Pengawal Tampan Idolaku

Pengawal Tampan Idolaku
episode 17


__ADS_3

Dua minggu kemudian


Hari ini Manda berangkat ke kampus seperti biasanya, gosip tentang dirinya dan Dennis sudah bukan menjadi trending topik lagi, sedang Rayhan terus menjadi perbincangan hangat mahasiswi di kampusnya, segala kegiatan yang dilakukan Rayhan bisa Manda lihat di group akun Idola, meski bisa melihat aktivitas Rayhan dari group tersebut disisi lain Manda juga merasa sedih karena photo suaminya terus menerus di posting orang yang tidak bertanggung jawab.


"Man loe makin hari makin lesu aja, hamil ya"


"apaan sih Mi, gue lagi males aja"


"pasti karena akun palsu suami loe itu kan"


"iya apa lagi yang buat gue ngerasa sedih dan gak nyaman selain itu Mi, loe tau sendiri kan"


"Oke oke gue ngerti, udah loe gak usah mikir macem-macem, sekarang kita masuk kelas dulu yuk"


"Oke maksih ya Mi"


"siap 👌👌👌"


Manda dan Mia mengikuti kelas seperti biasanya, mereka belajar dengan baik, menyimak penjelasan dosen dengan seksama, bahkan mencatat semua materi yang disampaikan dosen.


Beberapa menit setelah selesai dari mata kuliahnya, Manda dan Mia berjalan menuju lapangan disana banyak sekali mahasiswi yang berkumpul dilapangan.


"ada apa lagi ya Man"


"gak tahu ahh Mi, gue males banget liat orang-orang disana"


"ehhh tunggu dulu dong, kita liat dulu siapa tahu penting"


Mereka berjalan mendekati kerumunan untuk ikut menyaksikan apa yang terjadi, mereka terkejut karena disana ada Rayhan, disana Rayhan terlihat mengarahkan mahasiswi untuk melakukan penyelamatan diri saat terjadi bencana bahkan Rayhan menjelaskan beberapa cara menghindari diri tindakan kejahatan yang sering terjadi di lingkungan masyarakat, seperti begal dan lain-lain.


Manda melihat Rayhan dengan tatapan seperti tidak percaya, karena Rayhan tidak pernah bilang akan pulang lebih awal padanya, sampai pada saat pandangan mereka saling berhadapan Rayhan sedikit tersenyum kemudian kembali fokus melanjutkan kegiatannya.


"Kalian yang sudah mendaftarkan diri kemarin berhak mendapatkan pelatihan program yang akan saya selenggarakan 3 hari lagi, mengenai lokasi dan waktu sudah ada dalam brosur yang kalian terima pada saat mendaftarkan diri, terimakasih atas perhatian nya" Ucap Pak Anwar salah satu dosen di kampusnya.


"Jangan lupa menggunakan kaos yang sudah kalian terima" tambahnya lagi.


"Manda dan Mia kalian harus datang jangan cuma mendaftar" dengan nada mengingatkan.


Mia dan Manda hanya tersenyum menanggapi Pak Anwar, kemudian Manda kembali saling melempar pandangan dengan Rayhan, namun dengan segera Manda mengalihkan pandangannya kemudian melangkah pergi meninggalkan acara, Rayhan merasa tertarik untuk menemui Manda yang sejak tadi hanya diam tanpa ekspresi melihat kedatangan dirinya.


Namun baru saja akan bersiap untuk melangkah pergi, Hana menghentikan langkah Rayhan dengan sikapnya yang manja, Hana terus menerus bersikap manja hingga menghalangi Rayhan pergi menemui Manda.


"Man coba loe lihat Hana"


"Biarin aja lah Mi, gue males ladenin"


"Tapi kak Rayhan itu suami loe, masak loe biarin tu Hana mepet mepet kayak cicak"


"Gue mau pulang aja Mi, gue males lama-lama disini"


Manda melangkah cepat meninggalkan kampus, namun lengannya tiba-tiba ditarik seseorang dari belakang.

__ADS_1


"Mau kemana buru-buru ya?"


