Pengantin Kaisar Ular

Pengantin Kaisar Ular
Episode 24


__ADS_3

Istana Ular hitam.


"Jadi... kau benar - benar kembali".. Ucap pria berambut hitam pekat itu sambil memeluk tubuh istri nya.


Lhyz tersenyum sambil membalas pelukan suaminya.


"Tapi suamiku.... bagaimana kau menemukan ku..?. Tanya Lhyz pada suaminya heran.


"Ah.. Itu karna pemilik tubuh yang kau pakai ini bukan bocah sembarangan". Jawab suami Lhyz.


Lhyz memandang suaminya bingung.


"Ah... Istri Than ya"... Gumam Lhyz mengingat sesuatu.


"Tapi.. bukankah saat itu kau tau jika kutukan ku memang ku tujukan pada siapapun yang di takdirkan menjadi istri keturunan kakak ku. Sial saja itu istri Than.. keponakan yang bahkan saat lahir aku tak tahu. Padahal ku pikir istri Thyu sebagai putra pertama mereka yang akan merasakan kutukan ku.


Tak apalah.. jika istri putra kedua nya yang menanggung dosa orang tuanya". Ucap Lhyz panjang lebar.


"Tak sesederhana itu istriku... ". Ucap suami Lhyz serius.


Lhyz menatap suaminya tak mengerti.


"Aairon"... Ucap singkat suami Lhyz.


Tubuh Lhyz bergetar.. Mata nya terbuka lebar. Nafas nya menderu..Angin berubah kencang tak beraturan seolah alam sekitar merasakan ketakutan yang sama saat nama itu di sebut...


"Aa... aairon.. Ib.. iblis nya para siluman" ". Ucap Lhyz gagap.


Suami Lhyz mengannguk.


"Katakan apa yang kau ketahui". Ucap Lhyz masih bergetar.


"12 Tahun lalu untuk pertama kali nya aku merasakan kebangkitan jiwa mu pada tubuh bocah ini.

__ADS_1


Saat itu usia nya sekitar 4/5 tahun saat pertama kulihat mutiara iblis merah mu menguasai tubuhnya nya membunuh seekor harimau mistis kelas rendah di hutan.


Sejak saat itu aku mengikuti nya.


Aku juga yang memberi pil penekan jiwa pada nya agar siluman lain tak bisa merasakan aura mutiara mu.


Karna saat itu tubuhnya terlalu lemah.


Aku tak bisa mengambil resiko jika siluman lain berbondong bondong memburu nya karna mutiara iblis merah mu.


Aku melindungi nya diam - diam.


Namun, saat itu aku merasakan ada yang tak biasa pada tubuh bocah ini. Dan benar saja.. Bocah ini memiliki darah seorang Airon.. ". Jelas suami Lhyz panjang lebar.


"Pantas saja aku selalu merasakan jiwa bocah ini terlalu kuat untuk kulawan. Ternyata dia keturunan seorang Airon. Benar - benar bukan gadis biasa". Gumam Lhyz kagum.


"Apa Than dan orang tuanya tau mengenai ini".. Tanya Lhyz memastikan.


"Kurasa tidak.. Karna aku menyegel aura Airon". Jawab suami Lhyz yakin.


"Lalu.. bagimana dengan jiwaku".. Tanya Lhyz.


"Aku telah menyiapkan semua untuk mu istriku.. aku akan memindahkan jiwa mu ke kolam jiwa dan setelah nya kau meningalkan tubuh ini, kita akan segera membunuh nya". Jelas suami Lhyz.


"Membunuh ku ya..".. tiba - tiba Lhyz bicara sendiri dengan sorot mata mematikan.


Suami Lhyz terkejut bukan main... Lin mengambil alih tubuhnya cepat.


"Ka.. Kau... "... Ucap suami Lhyz gagap.


Lin mengebaskan tangan nya... DAN.


"SYUUUNG... BRUUUUK...". Suami Lhyz terpental menatap tembok batu istana nya.

__ADS_1


Suami Lhyz muntah darah...


"Mau membunuhku.. Kau terlalu yakin".. Ucap Lin dingin.


"KAU MATILAH.".. Ucap Lin menatap tajam suami Lhyz.


Mata Lin memancarkan cahaya merah terang. Cahaya yang terlihat sangat kuat menembus tubuh suami Lhyz yang terpaku disudut.


"AAAAAAA......."..... Teriak suami Lhyz terdengar sangat kesakitan.


Tubuh suami Lhyz menguap dan tersisa sebuah mutiara batu berwarna hitam.


Terjadi gejolak dalam tubuh Lin. Jiiwa Lhyz meronta... Dengan cepat Lin meremas dada nya dan memaksa keluar mutiara iblis Lhyz.


"AAAAAAAAAAA....". Teriak Lin terlihat sangat kesakitan.


Mutiara itu di lempar nya mengenai dinding batu istana suami Lhyz. Jiwa Lhyz muncul dalam wujud cahaya merah yang terlihat penuh amarah.


"Wah... wah.. kau KUAT rupanya". Ucap Lin remeh.


"Tapi... sudah cukup sampai disini saja". Lin menatap tajam Lhyz.


"MATILAH"... ucap Lin yang memancarkan cahaya merah yang sama dengan sebelumnya. Cahaya mutiara iblis Lhyz redup...


"Sudah mati ya..". Lin terkekeh..


"AAAAH... Rasanya cukup lama aku tertidur". Ucap Lin sambil meregangkan otot nya yang kaku".


"Pulang lah.. aku rindu ibu". Gumam nya.


Lin berjalan santai meninggalkan istana ular hitam milik suami Lhyz.


"Airon... Akan kubalas kau lebih dan berkali lipat". Gumam jiwa Lhyz penuh dendam, yang ternyata tak mati dengan serangan Lin tadi.

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Happy reading all 🌷


__ADS_2