
Carissa melajukan kendaraannya dengan kecepatan cukup tinggi.lalu ia menyadari bahwa ia telah melupakan sesuatu "astaga ponsel ayah". secepat kilat ia memutar kendaraannya menuju ke rumahnya kembali setelah itu ia segera mengambil apa yang ia lupakan.ia setengah berlari saat menuruni tangga. "kak kok balik lagi?" tanya Carita.
__ADS_1
pertanyaan itu pun tak dihiraukan oleh Carissa ia hanya mengejar waktu agar ibu tidak memarahinya nanti.sebelum ia melajukan kendaraannya ia melihat jam tangannya sebentar "apa jam 08.59" lalu ia langsung memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi sambil ia berfikir ia harus menggambil jalan pintas arah mana.saat ia menyadari sesuatu Carissa langsung menghentikan kendaraannya di tepi jalan.dering telfon pun berbunyi ibu yang sadar akan hal itu langsung mengangkatnya."hallo Carissa kamu dimana? kenapa lama?" pertanyaan beruntun ibu yang belum sempat terjawab tapi sudah terpotong oleh pertanyaan Carissa." hallo ibu aku harus mengantar ponsel ayah kemana?"pertanyaan Carissa yang secara tidak langsung menyulut emosi ibu."astaga anak ini apa ibu belum bilang hah! antar lah ke gedung Helaska !" ucap ibu dengan nada tinggi.
__ADS_1
kemudian Carissa pun langsung menutup telfonnya tanpa mengucapkan jawaban yang di nanti oleh ibu.ibu mendengus kasar sambil mengatur nafasnya agar bisa menahan emosinya.tepat pukul 09.27 Carissa sudah berada di depan gedung besar bertuliskan Helaska dengan sangat elegan. saat ia tepat berdiri di depan pintu masuk gedung ia di hadang oleh dua penjaga."permisi nona bisakah anda menunjukkan kartu undangan?" tanya salah satu penjaga."maaf pak permisi saya ingin mengantarkan ini untuk tuan Candra larandra" jawab Carissa sambil menyodorkan ponsel ayahnya."baik nona silahkan tunggu sebentar di sini"balas penjaga itu dengan sopan. dan hanya dibalas anggukan dan senyum oleh Carissa. dari arah samping muncul salah satu penjaga dan mengatakan dengan sopan " permisi nyonya Candra ada seorang gadis mengantar sebu...". " dimana anak itu?" potong nyonya Candra sambil melenggang pergi bergegas menuju pintu masuk.
__ADS_1
" ibu mau apa kita kesini?" tanya Carissa kebingungan.tatapan tajam ibu sudah membungkam mulut Carissa yang ingin bertanya kembali."berikan" satu kata dari ibu yang langsung ditanggapi oleh Carissa, ia langsung memberikan ponsel ayahnya.
__ADS_1
Carissa tampak bingung mengapa ibunya malah yang memakai ponsel ayahnya, dan kenapa wajahnya sangat getir.apa ini karena dirinya, apa ini karena ia terlambat pikir batinnya.eh tunggu sebentar ini pernikahan siapa kenapa ibu bersikap seperti ini."Bu ini pernikahan siapa?" tanya Carissa dengan nada pelan."Bos ayahmu" jawab ibu singkat sambil masih mencoba menelfon seseorang yang sedari tadi membuat wajah ibu getir."ada apa ini kenapa ibu seperti ini jika ini pernikahan bos ayah. ah apa ibu berselingkuh dengan.. ah tidak, tidak mungkin. jika saja mungkin pasti aku dan Carita sudah menjadi anak broken home sedari dulu" semua itu terlintas di dalam pikiran Carissa. "PRANG" suara seperti benda pecah terdengar dari dalam ruangan.
__ADS_1