Pengawal Tampan Idolaku

Pengawal Tampan Idolaku
Pertemuan pertama


__ADS_3

Author


Mohon dukungannya ya 👍 terimaksih


Suara dering Handphone milik Manda terus berbunyi, dengan sigap iya mengangkat telpon dari seseorang.


"Assalamu'alaikum."


"Waalaikumsalam, " Jawab Manda.


"2 hari lagi kaka pulang ke rumah, tolong bersihin kamar kaka, " pinta seseorang disebrang sana.


" Baik kak," Manda menjawab singkat karena orang yang menelponnya terdengar buru buru.


Kemudian setelah mendengar jawaban Manda telpon langsung terputus.


tuttt tuttt


***


Flasback On


Karena diusir istri Pamannya Amanda terpaksa pergi meninggalkan rumah yang ditinggalkan mendiang kedua orang tuanya karena alasan untuk membayar hutang Ayahnya.


"Silahkan angkat kaki mu dari sini, Paman mu yang pengangguran tidak bisa menampung mu lebih lama disini, " Bentak bibinya.


Amanda hanya menunduk sambil memunguti pakaian yang berhamburan didepan rumahnya karena ulah bibinya itu.


"Ya Tuhan kenapa jadi begini, aku harus tetap bertahan demi Ayah dan Ibu, " gumam Amanda dalam hati.


Pamannya berjalan menghampiri Amanda sambil berlinang air mata.


"Manda, maafkan Paman nak, Paman tidak bisa berbuat apa-apa, " Kemudian Pamannya berlalu pergi tak sanggup melihat Amanda lagi.


Setelah berpamitan Amanda melangkah pergi meninggalkan rumah kenangannya itu, Amanda terlihat sangat bingung ditengah jalan, tak disangka Pamannya mengikuti dari belakang. Namun dari kejauhan tampak beberapa preman melangkah menghampiri Amanda.


"Heii, kamu kecil-kecil cantik juga ya, boleh dong kalo kita main-main sama kamu hahahaha, " goda beberapa preman itu sambil mengeluarkan suara tawa yang menakutkan.


"Maaf om, saya harus pergi, " Manda melangkah cepat sambil gemetaran.


Preman yang menganggu Amanda tidak mau kehilangan kesempatan, dengan langkah cepat mereka mengejar Amanda sampai berhasil meringkus gadis tak berdaya itu masuk kedalam gudang yang tak terpakai lagi.


Paman Amanda yang melihat kejadian itu kebingungan dan langsung mencari pertolongan.

__ADS_1


Seketika seorang pemuda lewat mengendarai sepeda motor, tanpa pikir panjang pamannya langsung berteriak kearah pemuda tersebut.


"Tolong, tolong, tolong nak, tolong ponakan saya nak, dia diganggu preman disebelah sana, saya mohon nak," dengan mata sayu dan berkaca kaca paman Manda memohon pada pemuda tersebut.


"Baik Pak antarkan saya kesana. "


Lama celingak celinguk tampak preman preman tadi telah membawa Amanda menuju tempat yang sepi, terdengar suara tangisan dan teriakan minta tolong dari gedung tua.


Paman dan Pemuda tadi langsung berlari menuju arah suara, beruntung sampai disana mereka masih bisa menyelamatkan Amanda, dengan lihai pemuda itu berhasil melumpuhkan semua preman yang ada disana hingga tak berkutik, pukulan dan tendangan terus menghantam mereka sampai mereka berlari pergi meninggalkan mangsanya.


"Kamu gak apa-apa kan, "tanya pemuda tersebut pada Amanda.


Manda hanya menggeleng sambil menangis sesenggukan.


Amanda terlihat syok tak berdaya, pemuda yang menolongnya mengangkat tubuh kecilnya keluar dari dalam gedung tersebut.


" Gimana nih paman, saya harus antar kalian pulang kemana, kasian ponakan paman ketakutan," tanya pemuda tersebut.


Namun paman Manda hanya diam kemudian pemuda tersebut kembali mengatakan sesuatu.


"Nama saya Rayhan Paman, saya akan mengantar kalian pulang!"


"Maaf nak, ponakan saya diusir istri saya, dan saya tidak bisa membawanya kembali, karena saya tidak mampu mengurus nya, " Jawab paman Manda sambil menangis.


"Bagaimana jika terjadi sesuatu tadi, paman pasti akan sangat menyesal," tambah Rayhan.


Manda hanya terdiam meratapi nasibnya.


"Maaf nak, maafkan paman, Paman yang pengangguran ini tidak bisa berbuat apa-apa lagi, " lalu meninggalkan Manda dan pemuda tadi pergi.


