Pengantin Pengganti Tuan Muda

Pengantin Pengganti Tuan Muda
Bab 5: Harus pergi


__ADS_3

setelah itu Carissa hanya bisa meneteskan air matanya sambil melihat punggung ibu yang perlahan lahan pergi meninggalkannya.


acara pernikahan pun telah usai kini Carissa yang hanya termenung Duduk di dalam mobil yang melaju pelan menuju rumahnya.saat Carissa sudah sampai di rumah ayah sudah ada di ruang tamu menunggu kedatangannya putri kesayangannya itu.

__ADS_1


" Rissa ikut ayah dan mbak nur panggil Carita ke bawah sekarang" ucap sekaligus titah yang dikeluarkan ayah.setelah itu semua anggota keluarga sudah kumpul lengkap di ruangan keluar. ayah yang mengeluarkan Wajah bimbang nya kemudian ibu menepuk tepuk pelan punggung tangan ayah. lalu tak lama dari itu ayahnya pun memulai pembicaraan.


" pertama tama ayah minta maaf Rissa karena ayah kamu harus mengalami ini semua" ucap ayah " ayah kenapa ayah minta maaf, memangnya apa yang terjadi. lagipula tubuh kakak tidak ada luka sama sekali. kak apa kakak habis kecelakaan ya?" tanya sekaligus potong Carita. ibu yang terkejut karena mulut Carita langsung memukul lengan Carita."aduh ibu sakit" pekik Carita. "Bu jelaskan padanya" titah ayah kepada ibu untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi pada Carita." Ah ya sudahlah ayah lagipula besok aku sudah akan tidur di rumah lain jadi aku ingin tidur lebih cepat untuk melepaskan rindu yang akan terjadi pada rumah ini." ucap Carissa sembari tersenyum dan melenggang pergi menuju kamarnya.di ruang bawah ibu dan ayah sedang memberi tahu Carita tentang apa yang terjadi.

__ADS_1


ia memikirkan semua itu dan tanpa sadar Carissa sudah terlelap di atas kasur kesayangannya itu.kini hari pun telah berganti dan malam sudah menjadi pagi. namu pagi hari ini mendung bahkan turun rintik-rintik hujan.sama hal nya dengan Carissa saat ini ia harus meninggalkan keluarganya dengan awal seperti ini mungkinkah ia akan bahagia.


"kakak" panggil Carita."apa?" jawab Carissa singkat. setelah itu bruk Carita langsung menubruk tubuh Carissa dan memeluk erat." kak, Kakak mau pergi jangan pergi ya nanti aku sendirian" ucap Carita sambil menahan air matanya. " kak kau menikah kan hanya menjadi pengganti sementara kan. sekarang kakak jangan pergi ya kak" sambung Carita. Carissa yang hanya bisa terdiam dan tersenyum sambil mengelus elus kepala Carita. "ayo sarapan aku sudah lapar" ucap Carissa sambil menuju meja makan. "ayo tapi kakak akan disini kan. jangan pergi ya kak" rengekan Carita di depan meja makan.

__ADS_1


Carissa hanya bisa membalas dengan senyuman. saat sarapan telah selesai ayah hanya duduk termenung di ruang tamu. Carissa mendatangi ayahnya dan memeluk erat-erat kemudian ibu mengelus pelan kepala Carissa "nak ibu hanya mengharapkan yang terbaik untukmu" sambil menahan air matanya turun di pipi. bila diingat ingat inilah hari terakhir di rumah orang tuanya sebelum ia berangkat ke rumah suaminya." Rissa bila ada apa apa kamu langsung hubungi ayah yah" ucap ayah yang sangat tidak rela Putri kesayangannya akan pergi. Carissa yang hanya bisa tersenyum dan mengangguk saja agar air matanya tidak menetes. tapi terlambat sudah saat suara mobil terdengar air bening itu sudah mengalir deras di pipi Carissa, ibu bahkan Carita.


__ADS_2