PENDEKAR SAKTI

PENDEKAR SAKTI
desa terdekat


__ADS_3

saat yeti begitu kelaparan kelinci buruan lolos dia begitu kesal dan hampir saja mengamuk namun semua terhenti saat melihat ekspresi Dominggo yang terlihat bahagia di saat mangsa mereka lari.


"apa membuatmu tertawa manusia bodohh' bentak si Yeti menahan amarahnya.


"ada wortel berarti ada kebun" kata Dominggo.


Yeti kaget dan menangkap maksud Dominggo, reflek Yeti meloncat saking bahagianya dia menerkam Dominggo sampai sampai Dominggo ambruk di timpa si Yeti.


"mmmmhhhhh" suara Dominggo yang di timpa oleh Yeti.


posisi yang sangat membingungkan bibir Si yeti menempel Di bibir Dominggo dengan posisi yang sungguh menakjubkan.


Mata Yeti terbelalak saat mengetahui posisinya yang menindih Dominggo dan Bibir mereka menempel seakan melayang di tengah rasa yang sangat menjijikkan.


beberapa saat berpandangan dengan posisi romantis tersebut,Dominggo tersadar langsung dengan sekuat tenaga dia melemparkan Yeti kr samping Tubuhnya karena tak pernah menyangka Ciuman pertamanya akan jatuh kepada seekor monyet.


"Dasar Monyet mesummmmmmmm" teriak Dominggo dengan wajah kesalnya.


Yeti yang baru tersadar tiba tiba terduduk mengeluarkan air mata...


"ciuman pertamaku direnggut manusia sialan ini,huhuhuhu" rengek Yeti seolah dirinya lah korban pelecehan oleh Dominggo.


Dominggo yang tak terima seolah Yeti menganggap kalau dia telah merenggut ciuman pertama monyet tersebut begitu geram.


"Dasar Monyet sialan, kamu yang merenggut ciuman pertamaku,sial sial sial" Dominggo berteriak sambil menghentak hentakan kakinya.

__ADS_1


"Dasar manusia tak berperi kemonyetan,kamu sudah menodaiku kamu harus bertanggung jawab!!" kata Yeti menuntut Dominggo tak terima pelecehan tersebut.


"apa yang kamu bilang monyet sialannn!!!" teriak Dominggo sambil mengambil ancang ancang menendang Yeti yang terduduk murung menitikkan air mata.


"kamu monyet tak ber-pe-ri-ke-ma-nu-si-a-an!!" kata Dominggo membalas omongan Si Yeti.


setelah itu mereka berdua terdiam membayangkan adegan Romantis antara manusia laki-laki dan monyet jantan.


"hahahahhaha hahahhahaha ah" tiba tiba mereka tertawa memikirkan hal konyol tersebut.


kejadian tak terduga itu serasa menjadi aib yang begitu menggelikan bagi mereka.


tiba tiba Dominggo bergerak mendekati Si Yeti,


"maaf kan aku sobat,karena telah merenggut keperawanan bibirmu" kata Dominggo.


kedua makhluk itu tertawa terpingkal pingkal di tengah kelaparan yang melanda mereka.


"pok pok pokkkk,kuteokkkk" suara ayam tak begitu jauh dari tempat mereka berada.


Dominggo mencoba mencari arah suara ayam tersebut,karena berpikir kalau ada ayam berarti ada penduduk di dekat mereka.


"makannnn" kata Yeti seolah suara ayam tersebut adalah panggilan untuk mengisi perutnya.


"pletokk" suara ketukan yang lumayan keras.

__ADS_1


yeti tersungkur karena pukulan di kepalanya.


"dasar monyet bodoh taunya makan doang" kata Dominggo kesal.


"emangnya ada apa bos?" tanya Yeti penasaran.


"disini ada desa" kata Dominggo riang.


Yeti pun ikut senang...


"makan,makan" kata yeti sambil meloncat loncat.


posisi Dominggo saat melihat yeti meloncat loncat menjadi waspada takut terjadi lagi hal yang membuatnya kehilangan kesuciannya.


"kamu harus berubah menjadi monyet kecil lagi!" kata Dominggo tiba tiba.


"kenapa bos ada yang salah dengan penampilanku" kata yeti seolah berpose seperti binaragawan.


"dasar Monyet tolol,mana ada Monyet yang segede kamu,dan bisa bicara bahasa manusia" kata Dominggo mulai kesal.


"lah aku kan ada " kata Yeti seolah perkataan Dominggo sebuah hinaan baginya.


"Bodoh,bodoh,bodohhh, kalau ada manusia yang melihat kamu bakal diteriakin siluman dan kamu bakal di bakar hidup hidup" kata Dominggo memperingati si Yeti.


"aku sekarang memang sudah menjadi siluman manusia bodoh" kata yeti yang sengaja membuat Dominggo marah.

__ADS_1


"kalau kamu mau makan ikuti perintahku" kata dominggo tegas.


__ADS_2