
kali ini malam terasa dingin dan juga sunyi.perasaan tidak enak apa ini kenapa malam ini begini. tanya Carissa pada hatinya. "ah sudahlah lebih baik tidur".ucap nya sedikit lantang untuk memecah suasana yang terasa di dalam kamarnya.
kini pagi pun sudah memecah sunyi nya malam.tok tok tok " nyonya Carissa" panggil seseorang. namun Carissa sudah tahu suara siapa itu. " iya Yuna" balas Carissa sambil menikmati kenikmatan kasur di pagi hari. "ada apa Yuna?" tanya Carissa dengan penampilan khas orang bangun tidur.
" nyonya di tunggu tuan muda di paviliun dekat kolam renang" jawab Yuna ringan dengan senyum di bibirnya." iya sebentar aku perlu siap siap" jawab Carissa sambil mengucek matanya."dasar tuan muda sialan sudah membangunkan orang di jam segini" gerutunya sambil memasuki kamar mandinya. setelah berjalan sekitar 30 menit, " tuan muda maafkan saya, karena saya lama" ucap Carissa sambil mempersiapkan mental nya jika ia harus kena omel.
__ADS_1
"cepat masuk ke mobil" ucapnya sambil meninggalkan carissa.kali ini ia benar benar merasa nyalinya menciut karena ia sudah berani membuat tuan muda menunggu.
saat di dalam mobil kali ini Astha merasakan ada yang aneh lagi dengan dirinya kenapa ia ingin menatap wajah Carissa rasanya.tapi sungguh sayang wajah Carissa hanya menunduk ke bawah. " Carissa" panggil Astha." ya tuan muda" jawab Carissa segera.
hanya dengusan nafas kasar yang keluar dari Carissa sambil menurunkan kakinya dari dalam mobil. kali ini perasaannya campur aduk namun untuk saat ini takut lah yang mendominasi nya."nyonya silahkan ikuti saya" tutur lembut Alan sambil menuntun mengacungkan tangannya menunjuk arah yang dituju."tuan muda tidak ikut kah?" tanya Carissa sambil berjalan menuju sebuah gazebo pinggir pantai yang sudah terhias dengan apiknya."nyonya anda diminta menunggu disini" jawab Alan.hanya berbalas anggukan Carissa.
__ADS_1
Carissa pun melajukan kakinya menuju salah satu kursi di dalam gazebo itu.ia berharap akan menikmati ini hingga senja nanti.sementara itu Astha masih di dalam mobil."pak jalan" ucap Astha yang membuat Alan kaget."tapi tuan muda nyonya kan sudah" belum selesai Alan berbicara." kau mau berhenti dari pekerjaan mu sekarang hah?" potong Asta dengan nada ringan.saat mobil sudah melaju perlahan "maafkan saya tuan" tutur Alan khawatir.dasar gadis cerewet. kali ini kau akan tau rasa. batin Astha sambil tersenyum kecut.
sesampainya di hotel. "Yuna" teriak Astha."ya tuan" dengan sigap Yuna berlari menuju Asta." bereskan barang barang ku sekarang aku mau pulang." titah Astha."baik tuan, segera" balas Yuna sambil pergi mengambil koper Astha." Alan urus penerbangan ku sekarang" ucap Astha yang masih bernada tinggi."ya tuan" sesegera Alan mengutak-atik ponselnya." Yuna kau mau kemana?" tanya Astha."menyiapkan barang nyonya tuan.".
" biarkan barang barangnya tetap disana dan jangan sentuh apapun miliknya. dan siapkan aku makanan aku lapar" sambung Astha yang kali ini membuat semua orang yang berada disana bertanya tanya.
__ADS_1