mereka ber 4.
"si kurus memiliki ilmu tubuh baja di lawan pake pekulan dan tendangan sungguh konyol" kata Si codet menghina Dominggo.
Dominggo dan Yeti Dengan keputus asaan saling memandang karena berpikir inilah pertama dan terakhir mereka bisa makan di warung ini.
karena sudah tau pasti kalah mereka akhirnya memiliki satu rencana.
"Baiklah manusia sialan kita jangan jadi pengecut,hidup mati harus bertarung dulu"Kata Yeti menyemangati mereka berdua.
"pletokkk dasar pengecut" Yeti memukul kepala Dominggo.
si codet dan anak buahnya masih tertawa mengolok olok mereka.
"kalau di jual kira kira monyet ini laku berapa ya?" kata si codet sambil melirik si yati.
__ADS_1
"hmm anak muda ini masih kuat kali jadi babu kalau di jual mungkin juga menghasilkan uang" kata si kurus melirik Dominggo.
mendengar perkataan para penjahat itu,Darah juang Dominggo mendidih karena pengalamannya yang suram saat jadi barang yang di perhual belikan tiba tiba dengan membabi buta dia menyerang ke 4 penjahat itu.
terakhir saat Yeti menyadari Dominggo yang tanpa jurus namun memiliki kekuatan serta respon yang sangat kuat saat menyerang dan menangkis serangan membuat Yeti terpesona.
"Hebat" kata Yeti kagum melihat Dominggo bisa mengimbangi kekuatan formasi yang sebelumnya membuat si yeti babak belur.
tak tunggu lama si Yeti membantu si Dominggo.
"arghhhh" teri kan si codet saat Dominggo dengan keras menendang pusaka rahasia dari seorang pria.
"masa depanku" kata si codet yang tersungkur setelah pusaka Dewanya di tendang dominggo.
keadaan berbalik 4 penjahat tersebut semudah tumbang termasuk si tubuh baja karena dominggo yang tak mau mengulangi kesalahan saat melawannya Dengan jurus Dua jari sambil berputar Dominggo mencolok mata dari si kurus yang membuatnya terkapar merintih.
dengan wajah memelas dan air mata mereka berempat mengeluarkan jurus rahasia mereka.
__ADS_1
"ampun tuan kami salah,mohon ampuni kami kami akan menjadi orang baik" kata mereka memelas.