Pengawal Tampan Idolaku

Pengawal Tampan Idolaku
episode 15


__ADS_3

Satu bulan setelah kepergian Rayhan


*****


"Man, loe gak kesepian selama kak Ray pergi?"


"Kesepian sih Mi, cuma karena ada loe sekarang gue ngerasa semangat gak terlalu kesepian"


"Kak Ray sering hubungi loe?"


"gak pernah belakangan ini, mungkin lagi sibuk Mi"


Manda terus fokus dengan laptopnya karena deadline tugasnya yang semakin mepet, Manda tidak pernah berfikir tentang hal lain selain kuliahnya karena dengan kesibukan Ia bisa sedikit melupakan kesedihannya ditinggal Rayhan.


"Man, gue mau kasih taubloe sesuatu"


"Apa Mi bilang aja" masih fokus dengan laptopnya.


"Nih postingannya group Idola" sambil menyodorkan ponsel miliknya.


Manda melihat ponsel yang diberikan Mia padanya.


"Mi, ini Kak Ray ya"


"iya Man, kayanya Hana sengaja deh nyamperin kesana, gue gak maksud bikin loe sedih tapi gue juga gak enak kalau gak ngasih tau loe"


"gak apa-apa Mi, tindakan loe udah bener kok"


"Man, loe gak apa-apa kan?"


"loe tenang aja Mi gue gak apa-apa kok"


******


Dirumah Rayhan


Entah apa yang sebenarnya terjadi tapi beberapa photo kemesraan Rayhan dan Hana terpampang jelas di sosial media, haruskah Manda bersikap tenang-tenang saja setelah melihat dengan jelas orang yang ada di dalam photo tersebut adalah suaminya.


Manda berusaha selalu tenang dan bersikap sewajarnya jika Rayhan menelpon, Manda juga tidak pernah membahas masalah itu, Ia selalu menjaga perasaan Rayhan, Ia juga takut hubungannya dan Rayhan malah tidak baik gara-gara hal tersebut.


Ponsel milik Manda bergetar terus menerus Manda yang sudah tertidur seketika terbangun kemudian mengangkat panggilan yang masuk.


"Assalamualaikum, kamu udah bobok sayang?"


"Waalaikumussalam, mmmm iya kak"


Rayhan tersenyum melihat wajah Manda yang semakin bertambah cantik menurutnya, Manda terlihat manis saat bangun dari tidurnya, bibirnya yang merah dan pipinya yang sedikit cubi membuat Rayhan ingin segera pulang.


"Kamu cantik sayang"


"hmmm, kakak bohong"


"kok bohong sih"


Manda terbawa suasana mengingat photo photo suaminya yang terpampang di media sosial, namun dengan cepat Manda mengalihkan pembicaraan.


"hahaha, maksud Manda kakak bohong iya bilang Manda cantik, mana ada orang baru bangun dibilang cantik"


"tapi kakak serius kamu cantik"


"hmmm ya udah makasih"


"jangan cuek dong nanti kakak samperin loh"


"kak udah ahhh Manda lagi gak pengen bercanda"


"kamu sensi banget sih Man, lagi datang bulan ya?"


"enggak kok"


"kamu belum datang bulan, udah sebulan loh kakak tinggal"


"hmmm iya aku lupa"


"ya udah ntar kamu cek aja dulu, sekarang bobok lagi dah kakak mau lanjut latihan, kakak tadi kangen banget sama kamu"


"hmmm gombal"

__ADS_1


"Man, kamu kenapa sih?"


"gak kok kak, mungkin mau datang bulan makanya sensi terus" Manda berusaha mengalihkan pembicaraan padhal sebenarnya Ia ingin sekali melepas unek-unek nya di depan Rayhan.


"Kalau kamu gak suka kakak hilubungin kamu, kayaknya kakak gak usah telpon dulu kalau gitu"


"terserah kakak aja"


Manda memutuskan sambungan VC nya dengan Rayhan.


******


Di tempat Rayhan


Rayhan bingung dengan sikap Manda yang sejak tadi bersikap cuek padanya, sebenarnya apa yang terjadi.


"Pak, coba bapak lihat di media sosial, photo bapak jadi topik teratas"


Rayhan meraih ponsel milik Agus yang tadi menyodorkan sebuah photo di ponsel miliknya pada Rayhan, dengan segera Rayhan mengambil kesimpulan bahwa Manda sudah melihat photo nya saat ini, tapi Rayhan bertambah bingung kenapa photonya bisa ada di media sosial secepat ini.


"Gus, sampai kapan latihan berakhir?"


"latihannya diperpendek pak, jadi satu setengah bulan, 15 hari lagi kita sudah boleh pulang"


"Oke Gus makasih atas informasinya"


"Baik Pak, Sama-sama"


******


Dirumah Rayhan


Manda melanjutkan tidurnya dengan perasaan sedih, Ia sudah berusaha mencoba bersikap biasa saja namun perasaan cemburu membuatnya tidak bisa mengendalikannya.


