Pengantin Kaisar Ular

Pengantin Kaisar Ular
Episode 26


__ADS_3

....


"ukh.. " rintih Lee sambil memegang kepala nya yang terasa berat.


" omo... Kakak sudah bangun". Ucap Lin sembari menghampiri kakak nya yang terbaring di atas batu datar.


Lee terlihat linglung.


"Lin.. Kau baik - baik saja". Tanya Lee sembari melihat kondisi adik nya.


"em.. Memangnya aku kenapa". Lin tak mengerti.


"yaaak... Lin ular - ular besar tadi.. ". Ucap Lee sedikit takut.


Tak berapa lama Than dan Thyu muncul.


Langkah yang begitu menawan.. Didukung paras rupawan.


" waaaaaaaaaah.... " gumam Lin terpesona.


" toeng"... Lin tiba - tiba tersadar.


Lee menatap Than dan Thyu dengan tatapan waspada.


"suamikuuu.... ". Lin berlari mendekati Than sambil meraih lengan kokoh Than.


Than tersenyum sambil mengusap lembut rambut Lin.


" Lin.... Mereka... "... Ucap Lee ragu sambil menunjuk Than dan Thyu.


\=\=\=\=\=


" jadi mereka benar - benar ular besar tadi". Tanya Lee meyakinkan diri.


"em.. ". Jawab singkat Lin.


" oh Tuhan... Dosa apa adikku di masa lalu hingga membuatnya menjadi istri siluman di kehidupan ini".. Lee tiba - tiba berdoa.


Than mendekati Lee...


Lee berusaha bertindak sebagai kakak yang baik.

__ADS_1


"ehem... Jadi kau kekasih adikku". Tanya Lee sok berani.


"bukan kak. Than suami Lin". Lin menyela.


Than tersenyum malu.


"aaaa.. Iya iya.. Maksudku kau su suami adikku? ". Lee meralat ucapan nya.


" memang semua terlihat tak masuk akal.. Tapi saya sungguh mencintai Lin". Than menjelaskan perasaannya sambil membungkuk hormat.


Lin mendekati Than dan kembali merengkuh lengan kokoh Than. Than tersenyum dan kembali mengusap lembut kepala Lin. Lin tersenyum manis menatap Than.


"mereka tampak saling mencintai".. Batin Lee yang melihat wajah bahagia adik nya.


"huhft... Baiklah.. Kalian memang sangat serasi. Baiklah.. Aku merestui kalian" Ucap Lee cepat.


"benarkah.. Aku mencintai mu kak... ". Beo girang Lin sambil berlari memeluk Lee.


" yaaak..... Istriku kau harus lebih mencintai ku sebelum orang lain". Than protes.


Lin memoncongkan bibirnya. Thyu hanya tertawa melihat kedua nya.


Disisi lain...


"suasana istana cukup buruk saat ini. Sebaiknya kita waspada. Kurasa terluka nya Han bukan lah kebetulan semata. Ujar pangeran Kai pada pengawal pribadi nya


"lalu bagaimana dengan nya. Apa kau sudah menemukan nya".. Pangeran Kai kembali bertanya.


Belom sempat pengawal itu menjawab.. Terdengar suara ribut - ribut dari pintu depan istana Han.


Putry Ming datang.


"aku mau masuk. Kau tak tau siapa aku. Berani sekali kau menghalangi ku". Teriak Putry Ming pada pengawal yang menghalanginya masuk.


"maafkan hamba yang Mulia.. Tapi perintah Raja tak seorangpun diizinkan menemui pangeran. Jawab sopan pengawal yang berjaga itu.


"aku tak peduli... Putry Ming nyerobot masuk.


Namun langkah nya di hadang pangeran Kai.


"maafkan Putry... Pangeran sedang beristirahat. Sebaiknya anda tak mengganggu pangeran". Ucap pangeran Kai sopan.

__ADS_1


"kau... Kau cuma tamu di sini. Apa hak mu memerintahkan. Putry Ming berteriak kasar.


Pangeran Kai menahan diri.. Tak berapa lama muncul lah pangeran jie menengahi aksi Putry Ming yang seenaknya itu.


"Putry... Sebaiknya anda kembali lagi esok. Mungkin keadaan pangeran Han sudah jauh lebih baik". Ucap Pangeran jie sabar.


"omong kosong ".. Umpat Putry Ming sambil melangkah masuk.


Tapi belom sempat jauh melangkah pangeran Kai menghalangi Putry Ming. Putry Ming naik darah. Di hantam nya dada pangeran Kai dengan tenaga dalam yang cukup kuat.


Pangeran Kai menahan pukulan telapak tangan itu cukup mudah.


Putry Ming tak terima.


Dengan langkah yang ringan.. Putri Ming melayangkan kaki nya ke arah kepala pangeran Kai.


Masih dengan mudah pangeran Kai tangkis.


Putry Ming yang merasa kalah pun segera mengeluarkan tenaga dalam yang cukup kuat.


Muncul cahaya berwarna kekuningan dari gumpalan tangan nya..


Dengan langkah ringan dan cepat.. Putry Ming menghantam dada pangeran Kai..


Pangeran Kai menangkis kepalan bercahaya itu dengan telapak tangan nya yang juga mengeluarkan cahaya kebiruan.


Pangeran Kai dan Putry Ming sama - sama terpental.


Pangeran Jie hanya menonton tanpa tau harus membela yang mana.


"ukh.. Uhuk.. Ukhuk.. .".. Keluh Putry Ming sambil menahan dada nya..


Putry Ming menatap tajam pangeran Kai penuh dendam.


Pangeran Kai menatap Balik putry Ming. Pangeran Kai tampak tak terluka sama sekali.


"ayo pergi.. ". Ucap kasar Putry Ming mengajak dayang nya meninggalkan istana pangeran Han.


" tenaga dalam yang "KUAT". Ternyata perempuan itu tak sesederhana kelihatan nya". Gumam pangeran Kai dalam hati yang merasakan kekuatan tak biasa pada putry Ming.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


Happy reading all 🌷


__ADS_2