"Aku heran kenapa keluargamu sangat tidak manusiawi, " Ucap Rayhan tambah kesal.


"Maaf kak, saya harus pergi sekarang, " Ucap Amanda sambil melangkah tampak manahan rasa sakit.


"Kamu mau kemana?, kalau tidak punya tujuan ikut aku saja, " pinta Rayhan.


"Maaf kak tapi Manda gak mau ngrepotin" Tolak Manda


"Kamu mau kejadian tadi terulang? "


Manda hanya mengeleng dan berfikir dalam mempertimbangkan ajakan pemuda di depannya.


"Sudah lah tidak perlu menolak kita pulang sekarang, " Rayhan langsung membawa Manda pulang kerumahnya.

__ADS_1


Flashback off


****


Amanda membersihkan rumah dengan telaten selama tinggal dirumah Rayhan, Manda selalu rajin membersihkan seluruh ruangan, karena rumah yang ia tempati memang tidak besar namun cukup nyaman untuk ditinggali, apa lagi pemiliknya hampir tak pernah pulang kerumahnya hampir 3 tahun karena harus Dinas diluar Kota, sedang Manda hanya berbicara via telepon jika ada keperluan dengan Rayhan.


"Apa kali ini kak Rayhan akan tinggal lebih lama ya dirumah, " hmm gumam Manda dalam hati sambil menghempaskan tubuhnya di kasur milik Rayhan.


"Hanya bisa melihat kak Rayhan dari TV itu pun jika ada acara kenegaraan saja, " berbicara sambil melihat photo Rayhan yang terpampang di kamar Rayhan.


Rayhan yang tugasnya mengawal orang orang besar selalu bersikap tertutup bahkan jika pulang kerumah hanya untuk mengambil berkas penting yang harus dibawa Dinas.


Bahkan Rayhan tak pernah memperhatikan Manda yang semakin hari semakin berubah menjadi sosok yang dewasa.


Hari ini Manda dengan langkah cepat melewati jalan trotoar menuju kampus nya, seperti biasa Manda lertihat sangat cantik dengan balutan kemeja dan celana kainnya yang modis, selama enam bulan terakhir sebelum masuk Universitas A, Manda bekerja di sebuah kantor produk kecantikan.


Namun sebelumya ia selalu meminta izin dari Rayhan, setiap kegiatan yang memerlukan bimbingan selalu ia rundingkan terlebih dahulu dengan Rayhan selaku walinya sekarang.


Setelah mendapat izin baru manda bisa melanjutkan keinginan nya itu, penampilan Manda sangat modis namun tetap sopan, tubuhnya terlihat lebih berisi dari sebelumnya mungkin karena ia bertambah dewasa.


Sedangkan wajahnya terlihat cantik natural dengan olesan make up tipis jika keluar rumah dan balutan lipstik merah muda yang menambah kesan cantiknya dengan sempurna. Namun ketika dirumah Manda selalu tampil tanpa make up namun kecantikannya tetap terpancar alami.


"Manda, tunggu beb, " Teriak Mia teman sekelasnya Manda.


Mia teman yang paling dekat dengan Manda karena Manda memang jarang bergaul, mereka kenal sejak duduk di bangku SMA. Mia dan Manda selalu jalan bersama namun Manda tak pernah cerita tentang kehidupan pribadinya yang hanya menumpang tinggal bersama Rayhan.


Tentu saja Manda punya alasan tersendiri kenapa sampai merahasiakan kehidupannya dengan sahabatnya itu.


Manda menghentikan langkahnya dan tersenyum kearah Mia.


"Mia, gk usah lari, gue bakal tungguin loe disini kok, " Ucap Manda pada temannya.


"Huhhh, Man loe harus tau kabar terbaru dari idola kita, " dengan nafas ngos ngosan.


"Apaan mi? " Manda penasaran.


"Kayaknya Idola kita bakal dijodohin sama anak atasannya," Mia berbicara bla bla panjang lebar tanpa melihat ekspresi raut wajah Manda.


Manda hanya diam mematung mendengar penuturan Mia, entah kenapa perasaan nya sedih dan terasa berat, matanya mulai berkaca namun segera ia tepis agar Mia tidak tahu.


"Man, loe tau kan kalo dalam militer segalanya harus siap siap dan siap, apapun yang dikatakan atasannya merupakan perintah. "


Entah dari mana asal kabar yang beredar namun pengawal tampan yang digilai teman-teman kampusnya itu tidak mungkin mengumumkan berita secara terang-terangan.

__ADS_1


********* jangan lupa like ya 👍, vote, tambah favorit, dan jangan lupa tinggalkan komentar terimaksih.


__ADS_2