Pengantin Kaisar Ular

Pengantin Kaisar Ular
Episode 14


__ADS_3

Hutan terlarang


Ular besar


bermata merah itu terus menatap Lin penuh tanda tanya.


“dzssssssssssstttttttttttt... dzzzzssssttttt..."


“hei bocah, siapa kau..? tanya Ular besar bermata merah itu.


“nama ku Lin.” jawab Lin tanpa rasa takut.


“apa kau buta? tanya ular besar itu menyadarkan kan Lin.


“yaak, ular besar bermata merah, tubuh mu sebesar itu mana mungkin aku tak melihat mu. Kurasa kau


obesitas" jawab Lin tanpa seenaknya.


Mendengar jawaban Lin, Ular besar itu naik darah tapi di tahan dan melanjutkan tanya jawab nya.


Kemudian.


“mengapa kau bisa sampai ke sini?


apakah kau tau tempat apa ini”. Ular besar itu kembali bertanya.


“aku mencari suamiku dan


ini kan rumah nya “ jawab Lin santai.


“suami, siapa suami mu? tanya ular besar itu penasaran.


“namanya Than, Syeei Than. Apa kau mengenal nya? jawab Lin penuh harap.


“Syeei Than.. Aku tak pernah mendengar nama itu tinggal di hutan ini. Apakah itu hantu? jawab ular besar itu kembali bertanya.


“hantu.. Lalu apakah kau juga hantu? Apakah


ular besar seperti mu bisa jadi hantu? ucap Lin balik tanya.


“suamiku juga memiliki ukuran tubuh seperti dirimu, memiliki warna mata yang sama dengan kulitnya


putih dan sangat cantik"


"kau tak mengenal nya kah? tanya Lin tampak mencari tau.


“putih.. Cantiik..." gumam ular besar itu tampak berpikir keras.


"apa maksudmu “Xuye Than”  ucap Ular besar itu baru ingat.


“aaaa, iya itu. Syeii Than namanya terlalu sulit ku ucap kan” gumam Lin manja.


“jadi, dimana aku bisa menemukan nya? tanya Lin kembali bersemangat.


“HAH... Kau istri Xuye... Benarkah? sejak kapan?" ular besar itu heboh sendiri.


Sedetik kemudian.


“syyyyyuuuuuuutt... Cliiiiing....” sebuah cahaya hijau bercampur putih terang yang sangat menyilaukan.


Tiba-tiba..


Muncul sosok pria tampan,


dengan rambut hijau terang terurai diikat separuh ke belakang, menyisakan


sebagian rambut halus yang menutupi sebagian wajah nya. Mata hijau kebiruan yang


sama dengan warna rambut nya terlihat begitu cantik. Kulit nya yang pucat


menambah pesona tampan nya.



Lin terpesona.

__ADS_1


“waaaaooooooow, malaikat tampan” gumam Lin yang hampir meneteskan liur nya.


Lin yang gila akan pria tampan itu sontak mendekati sosok bermata hijau terang itu dan tanpa ragu menyentuh wajah nya.


Dengan mata


yang berbinar binar mulut yang membentuk huruf “O" Lin bergumam,.


“waaaah tampan sekali. Kau sangat tampan. Aku menyukai mu" ucap Lin yang semangat mengabsen


bentuk wajah pria bermata hijau itu.


Namun sedetik kemudian seakan tersadar akan


kesalahan nya tiba – tiba Lin menaik tangan nya yang menyentuh pria itu kasar.


“omo... Aku sudah menikah. Aku tak boleh berselingkuh” beo Lin menyadarkan diri sendiri.


“benar... Than akan memakan ku jika aku berselingkuh” Lin bicara sendiri sambil manggut mangut.


Pria bermata merah yang melihat Lin bertingkah konyol itu pun tak bisa menahan tawa nya. Pria itu tertawa


terbahak bahak.


“HUA HA HA HA.. Kau sangat lucu....” ucap


ular hijau yang sudah berubah wujud menjadi pria tampan itu.


“sejak tadi kau menyebut


Than suami mu, apakah Than menyetujui mu sebagai ratu nya?" tanya pria itu menyindir.


