PENDEKAR SAKTI

PENDEKAR SAKTI
takdir naga-2


__ADS_3

saat Dominggo tersadar, dan mencari buku yang tadi dipegang hilang dan tak tau entah kemana dia pun semakin bingung,


"kamu knapa," tanya Wilson, yang menyadarkan Dominggo,


"maaf master,buku yang tadi kemana?"tanya Dominggo,


"buku apa?, dari tadi kamu hanya berdiri bengong."


"buku tadi,buku yang sudah usang sampe tak terlihat judulnya?" kata dominggo.


Wilson semakin bingung, buku tanpa judul yang mana pikir Wilson, setau dia jurus legenda itu tersimpan di tempatnya, dan dia pun berkata


"mungkin kamu hanya berhalusinasi"


"iya mungkin master" kata dominggo


kemudian dia mencoba mencari buku lagi yang cocok padanya, dan dia melihat sebuah buku jurus api yang memancarkan aura panas yang luar biasa dan dia merasa familiar

__ADS_1


"ini,bukankah jurus api neraka tadi" pikir dominggo.


dia pun mengambil jurus tersebut, karena dia memiliki elemen api, dan dari penglihatan dari buku tanpa judul tadi dia merasakan kekuatan jurus tersebut, Wilson melihat buku yg di ambil Dominggo merasa heran karena buku tersebut memiliki jurus yang tergolong lemah menurutnya karena itu buku tersebut jarang ada yang berminat.


"kamu yakin mengambil buku itu,jurus standart yang bahkan hanya di gunakan untuk orang yang hanya di tingkat pemula saja tak bisa di lukai oleh jurus tersebut" kata Wilson padanya,


"tapi aku merasa jurus ini begitu hebat, dan ada sesuatu yang membuat ku tertarik" kata Dominggo,


wajah Wilson kaget sekaligus kecewa dengan pilihan Dominggo, namun dia tak me per masalah kan nya, menurutnya juga jurus tersebut bisa maksimal nanti karena Dominggo memiliki elemen api,


"kamu kenapa?" tanya gadis tersebut,


"maaf,maaf aku tak berniat begitu,aku hanya..."


"dasar,semua pria sama saja'" jawab perempuan itu sambil berjalan meninggalkan Dominggo.


sambil ngedumel dasar "kenapa semua melihatku dengan pandangan menjijikkan itu"

__ADS_1


dia adalah Rani, seorang perempuan yang begitu cantik dan sangat anggun tapi memiliki sifat tempramen yang luar biasa karena memang dia dari keluarga yang memiliki pengaruh di kerajaan,


dominggo merasa ada sesuatu yang salah dengannya kanapa dia sampai melihat gadis tersebut dengan tatapan yg aneh tadi,


"mungkin dia akan sangat membenciku" kata Dominggo sambil tersenyum,


"siapa dia sebenarnya ya, mungkin karena aku selama ini selalu berlatih dengan cangla,makanya aku sampai tak mengenal murid murid yang lain" sesal Dominggo sambil berjalan mencoba mengelilingi area perguruan Mursala, dan dia juga merasa sudah begitu lama dia di perguruan ini, tapi dia tak pernah bergaul selain kepada cangla dan bima serta master Wilson sebagai master yang di tugaskan oleh Roni untuk membingbingnya selama Dominggo dalam perguruan.


dalam hati Dominggo dia merasa kalau perguruan tersebut adalah orang orang yang baik karena selama di perguruan dia selalu bertemu orang orang baik, tapi saat dia menuju lokasi tanding seorang pria berambut merah, dengan sengaja menabraknya,


"oh, jadi kamu yang jadi kebanggaan kakakku, sampai sampai dia mengabaikan ku?"


ucap pria berambut merah tersebut,


"maaf sobat kamu knapa? kok tiba tiba marah kepadaku,apa yang salah denganku?" kata Dominggo,


mendengar jawaban Dominggo yang seolah olah tak merasa bersalah pria berambut merah merasa di remehkan, dengan sekuat tenaga dia memukul Dominggo sampai terlempar hampir sepuluh meter....

__ADS_1


__ADS_2