
Dominggo yang ketakutan hanya bisa menahan hasrat dimana dia tak bisa berkata bahkan tak bisa mengontrol ketika sesuatu yang deras mulai mengalir dari bawah perutnya membasahi paha lutut kaki,lutut kaki, air hangat yang sungguh menunjukkan betapa kuatnya seorang pria.
"hahahahah bos liat dia ketakutan sampai ngompol"kata salah seorang teman si codet yang di sambung gelak tawa mereka sampai sampai mereka memegangi perutnya seolah mereka melihat adegan paling lucu yang pernah ada.
Yeti yang tak menghiraukan apapun yang terjadi hanya sesekali melirrik Dominggo sambil mengunyah makanan nya, dia seolah walau dunia ini kiamat dia tak akan sampai meninggalkan apa yang harus jadi miliknya.
selesai memakan dua porsi yeti masih mengamati Dominggo yang sudah terduduk sambil mengeluarkan air mata saking takutnya dirinya.
Yeti pun mulai berubah kewujudnya yang besar....
"hei,pengecut knapa kamu malah menangis'' ledek yeti sambil tertawa.
si codet yang melihat sumber suara itu sontak meloncat saking kaget nya karena selama dia hidup tak pernah melihat Monyet setampan Yeti,eh menyet yang bisa membesar dan dapat berbicara.
__ADS_1
bukan hanya si Codet yang Kaget 3 temannya pun sampai terjatuh dari Kursi tempat mereka duduk.
"silumannnnn" teriak salah satu anak buah si codet.
dan hendak lari dari tempat tersebut namun otak dan badannya tak merespon sesuai keinginan dan harapannya.
Dominggo yang lepas dari pantauan si codet pun dengan sigap melompat sembunyi di belakang SiYeti.
"Hayo,kalian masih berani sama aku?, kalau kalian Berani langkahi dulu monyet paling tampan di bangsa monyet ini" kata Dominggo mencoba memprovokasi si Yeti.
dan Dibalas senyum paling manis dari Dominggo seolah dia sudah terima dirinya memang pengecut.
memang tak hayal semua kemampuan dia kemarin hilang saat dia mati dan saat dia memakan buah lahir baru semua yang ada padanya sudah di ambil sang pemilik yaitu yang maha kuasa.
__ADS_1
"hei codet,!" kata Yeti menyadarkan si codet.
si codet yang awalnya takut kini sudah bisa mengendalikan dirinya lagi, dia bisa cepat mengendalikan situasi berkat pengalamannya yang berada di antara hidup dan mati karena seringnya bertarung bahkan dia memang seorang perampok.
tak jarang juga dia harus menggila agar dia bisa mendapatkan barang dari saudagar kaya walau mereka di kawal banyak pendekar dia tetap nekat.
Si codet perampok tak punya rasa takut,gelar itu sudah bersemayam dalam dirinya karena dia memang tak takut mau sekuat apapun lawannya dia pasti menyerang walau terakhir kalau dia kalah harus menggunakan tekhnik rahasia.
si codet memerintahkan anak buahnya
"serangggg" teriak si codet dan spontan mereka berempat menyerang si Yeti dengan garang.
di awal bentrok terlihat si Yeti masih bisa mengimbangi para penjahat itu bahkan bisa memberi mereka pukulan balasan,namun semakin lama serangan demi serangan itu semakin sulit di atasi si Yeti.
__ADS_1
karena mereka berempat menyerang dengan formasi yang misterius,karena selama di dunia kemonyetan Yeti taunya formasi menyerang membutuhkan 7 orang dengan 1 ketua,dimana ke 6 anggota berlapis 2,dan 2 lagi dari kiri kanan,namun dengan 4 orang saja formasi serangan penjahat ini begitu sempurna untuk kelompok perampok kampung.
di tengah pertempuran yang begitu sengit,kesombongan yeti menciut karena sudah kelelahan menghadapi orang yang tak takut mati itu.