Pengantin Kaisar Ular

Pengantin Kaisar Ular
Episode 23


__ADS_3

Istana Ghore


"Ukh.. Benar - benar membosan kan". Gumam Lin yang merasa jenuh dengan suasana istana.


Yaaa.. Sejak jamuan Yang Mulia Ratu beberapa hari lalu, Lin di minta tinggal di istana beberapa hari oleh sang Ratu. Lin tak bisa menolak. Jadi mau tak mau Lin harus tinggal dan menempati istana tamu.


Pagi itu Pangeran Han datang ke istana tamu.


"Lin...". Panggil pangeran Han sembari memasuki ruang tengah istana tamu.


"Han..". Jawan Lin sambil menghampiri pangeran Han.


"Han.. Kau kemana saja 2 hari ini. Aku bosan". Beo Lin merajuk.


Han yang merasa Lin merindukan nya tersenyum bangga.


"Kau merindukan ku... Aku ada tugas penting beberapa hari lalu. Dan maaf tak sempat berpamitan padamu". Ujar pangeran Han menjelaskan.


"Ah.. Baiklah sebagai permintaan maaf ku, bagaimana kalo kita jalan - jalan". Pangeran merayu..


"Em.. Baiklah...". Jawab Lin sambil memutar bola mata nya.


Melihat Lin yang sangat bersemangat pangeran han pun tersenyum geli.


"Mudah sekali di rayu..". Gumam pangeran Han lirih.


Jalan - jalan yang di maksud pangeran Han adalah jalan - jalan di taman yang berada dalam istana. Lin yang merasa tertipu pun cemberut sepanjang jalan taman.


"Han... Aku tak suka disini. Aku mau pulang saja". Ucap Lin cemberut.


"Waduh... Gawat minta pulang dia".. Batin pangeran Han panik.


"Eee... Lin kenapa kau berkata seperti itu. Apakah aku berbuat sesuatu yang salah padamu". Ucap pangeran Han memelas.

__ADS_1


"Aku tak suka taman ini. Selama kau pergi aku terus bermain disini dengan para dayang istana tamu. Aku sudah bosan". Ucap Lin menjelaskan.


"Ah... Jadi seperti itu. Baiklah kau mau kemana?. Aku akan menemani mu. Asalkan bukan pulang saja". Ucap pangeran Han mengerti maksud Lin.


Dan mereka pun berjalan - jalan ke pasar kota. Lin tampak sangat bahagia kesana kemari. Dilihat nya berbagai barang yang menurut nya unik dan tak pernah di lihat nya.


"Han.. Ini bagus ya".. Ucap Lin sambil menunjukan sebuah gantungan berukiraan bentuk ular.


"Omo.. Aku sampai lupa. Bagaimana kabar suamiku ya.. Aku tak menemuinya beberapa hari ini". Gumam Lin yang ingat akan Than.


"Baiklah aku akan membeli ini satu sebagai hadiah buat Than nanti". Lin kembali mengoceh sendiri.


Saat sedang asik berbelanja, tiba - tiba datang sekelompok orang berbaju hitam yang terlihat terbang jatuh dari langit. Pangeran Han yang menyadari kedatangan para pendekar bayaran itu pun segera meraih tubuh Lin dan memeluknya.


Lin yang kaget karna gerakan mendadak pangeran Han yang memeluknya pun tak sengaja menjatuhkan gantungan berukiran ular dari tangan nya.


Orang - orang berbaju hitam itu dengan cepat menyerang pangeran Han dan Lin. Adu pedang tak terelakkan.


"PRANG... PRANG... PRANG.. PRANG..." .Suara adu gesek besi pipih nan tajam itu terdengar kuat. Lin ketakutan. Gerakan pangeran Han tak maksimal lantaran konsentrasinya terpecah antara melawan para pembunuh bayaran itu dan melindungi Lin.


"Sial".. Umpat pangeran Han dalam hati. Digenggam nya tangan Lin erat.


