
Masih dimalam dingin.
Bibir Kai semakin mendekati bibir Lin. Namun tiba - tiba,
"Haciuuu” bersin Lin yang mulai kedinginan. Kai yang tersadar langsung salah tingkah.
Di paling kan wajah nya kearah lain guna mengurangi grogi akibat tak mampu menolak pesona Lin.
Namun, dengan gerak cepat. Lin meraih wajah Kai dengan kedua telapak tangan nya.
Kini wajah Kai ada di genggaman kedua tangan Lin.
Kai terkejut. Kai segera melangkah mundur dan hendak menarik wajah nya yang sedang di terkam Lin.
Namun, hal itu urung di lakukan.
Lin dengan kuat menarik wajah Kai dan
Membuat wajah mereka kembali mendekat.
Angin malam itu berhembus sepoi.
Walau kenyataan nya angin malam itu dingin tapi itu tak dapat di rasakan Kai yang suhu tubuh nya sedang panas.
“mata bulat yang sangat indah" batin Kai yang terpesona akan kecantikan Lin.
Di lihat nya mata.. Hidung mancung yang kecil kulit wajah yang begitu halus... Dan bibir yang ...
Oooh Kai benar – benar dalam masalah.
Bibir yang begitu indah dan lembut.
"aaaaah" gumam Kai sambil menggelengkan kepala nya yang masih di dekap Lin.
"astaga apa yang ada di otak ku ini" batin Kai
mengeluh.
Di raih nya tangan Lin yang masih menyentuh wajah nya.
Kaki bersiap melepas wajahnya dari genggaman Lin. Namun tiba-tiba..
__ADS_1
“waaaaaaaoooow.... Ternyata kau sangat tampan...” gumam Lin yang ternyata baru menyadari ketampan seorang Kai.
Wajah Kai merona sempurna. Suhu tubuh nya terasa panas jantung nya makin keras berdegup.
Kai dengan cepat memundurkan langkah nya...
“ yaaak ... Ka .. Ka.. Kaauu bicara apa...” ucap Kaisar terbata – bata.
“owh Tuhan.. Aku dalam masalah , dalam masalah...!” serunya dalam hati.
Lin tak mengindah kan apa yang di gumam kan Kai..
Lin melangkah kan kaki nya mendekaiti Kai.
Di tatap nya wajah Kai yang masih memerah.
“aku tak sadar ternyata kau sangat tampan....” gumamnya tanpa peduli Kai yang merasa hampir mati karena tak kuasa menahan pesona Lin.
“sudah aku putus kan... Aku menyukai mu” vonis Lin dengan wajah polos nya.
"Jedaarrr ..." bagai tersambar petir tubuh Kai bergetar.
"Lin menyukai ku" batin nya.
“hmm..”. Sambil manggut manggut dan menepuk sebelah pundak Kai.
“kau tak slah dengar aku menyukai mu. Sekarang masuk dan tidur lah" ucap Lin sambil berlalu meninggalkan Kai.
Kai masih terpaku dan mencoba meyakin kan diri sendiri apa yang di dengar
nya adalah benar.
Di tepuk nya pipi nya ber ulang kali.
“aooow sakit, aku tak bermimpi" beo Kai yang mulai menyadari bahwa hawa dingin angin malam mulai membuat beku suhu tubuh nya.
Sambil di gosok kan nya kedua tangan nya dan berlalu mengikuti Lin.
***
__ADS_1
Di sisi lain, Han yang baru sadar bahwa Kai menginap di rumah Lin pun mulai gelisah.
“sial .. Kenapa aku sangat bodoh... Kenapa tak kubawa saja
berandalan sialan itu... Tak seharusnya ku tinggal kan dia bersama Lin" gerutu Han
sangat frustasi.
***
Esok hari.
Saat terbangun pagi – pagi buta... Shon yang baru bangun setengah sadar terkejut hebat saat melihat pangeran Han sudah berada di
pekarangan rumah nya..
“ Han.. Han.... Mata mu .. Kau terlihat seperti hantu Han”... Ujar Shon yang sudah sepenuh nya sadar akan sosok Han yang tak seperti biasanya.
Lee yang muncul dari belakang Shon pun tertawa terbahak
melihat mata panda Han yang menghitam..
“yaaak... Han.. Kau datang kerumah ku pagi buta dengan wajah seperti itu, apa kau mau menakuti ku.." Ucap Lee masih dengan tawa nya.
“ aku takut Han... Aku takuut...” ejek Lee sambil menyilangkan tangan dan menggosok lengan nya.
Shon yang mendengar ucapan Lee pun ikut tertawa.
Detik kemudian...
“Yaaak...... Han... Apa ini...” seru Lin yang baru saja muncul.
“yaaaak.... Kau terlihat sangat buruk Han" protes Lin.
Kai yang mendengar ribut – ribut di luar pun ikut melihat apa yang terjadi.
“semua ini gara – gara kau..” batin Han yang menatap tajam Kai ..
Kai pasang tampang polos.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1
happy reading all 🌷