PENDEKAR SAKTI

PENDEKAR SAKTI
perjalanan hidup siluman rubah ekor sembialan


__ADS_3

"kamui, apa maksudmu?" kata dominggo karena dirinya merasa dinilai sebagai manusia yang paling menjijikkan.


"dasar manusia tak berperikehewanan!" balas zety.


Dominggo menyadari sesuatu setelah terdengar suara gemisrik dari belakangnya, dia melirik rubah ekor sembilan yang juga menutupi pantatnya.


melihat tatapan dominggo ke arah nya,sontak si rubah menggigil dan berkata


"ampuni hamba tuan, hamba masih perawan, jangan sentuh aaku tuan" dengan tetesan airmata yang mengucur deras dari pelupuk matanya.


"apa yang kalian pikirkan" kata Dominggo mendengar katakata dan tindakan kedua hewan yang sedang ketakutan melihat dirinya.


akhirnya Dominggo terduduk dan menangis karena aekarang dirinya sudah di curigai ke jantanannya oleh kedua hewan yang sedang menatapnya dengan rasa takut dan ngeri.

__ADS_1


" hei aku bukan manusia yang seperti kalian pikirkan, Dominggo mencoba menjelaskan prasangka buruk yang menimpa dirinya.


namun bukannya di dengar mereka malah semakin takut karena dominggo masih berani menyangkal karena mereka sudah jelas melihat dan apalagi zety yang merasakan tindakan senonoh dari Dominggo.


karena tak tahan melihat sikap kedua hewan tersebut dominggo pun melepaskan celannya untuk membuktikan kalau dia tadi tak ada pilihan lain agar bisa mengalahkan zety dengan mengigit kupingnya, namun tindakan menunjukkan pusakanya yang tak bangun ke arah dua hewab tersebut semakin membuat mereka yakin kalau Dominggo memiliki niat kepada mereka.


akhirny si rubah memilih kesimpulan dan karena kasihan tethadap si monyet zety yang tetduduk dengan wajah pucat pasi si rubah menawarkan dirinya sebagai penggaanti zety asalkan zety tak di perkosa oleh Dominggo.


mendengar kata kata dari si rubah zety merasa dirinya terselamatkan, namun berbeda dengan Dominggo, Dominggo menangis sejadi jadinya karena hal buruk yang menimpa dirinya tersebit menjadi pukulan keras terhadap batinnya.


si rubah dan si zety terlihat mulai percaya akan perkataan Dominggo bahwa dirinya tak bermaksud seperti yang kedua hewan itu pikirkan.


setelah mereka cukup tenang akhirnya dominggo menjelaskan semua yang terjadi tadi itu murni hanya pertarungan dimana dia ingin membalaskan dendam rubah ekor sembilan yang telah di ani aya oleh zety sampai mendapat luka yang sangat parah.

__ADS_1


siluman rubah ekor sembilan terharu mendengar cerita Dominggo, namun berbeda dengan zety dirinya sungguh emosi karena pelaku penganiayaan terhadap siluman rubah ekor sembilan bukanlah dirinya.


aetelah saling menjelaskan semua yang terjadi akhitnya mereka bertiga tertawa terbahak bahak menyadari ke tololan otak mereka masing masing.


"apa yang terjadi kepada mu kurama?" kata Dominggo saat mereka sudah saling memperkenalkan namanya dan siluman rubah ekor sembilan yang di ketahui bernama kurama tetsebut.


akhirnya kurama menjelaskan..


"jadi begini...


mendengar cerita kisah panjang kurama akhirnya Dominggo mengetahui bahwa kurama dulunya adalah sallah satu siluman yang berteman dengan seorang manusia dari di mensi lain, manusia tersebut adalah seorang pendekar dewa yang sangat kuat dan berhati mulia dia bernama Naruhai namun karena pertempuran dengan dewa ousuci Naruhai kalah dan tetbunuh dan dirinya terlemper kedimensi yang sekarang dengan kondisi luka yang sampe sampai dia harus lumpuh dan hanya mengandalkan tekhnik ilusinya untuk membawa hewan atau apapun yang bisa dia makan.


Dominggo yang merasa kasihan tiba tiba mulai naik emosinya begitu juga dengan si monyet zety yang menyadari mereka awalnya akan di makan oleh siluman rubah ekor sembilan tersebut.

__ADS_1


mereka mulai menjaga jarak takut akan hal buruk menimpa mereka


__ADS_2