Salah satu pendekar bayaran itu melayang di udara sembari mengayunkan pedang nya hendak menebas tubuh pangeran Han. Disaat bersamaan salah seorang dari mereka pun melakukan hal yang sama pada Lin. Melihat kedua pandekar maju bersamaan dengan target yang berbeda. Pangeran Han pasang badan melindungi Lin.


"SRAAAAT....". Wajah Lin terkena cipratan darah dari pungung pangeran Han yang robek. Mata Lin melotot syock.


Disentuhnya punggung pangeran Han yang memeluknya.. Dilihat nya kedua telapak tangan nya yang penuh darah..  Bibir Lin bergetar.. Matanya terbelalak lebar.. Pangeran Han mulai kehilangan kesadaran nya. Tubuhnya merosost dari pelukan Lin.


"Han... Han... Kau jangan menakuti ku.. " Gumam Lin sambil memeluk tubuh Han. Lin menangis.


Pangeran Han yang hampir pingsan sekuat tenaga maraih wajah Lin.


"Ja.. Ngan mena.. ngis". Ucap pangeran Han terbata - bata sambil tersenyum. Mata pangeran Han mulai tertutup tangan nya tak lagi bertenaga. Tangis Lin makin jadi. Diraihnya tangan pangeran Han yang hampir jatuh ketanah. Han tak lagi sadarkan diri.

__ADS_1


"Haan... Han... Jangan Han.. Tidak.. Tidak.. Jangan sekarang....". Gumam Lin sambil menggoyahkan tubuh pangeran Han yang di peluk nya.


"Haaaaan......".... Teriak Lin histeris.


"Huuuaaaa.... Huuuuaaaa... Huuuaaaa... Haaan..". Lin menggila sambil memeluk erat tubuh pangeran Han yang tak lagi sadarkan diri.


Para pendekar bayaran yang melihat kondisi Lin pun ambil kesempatan. Dengan cepat beberapa dari mereka mengayunkan pedangnya bersamaan hendak menebas tubuh Lin.


Dan...


" SYIIIIUUUNG ... BRUUAK... ". Tubuh para pendekar bayaran itu terpelanting di udara cukup jauh hingga akhirnya terjatuh menghantam gerobak - gerobak para pedagang. Para pendekar bayaran itu muntah darah.


Tampak angin berputar bercampur cahaya merah menyala mengelilingi tubuh Lin... Tubuh para pendekar yang masih berdiri tegak itu terdorong mundur, tak kuat menahan tekanan energi misterius yang menyelimuti tubuh Lin.


Cahaya mulai meredup.. Tampaklah sosok wanita berambut merah bersorot mata tajam dan bengis. Iblis ular merah telah mengambil alih tubuh Lin.


"IB... IBLIS...".. Gumam salah satu pendekar bayaran yang melihat sosok Lin yang berubah mengerikan.


"HAAAA... HAAAA... HAAA.. Kalian ya, yang hendak menyakiti bocah ini".. Ujar iblis ular merah itu sambil menggelengkan kepalanya.


"Hanya sampah.. Kalian matilah"..Umpat wanita iblis itu sembari mengeluarkan cahaya merah dari telapak tangan nya.


Para pendekar bayaran yang terkena cahaya merah yang di keluarkan wanita iblis itu tewas seketika dengan tubuh hangus layak nya terpanggang. Tak satu pun lolos.. Wanita iblis berambut merah itu terkekeh.


Kesenangan nya tak bertahan lama... Tiba - tiba muncul seorang pria paruh baya berwajah pucat dan masih terlihat tampan di usianya.


Mengenakan jubah hitam dengan rambut panjang berwarna hitam pekat. Wanita iblis merah itu terkejut dengan sosok yang kini di hadapan nya itu.


"Lhyz...". Panggil pria berambut hitam pekat itu.


"Suamiku..." jawab wanita iblis berambut merah yang ternyata bernama Lhyz.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


Happy reading all 🌷


__ADS_2