Pengantin Pengganti Tuan Muda

Pengantin Pengganti Tuan Muda
Bab 24: sandiwara part 1


__ADS_3

"tapi bibi tidak perlu begitu cemas, karena sekarang aku sudah baik baik saja." ucap Carissa menenangkan.


namun bibi hanya tersenyum dan menatap lekat Carissa sembari mengangguk sesekali.


"Carissa" panggil Astha tiba tiba.


hanya mengerutkan alisnya Carissa pun tidak menoleh maupun membalas isyarat Astha.


"bibi aku rasa sebaiknya sekarang bibi istirahat saja, setelah makan selesai agar bibi juga tidak jatuh sakit." ucap Astha khawatir.


"baiklah tapi bibi mau kalian berdua juga jaga kesehatan ya, dan setelah ini bibi akan pergi untuk tidur" tawar bibi sambil memandang wajah Carissa.


"Carissa sayang, kau juga harus istirahat setelah ini ya. lihat wajahmu yang masih sedikit pucat, hmm" ucap bibi masih dengan khawatir.


"baik bibi yang cantik" ucap Carissa sambil mengerakkan tangannya seraya hormat.


bibi dan Carissa tertawa bersama. Astha yang hanya diam membisu, namun kini hati Astha sedikit lega melihat bibinya bisa tertawa.


setelah sarapan berakhir semua kembali ke kamar masing-masing.


di dalam kamar


"Carissa mulai sekarang bersandiwara lah agar bibi tidak cemas kepadamu lagi. aku khawatir bila bibi terus terusan cemas kesehatan bibi bisa saja menurun. dan aku tidak mau itu terjadi." Ucap Astha yang menjelaskan.

__ADS_1


"kenapa aku harus bersandiwara, dan kenapa aku harus menuruti setiap kemauan mu ha?" tanya Carissa memotong.


seketika Astha terdiam dan terlihat berfikir.


"karena kau sekarang sudah menyandang gelar sebagai istriku, sekaligus nyonya Abrastha. dan terlebih lagi aku tidak mau terlihat orang orang bahwa istriku penyakitan" ucap Astha yang menggetarkan Carissa.


"oh jadi kau tidak suka yang penyakitan ya. ya kalau begitu cari saja yang lain atau menikahlah kembali dengan siapa namanya wanita impianmu itu, yaa Tamara" balas Carissa tidak mau kalah.


"Carissa jaga mulutmu Mulai sekarang dan turuti aku. aku mohon ini untuk bibi" ucap Astha datar.


"apa katamu. seorang tuan Astha memohon kepada perempuan pengganti. waw aku sangat terkejut untuk kali ini." ucap Carissa sembari tepuk tangan.


"baiklah akan ku lakukan tapi hanya demi keselamatan bibi" setuju Carissa.


sambil tersenyum Astha"baiklah ".


di kamar bibi


"sayang kemarailah" ucap bibi perlahan sambil melambaikan tangan ke Carissa.


perlahan Carissa melangkah dan duduk di samping bibi.


"ada apa bibi memanggil ku?" tanya Carissa cemas.

__ADS_1


" begini sayang aku tau ini terlalu mendadak untuk mu. dengarkan bibi ya nak, bibi tau semua ini dan yang terjadi sekarang memang tiba tiba dan mungkin membuatmu merasa terjebak di dalam keluarga yang asing ini,"ucap bibi menjelaskan.


"bibi tapi aku.." sela Carissa.


"dengarkan bibi dulu nak, Yaa. begini Carissa bila untuk kedepannya Astha masih memperlakukan mu dengan buruk dan tidak ada cinta dari masing masing kalian berdua. bibi mengijinkan kamu untuk bercerai dari Astha, dan sebagai sesama perempuan bibi juga bisa merasakan rasanya di jadikan pengantin pengganti oleh orang asing, di paksa atas hal hal yang tidak mengguntung kan. Carissa sayang.." jelas bibi namun berhenti di tengah jalan.


Carissa yang hanya terdiam dan mencoba meresapi kata kata bibi yang keluar dari mulutnya.


"Carissa sayang bibi minta maaf atas apa yang terjadi dengan mu selama ini. dan bila sejak ini kau memutuskan bercerai dari Astha setidaknya ada 1 yang bibi minta darimu " jelas bibi lagi.


"apa itu bibi" jawab Carissa.


"bersama lah dengan Astha setidaknya 5 tahun dari sekarang. maaf bila bibi melunjak, bibi minta hal ini karena bibi tidak mau kau terkena kasus baik itu Astha sekalipun. dan saat bercerai nanti pastikan hubungan mu dan Astha tetap baik ya" ucap bibi sembari beranjak dari tempat duduknya dan mulai menggapai sesuatu.


Carissa hanya terdiam


"apa ini bibi?" tanya Carissa kepada bibi yang tiba tiba mengulurkan sebuah kotak kecil.


"buka lah ini untukmu" ucap bibi tersenyum.


"sebuah kalung yang sangat indah bibi"


"pakailah, ayoo" ucap bibi sumringah

__ADS_1


"tapi bibi apakah ini " ucap Carissa ragu


"sudah jangan ragu Carissa sayang ini bagus untukmu" tegas bibi.


__ADS_2