
setelah bu suri pergi. kini masuk 5 orang wanita masih menggenakan seragam yang sama dengan orang orang yang menyambut Astha tadi.
"kalian siapa?" tanya Carissa terkejut.
"kami asisten yang khusus untuk nyonya" jawab salah satu dari ke lima orang tersebut.
"untuk apa?"
"melaksanakan tugas dan kewajiban nyonya, sebagai nyonya rumah ini dan istri tuan muda kami"
"tunggu, bagaimana kau bisa menyimpulkan seperti itu"
namun kelima orang itu hanya tersenyum saja dan segera mempersiapkan Carissa untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya.
kali ini mata Carissa terbelalak hingga tidak mengedipkan matanya.
"apa ini?" tanyanya sambil menatap sekeliling tanpa berkedip.
" ini salah satu fasilitas yang ada di rumah ini, tempat spa dan salon pribadi ini dikhususkan untuk nyonya."
"tapi semewah ini, dan juga desain interiornya sungguh menakjubkan "
"baguslah jika nyonya suka pasti tuan juga bahagia."
tidak terasa tiga jam sudah berlalu. Carissa sampai terlelap saat menikmati fasilitas itu.
"nyonya anda sudah siap dan silahkan pilih baju mana yang akan anda kenakan?" tanya salah satu pelayan itu sembari membawakan koleksi lingerie.
__ADS_1
"apa" ucap Carissa kaget.
"tidak aku tidak mau pakai ini"
"nyonya tapi ini sudah ketentuan nyonya sebagai nyonya rumah ini"
"hah!" ucap Carissa sambil menatap pelayan itu.
"nyonya setidaknya biarkan kami tetap bekerja disini, jika nyonya tidak melaksanakan dengan ketentuan kami yang akan kena imbasnya." ucap salah satu dari mereka memelas.
"oke.tapi untuk berjalan dari kamar ini ke kamar Astha tutupi aku dengan sesuatu, aku malu bila terlihat orang selain suamiku bila mengenakan pakaian seperti ini "
"baik nyonya"
setelah itu Carissa mulai memilih lingerie mana yang paling tertutup.
"baik nyonya"
malam ini akankah hidupku berubah. atau hanya sebatas kata kata yang keluar dari mulut tanpa makna.pikir Carissa sambil mengatur nafasnya sendiri.
"nyonya anda mau memakai parfum yang mana" tanya salah satu pelayan sambil menyodorkan satu nampan penuh sampel parfum.
tentu saja hal ini membuat perhatian Carissa teralihkan, kemudian ia melupakan lamunannya tadi dan fokus memilih parfum yang akan ia kenakan.
"yang ini saja" ucapnya sambil memberikan salah satu sampel parfum pada salah seorang pelayan.
"nyonya tau saja selera tuan" goda salah satu dari pelayanan lainnya.
__ADS_1
"hah" dengan tatapan bingung Carissa melihat dirinya sendiri di cermin ia berfikir apa ini kebetulan atau ini adalah rencana Astha si manusia jahat itu.
sekarang Carissa sudah siap. ia cantik dan menawan di dalam balutan lingerie itu.dan juga parfum yang ia kenakan juga serasi dengan dandanannya.
"nyonya setelah ini tunggu lah tuan di kamar utama. tuan sedang berada di ruang kerja, dan setelah selesai tuan akan langsung menemui nyonya." kata bu suri yang tiba tiba datang dari belakang Carissa.
setibanya di kamar utama Carissa langsung di hadapkan dengan pemandangan yang begitu wah.
tempat tidur besar dengan king size yang menghadap ke jendela besar dan tatan tempat tidur berkelambu dan bertirai. seperti tempat tidur kerajaan seperti itulah gambaran singkat. dan di samping tempat tidur ada ruang untuk sofa yang Carissa tau itu fungsinya untuk saat saat seperti ini.
"astaga itu sofa kok seperti yang ada di film dewasa ya" batin Carissa heran dan sedikit takut.
Carissa pun memilih duduk di tempat tidur dan ia mulai memikirkan bagaimana caranya agar ia tidak tersentuh oleh Astha haruskah ia tidur terlebih dahulu atau ia harus terjaga semalam untuk menjaga dirinya sendiri. bingung itulah yang ada di pikiran Carissa sekarang.
saat sedang termenung memikirkan cara cara agar dirinya tak tersentuh Astha tiba tiba ada sosok lelaki bertubuh kekar dan tinggi berdiri didepan Carissa.
"Astaga Astha" pekik Carissa terkejut.
"kenapa kau sudah siap.wanggi mu sangat aku sukai" ucap Astha menggoda sambil mengendurkan dasinya.
tubuh Carissa sontak terperanjat dan terpaku saat Astha mulai menyodorkan wajahnya depan wajah Carissa. kemudian tangan Astha mendorong tubuh Carissa cukup keras sehingga Carissa jatuh ke tempat tidur mewah tersebut.
"dengarkan aku tugasmu mulai saat ini hanya melayani ku dan menuruti semua perintah ku tanpa adanya penolakan sedikitpun." ucap Astha berbisik.
"bagaimana bila aku tidak setuju" ucap Carissa sedikit berteriak.
"maka kau harus dihukum atau kau akan ku buang" diakhiri senyum sinis Astha.
__ADS_1