"Kenapa aku ini, bodoh banget sih, kak Ray mana tahu sikap ku ini karena apa, ihhhhh benar kata Mia, kenapa sih aku nya gak pintar-pintar jadi orang" Manda terus menggerutu dalam hati.


Keesokan harinya Manda berangkat menuju kampus dengan lesu, Ia terus memikirkan perkataannya kemarin pada Rayhan, Ia takut Rayhan tidak menghubunginya lagi, dan masih banyak lagi kekhawatiran yang ada dalam pikirannya.


"hmmmm gimana ini kak Rayhan pasti marah"


"ahhhhhhh gimana ini"


baru saja akan menyebrang seorang pengendara motor mengklakson motornya, Manda terkejut hingga kakinya melangkah mundur kebelakang, namun sayang dirinya malah terjatuh.


Brukkkkkkkkkk


Melihat Manda terjatuh pengendara tadi menghentikan motornya kemudian menghampiri Manda dengan segera.


"Saya minta maaf, saya tadi kaget karena anda menyebrang tidak melihat jalan"


"tidak apa-apa Mas, saya yang salah tidak melihat kiri kanan tadi"


"Kamu gak apa-apa kan?"


"Alhamdulillah gak apa-apa"


"Tapi kaki kanu kayaknya lecet"


"Mmm gak apa-apa kok, masih bisa jalan kok"


"saya antar ya"


"gak usah, saya bisa sendiri kok"


"Nama saya Dennis" sambil menjulurkan tangannya.


"Saya Manda" Manda meraih tangan Dennis sebagai bentuk rasa menghargai.


"Saya hanya ingin mengantar kamu ke tempat tujuan, izinkan saya mengantar kamu, agar saya tidak merasa bersalah"


"Mmm gimana ya, tapi ini udah dekat kok"


"memangnya kamu mau kemana?"


"Ke kampus ***** "


"ya sudah ayok saya antar, tolong jangan menolak saya merasa bersalah sama kamu"

__ADS_1


"Mmm baiklah kalau begitu"


Manda terpaksa menerima permintaan Dennis karena tidak enak menolak orang yang ingin menolongnya itu.


"Sudah sampai Mas, makasih ya"


"jangan panggil Mas dong, panggil aja kakak"


"mmmm maaf mas ehh kak"


"kamu lucu banget sih" ucap Dennis sambil terus memandang Manda dengan tatapan yang berbeda.


"kalau begitu saya permisi ya kak"


"Oke hati-hati dan sekali lagi Maaf ya"


"iya" Manda melangkah menjauhi Dennis tanpa menoleh lagi kebelakang.


Dennis terus menatap kepergian Manda yang semakin jauh darinya, Dennis terlihat sangat manis hingga gadis-gadis kampus salah tingkah ketika lewat di depannya.


******


"Man, tungguin gue bentar" teriak Mia.


"Oke"


Mia berlari menghampiri Manda yang tengah berdiri di Koridor kampus.


"Mi loe kalau udah ditungguin gak usah pakai lari gitu dong"


"kebiasaan Man, kaki loe kenapa kok bisa lecet gitu"


"habis jatuh Mi, gue gak liat ada motor lewat waktu mau nyebrang ehh pas klaksonnya bunyi, gue mundur kebelakang dan jatuh deh"


"loe harusnya hati-hati Man, kalau motornya nabrak loe gimana"


"iya Mi, untung aja gue gak apa-apa"


"Masuk kelas yuk" ajak Mia.


"Ayok"


Manda dan Mia mengikuti kelas dengan baik sampai mata kuliah jam pertama selesai.


"Kenapa ya diluar kok ribut banget" kata Mia.


"Paling lagi gosipin sesuatu"


"topik trending hari ini apaan ya hahahaha" ucap Mia.


"loe penasaran pengen tahu"


"iya iyalah Man, gue kan up-to-date gak kayak elo"


"Ihhhhh gue gak butuh up-to-date kalau cuma bikin sakit hati"


"hahaha kasiaann banget liat istri bayangan"


"wahh parah banget loe Mi ngatain gue kayak gitu"


"Hahaha bercanda, habis loe itu suka baper sih, kamu kalau sayang sama kak Ray jangan suka terbawa gosip, jangan suka baper, siapa coba yang bakalan sakit kalau bukan loe"


Manda benar-benar menyimak ucapan Mia yang dari tadi bicara padanya, dengan wajah sedih Manda merasa sangat bersalah pada suaminya.


"ya udah yuk kita liat keluar"


"Oke deh"


Sesampainya mereka diluar mereka tengah disambut dengan sosok yang menjadi topik pembicaraan anak-anak Kampus.


*****


...Haiii Riders jangan lupa dukung author ya, klik like 👍, favorit ❤, vote, dan tips jangan lupa tinggalin komentar kalian, usahakan yang membangun semangat Author ya...


...Terimakasih untuk kalian dukungan kalian sangatlah berarti untuk Author 🙏🙏🙏🙏🙏...


...☺☺☺☺...

__ADS_1


__ADS_2