
sementara lain tuan besar sedang berbicara kepada ayah dan ibu Carissa yang terus menolak pernikahan. di lain ruangan sang tuan muda pun ikut menyusul Carissa di ruangan rias pengantin wanita." lepaskan aku" ucap Carissa sambil menepis tangan Yuna. " hei kau dengar tidak lepaskan tanganmu dari bahuku" bentak Carissa namun Yuna tetap diam tidak bergeming.
"Yuna lepaskan dia" muncul suara dari balik pintu."baik tuan muda" jawab Yuna dengan sigap langsung melepaskan tangannya dari bahu Carissa. sontak Carissa langsung berdiri dari tempat duduk dan berlari menuju pintu tapi sayangnya tubuhnya tertahan pada suatu benda. benar saja tangan panjang Astha membentang di depan perut Carissa. " hei kau mau kemana?"tanyanya dengan nada datar. lalu tidak selang lama kedua tangan Astha sudah mendekap tubuh Carissa " lepaskan aku " berontak Carissa dengan cepat.
__ADS_1
" dengarkan aku dulu cantik, atau aku bisa melakukan lebih jauh dari ini." ucap Astha sambil berbisik di telinga Carissa. hal itu tentu saja membuat nyali Carissa menciut dan ia langsung menjadi diam." baik katakan dengan cepat aku sibuk" jawab Carissa sambil menahan rasa cemasnya. "ck, ck, ck, ternyata calon pengantinku sudah tidak sabar ya" jawab Astha sambil beranjak duduk di sofa.
Carissa yang hanya bisa menatap tajam Astha menahan makiannya agar tidak keluar dari mulutnya itu. ia takut karena mulutnya itu si tuan muda menyebalkan ini bisa melakukan lebih jauh dari yang ia lakukan tadi. Carissa yang melamun kan kira kira sejauh apa si tuan muda ini bertindak ya mungkinkah bisa sampai membunuh atau merenggut sesuatu yang berharga. sampai ia tidak sadar bahwa ia sudah sedari tadi tidak menjawab pertanyaan yang keluar dari mulut Astha.
__ADS_1
"oh.." jawab Carissa singkat sambil melirik ke pintu, ia berharap akan ada kesempatan kabur dari semua ini. " apa kau Setuju?" tanya dingin Astha kepada Carissa. " tidak" Jawab Carissa dengan nada ringan sambil tersenyum kepada Astha.
Astha hanya membalas dengan senyum kecut dan kemudian menjentikkan jarinya dia kali lalu semua orang yang ada di ruangan itu langsung melaksanakan tugasnya masing-masing. " hei lepaskan aku, apa apaan ini. hei ini pemaksaan.lepas" berontak Carissa yang sudah mulai dirias secara paksa.
__ADS_1
setelah cukup lama Carissa pun hanya pasrah tenaganya sudah menipis jadi ia harus menghemat demi ia melarikan diri nanti. " tuan muda pengantin anda sudah siap" ucap Yuna dengan sopan. perlahan lahan tirai mulai terbuka dan terlihat seorang gadis cantik nan manis yang mengenakan gaun pengantin dengan anggunnya. Astha pun cukup terkejut dengan perubahannya dari seorang gadis yang sangat berpenampilan monoton menjadi gadis yang sangat manis dan cantik jelita.