Pengantin Pengganti Tuan Muda

Pengantin Pengganti Tuan Muda
Bab 19: Pulang


__ADS_3

"tidurlah" sabung Astha sebelum membalikkan badannya dan tertidur pulas.


Carissa yang berusaha mencerna ucapan Astha masih termenung.


DRAG' dengan tiba tiba pintu terbuka."sayang bibi masuk ya" ucap seseorang yang baru saja membuka pintu. mengagetkan Astha dan Carissa. baru saja Astha memejamkan matanya ada saya yang mengganggunya.


"bibi" ucap Carissa terkejut. Astha menoleh kepada Carissa dan sesegera memeluknya. "upss.. maaf ya sayang ku bibi mengganggu kalian" ucap bibi yang melihat keduanya di atas ranjang. "tapi bibi butuh tisu" sambung bibi dan tangannya langsung menyambar kotak tisu di atas meja. "baiklah lanjutkan ya.. dan segera beri bibi cucu" ucap bibi sambil tersenyum.


setelah bibi keluar dari kamar. Astha segera meraih ponselnya. "Alan dimana kau kenapa bibi bisa memasuki kamarku tiba tiba". "maaf tuan muda tadi nyonya mengambil kunci cadangan tanpa sepengetahuan saya "


telunjuk Carissa bergerak menekan nekan lengan Astha. "diam lah" bentak Astha. Carissa melakukannya kembali. "apa" diiringi tatapan ta suka. "emm bisakah aku tidur di kamarku sendiri" ucap nya pelan."kenapa kau tidak suka bersamaku atau kau ingin kejadian tiba tiba seperti tadi terjadi lagi dan membuat bibi marah" cecar Astha.


"kenapa kau malah marah kepadaku. aku salah apa" amarah Carissa yang tak tertahankan. "hei kau berani" balas Astha semakin membuat Carissa tersulut emosi.

__ADS_1


"terserah. aku mau pulang sekarang." ucap Carissa bangkit dan meninggalkan tempat tidur. "hei kau kembali" teriak Astha yang tidak dihiraukan Carissa.


BRUK. badan Carissa terhempas ke dinding. "ku bilang berhenti" ucap Astha di depan Carissa persis. mata Astha bergerak naik turun melihat tubuh Carissa utuh. " ck,ck,ck kau ingin keluar seperti ini".


Carissa yang menyadari bahwa pakaiannya transparan dan sangat pendek ia langsung menutupi nya dengan kedua tangan nya. "lalu aku harus bagaimana" ucapnya frustasi."baiklah kita akan pulang, tapi tunggu Yuna kemari ia akan membawakan pakaianmu" timpalnya ringan.


Carissa pun akhirnya lebih memilih duduk di sofa sembari menunggu Yuna. tanpa terasa Carissa sudah tertidur. baru saja Astha mandi dan badannya hanya terbungkus lilitan handuk di pinggangnya.


benar saja tubuh Carissa sudah menggigil dan Carissa menangis. "Carissa. Carissa. Risa" panggil Astha berusaha menyadarkan Carissa dari mimpinya. "tolong aku tidak bisa bernafas"gumam Carissa terdengar tidak jelas.


kali ini Astha semakin panik karna Carissa memegangi lehernya dan seperti orang tercekik."astaga apa yang terjadi padamu" sambil berlari mengambil air lalu menyiratkan kepada Carissa.


"suara nafas tersengal' "dadaku sesak rasanya" ucap Carissa setengah sadar. kemudian tangan Astha berusaha mengelus pundak Carissa perlahan untuk menenangkannya. "hei kau tidak apa apa" tanya Astha khawatir.

__ADS_1


"nyonya" sapa Yuna lembut."nyonya ini pakaian mu".setelah menyerahkan satu tas berisi pakaian Carissa Yuna segera membawa semua koper Carissa ke dalam mobil.


"ganti pakaianmu aku tunggu disini" ucap Astha sambil mengantarkan Carissa masuk kedalam kamar mandi.setelah mereka bersiap untuk pulang.


"bagaimana dengan bibi" tanya Carissa. "tenanglah. apa dada mu masih sesak" tanya Astha balik. Carissa hanya menggeleng dan hanya tatapan Astha yang masih tersisa menatap Carissa khawatir.


kini mereka ber empat didalam mobil. "hei bagaimana keadaanmu, apa perlu ke dokter" tanya Astha. Carissa menggeleng. "aku tidak Sudi jika kau harus mati di dalam rumahku atau mobil ini" sambung Astha."tenanglah aku tidak akan mati semudah itu" bantah Carissa sambil memegangi dadanya.


"kenapa sakit lagi?" tanya Astha panik."Alan kita". "tidak perlu". sela Carissa."kau ini" bentak Astha yang sudah mulai geram.


helaan nafas kasar. " baiklah kemari".ucap Astha. "siapa? aku?" balas Carissa. "siapa lagi memangnya. hanya kau disini yang bodoh" sambil menarik tangan Carissa.


tak terduga tapi nyata. Astha memeluk Carissa dengan penuh kehangatan. "apa begini baikan hah?" ucap nya pelan.

__ADS_1


__ADS_2