“ tentu saja" jawab Lin tanpa ragu.


“untuk menjadi suami istri bukan kah harus ada


pernikahan. Apa kah kalian sudah menikah. Dan apakah kau tau arti dari


pernikahan? tanya pria tampan itu penasaran.


“tentu, kami sudah berciuman” jawab Lin tanpa rasa


“AAAPPPAAAAA... KAU DAN XUYE SUDAH BERCIUMAN?" teriak pria bermata hijau terang itu tampak kaget mendengar pengakuan Lin...


“sudah sejauh apa hubungan kalian? aku tak percaya


ular es salju itu mampu melakukan hal tercela seperti itu" Gumam pria bermata hijau itu tak


percaya apa yang di dengar nya.


“yak, apa maksudmu, apa kau bicara buruk tentang suami


ku?” tegur Lin marah.


Tiba – tiba, angin berembus cukup kencang. Tubuh kecil Lin


hampir roboh ter hempas angin kencang yang datang mendadak itu.


“cliiiing.. Syyyyuut” seseorang muncul di balik


kumparan sinar biru putih yang datang bersamaan dengan angin kencang tadi.


“Thaaaan.. “ teriak Lin penuh cinta yang melihat


sosok yang sedari tadi di cari - cari nya.


“Bruuuuuk.."  Lin langsung memeluk tubuh Than erat.


"Than.. Aku rinduu pada mu" beo Lin manja.


Than membalas hangat pelukan rindu Lin.


“ apa kau baik baik saja.. Aku tak melihat mu beberapa hari


saja kau jadi begitu kurus. Semenderita itu kah kau merindukan ku? “ tanya

__ADS_1


Than sendu melihat wajah Lin tampak lebih kecil dari terakhir kali mereka


bertemu.


“hem..” jawab Lin manja yang masih memeluk Than.


“YAAAK.. KALIAN!!!” teriak seseorang yang sedari tadi


tak dianggap ada oleh Lin dan Than yang di mabuk rindu.


Than dan Lin yang tersadar ada orang lain disitu, buru


menghentikan aksi mereka.


“O'.. Than aku tak mengenal nya. Tadi aku mencari mu tapi


dia yang muncul. Meski dia sangat tampan aku tak berselingkuh” Lin


menjelaskan tanpa di tanya.


“yaaak, Lin ucapan mu itu apakah sebuah pengakuan atau


penjelasan” ucap Than kesal.


Pria bermata hijau itu tertawa terbahak bahak melihat


tingkah dua bocah ingusan itu.


“yak, apa yang kau tertawakan tidak kah kau melihat


suamiku marah padaku. Cepat jelaskan aku tak berselingkuh dengan mu” ucap


Lin meminta pria itu membantu nya.


“haa, haaa, haaa... Bukan kah tadi kau berkata aku tampan bahkan kau menyentuh ku dan berkata


menyukai ku” pria itu memprovokasi Than.


“yaaaak..” Lin berteriak.


Lalu kemudian,


“huuuuaaaaa.... Huuuuaaaa.... Huuuaaaa...” Lin menangis


keras sekali seperti anak kecil yang minta permen.


Melihat tingkah Lin pria bermata hijau itu kembali


tertawa terbahak bahak.


Lin yang merasa di tertawakan menangis makin jadi.


“yaaak, kakak.. Kau membuat istriku menangis. Tidakkah


kau keterlaluan?. Ucap Than pada pria bermata hijau itu.


“istri mu sangat lucu Xu,” ucap pria bermata hijau itu


yang menyudahi tawa nya.


“tidakkah kau ingin membawanya ke hadapan ayahanda,


ibunda pasti akan menyukai nya" ucap pria bermata hijau itu.


Lin berhenti menangis.


“kakak??? dia kakak mu? gumam Lin tampak


bingung.


Melihat Lin yang tampak penasaran, pria itu lalu menatap Lin sambil


melambaikan tangan nya dan berkata..


“HAI ADIK IPAR” sambil tersenyum geli.

__ADS_1


\=================================


happy reading all 🌷


__ADS_2