
"ampun tuan kami salah,mohon ampuni kami kami akan menjadi orang baik" kata mereka memelas.
Dominggo yang masih emosi langsung mengambil pedang si codet,dengan lincah dia memotong tangan kiri si codet.
teriakan si codet menggema seperti raungan singa.
2 orang yang menyaksikan tangan si codet putus menggigil ketakutan.
"heheheh apa kalian juga akan membiarkan aku utuh walau aku memohon sama kalian" kata Dominggo dengan senyum yang sangat misterius.
sayangnya si kurus yang sudah tak bisa membuka matanya karena di colok oleh Dominggo tak tau apa yang terjadi di sekitarnya.
dia hanya mendengar jeritan serta permintaan belas kasih dari 2 makhluk yang pertama mereka olok olok.
satu persatu tangan kanan dari ketiga penjahat yang bisa melihat terpisah dari tubuhnya.
mereka meratapi tangan mereka seolah kehilangan seseorang yang paling berharga di hidup mereka sambil masih menahan sakit mereka memeluk tangan mereka masing masing.
"tanganku yang kuat,huhuhu" kata salah seorang penjahat dengan tangisan tersedu sedu.
"sekarang kalian bukan lagi perampok gak kenal takut,tapi kalian sekarang akan jadi pengemis,hahahahah" kata Dominggo mengolok mereka membalas perbuatan mereka.
__ADS_1
ketakutan begitu jelas di mata ketiga orang itu,"sepertinya masih ada yang kurang!" kata dominggo sambil menggosok gosok dagu.
"kalian mau terlihat keren gak?" kata dominggo dengan senyum yang sangat misterius dan menakutkan.
"aaaammm,pun,tuan" kata para penjahat itu memohon.
"kalian tau kan bajak laut"kata Dominggo menyeringai.
dengan cepat tangannya bergerak mencolok mata sebelah kiri dari mereka bertiga yang di sambut teriakan kesakitan menunjukkan betapa sakitnya colokan itu.
"Apa kau puas" kata Yeti yang sejak tadi sudah berada di kursi dengan paha ayam menempel di mulutnya.
namun tiba tiba dia melirik lagi"dasar monyet sialan bagianku kau habiskan juga!" kata Dominggo mencoba memukul Si Yeti.
"hei hei,itu masih banyak ambil saja"Kata si yeti menunjukkan banyak makanan yang terletak di meja yang di pesan para pelanggan tadi.
"hmm iya benar juga" kata Dominggo.
dengan mulut yang di sumpek paha ayam Dominggo menyarankan agar semua makanan pesanan yang di meja di ambilin dan mereka akan lari setelah itu.
karena takut di amuk massa nantinya.
__ADS_1
awalnya mereka berencana mengambil makanan dari warung,Namun karena melihat pemilik warung yang berdiri bengong di situ mereka mengurungkan niatnya, walaupun sebenarnya si pemilik tak akan berani menghentikan mereka kalau mereka nekat,namun Dominggo tak setega itu.
bukan tanpa alasan juga mereka memunguti makanan dari meja orang,karena di warung kan itu bayar dulu baru pesan,jadi walau mereka mencuri makanan itu pastinya tak akan menelan kerugian banyak,namun banyak yang rugi.
setelah semua makanan pesanan sudah terkumpul dominggo kabur di ikuti yeti.
mereka berlari begitu lincah sambil membawa gembolan makanan, setelah mereka pergi satu persatu pelanggan yang tadi kabur kemudian bermunculan.
mereka hanya sembunyi karena takut terlibat, mereka pun menyaksikan betapa sadis nya Dominggo setelah melihat Kondisi para perampok itu.
"aihhh,pesanan ku di raib semua" kata salah seorang pelanggan saat mendapati mejanya kosong.
"aih dasar pahlawan kelaparan"kata mereka sambil tertawa mengetahui mereka dirampok juga oleh Dominggo.
Halo Abang/Kaka.
makasih udah mempir baca novel saya, maaf saya jarang update.
sekali lagi makasih udah mau buang waktu buat baca ni Novel.
kalau kalian mau terus liat update terbarunya jangan lupa like dan Vote ya, sekali lagi makasihh 😉
__ADS_1