"Saya mau pulang pak"


"Mau saya antarin gak"


"Gak usah pak, saya naik angkot aja"


Dari kejauhan Rayhan melihat keberadaan Manda dengan seorang laki-laki yang tampak familiar menurutnya, Rayhan sengaja tidak mendekati Manda langsung dan memilih untuk memberi jarak di antara mereka.


Setelah Manda berhasil menolak ajakan Dennis, Manda kembali melangkah menuju keluar halaman kampus, namun lagi-lagi langkahnya terhenti karena sebuah mobil didepannya, kaca mobil seketika terbuka.


"Masuk" dengan nada tanpa basa-basi Rayhan menyuruh Manda masuk kedalam mobil.


Manda mengikuti perintah Rayhan dengan wajah datar tanpa ekspresi, Manda bahkan tidak menoleh ke arah Rayhan, Ia malah asik melihat keluar jalanan, sesampainya dirumah Manda langsung keluar tanpa bicara pada Rayhan, namun Rayhan juga diam tanpa bicara apapun.


"Man, boleh kita bicara sebentar" ucap Rayhan pelan.


Manda kemudian duduk di sofa, masih dengan wajah yang sama tanpa ekspresi, sebenarnya Manda hanya ingin menenangkan diri tidak lebih, namun apapun yang terjadi sekarang.


"Kamu marah?" tanya Rayhan dengan lembut berusaha tidak membuat Manda tersinggung.


"Manda cuma capek kak"


"Maaf ya kakak, gak bilang kalau kakak pulang lebih awal"


"hmmm gak apa-apa"


"Tadinya kakak mau ngasih kamu kejutan tapi kayaknya kamu sepertinya gak tertarik" Rayhan bangun dari duduknya melangkah pergi.


Beberapa menit kemudian Rayhan keluar dari kamar mandi mengenakan handuk miliknya.


"Man kakak udah order makanan jadi kamu gak usah masak"


Manda hanya mengangguk pelan kemudian melangkah keluar dari kamar tersebut, namun belum sampai pintu Rayhan menarik tangannya hingga Manda menghentikan langkahnya.


"Mau kemana?"


"Mau keluar kak"


"Man jangan cuekin kakak, kakak bingung harus bagaimana"


"Kak Manda tidak bermaksud seperti itu"


"Kamu tunggu sebentar"


Rayhan mengenakan pakaiannya yang tadi belum sempat dipakai karena takut Manda pergi meninggalkannya.


"Kamu mau kita makan diluar?"


"Gak usah kak, nanti makanan yang udah di order datang"

__ADS_1


"Gak apa-apa, bisa di simpen di kulkas dulu kan"


"Jangan kak, sebaiknya makan itu aja, lagian Manda lagi gak mood keluar"


"Kalau sama kakak kamu mood gak"


"Apaan sih mulai lagi deh"


Rayhan berusaha menghibur Manda dan mencairkan suasana yang tadinya terasa dingin, Manda mulai bisa tersenyum.


"Man, kakak senang kamu bisa senyum lagi, tadinya kakak khawatir" Rayhan menarik nafas dalam.


"Kakak khawatir kalau perasaan kamu sama kakak udah gak kayak dulu lagi"


"Kenapa kakak mikir kaya gitu?"


"Karena mungkin kakak gak bisa buat kamu bahagia"


"Kak Ray, Manda gak pernah punya perasaan seperti yang Manda rasakan sama kak Rayhan"


"Kamu akan tetap menjaga hati buat kakak"


"Manda cuma ingin bilang satu hal sama kakak, untuk pertama kalinya Manda jatuh cinta dan jatuh cintanya sama kakak, perasaan Manda juga cuma buat kakak, apa kakak gak tahu Manda merasa cemburu dengan wanita lain karena Manda sayang sama kakak, tapi di sisi lain Manda juga gak mau rasa cemburu Manda malah bikin kakak menjauh dari Manda"


"Maaf jika itu tentang Hana Man, kakak sudah berusaha untuk menjauhi Hana, apa kamu tahu akun yang sering mengunggah photo kakak?"


"Hmmm iya Manda tahu, berarti kakak tahu vidionya Manda yang kemarin di unggah"


"Iya kakak tahu"


"Kakak percaya kalau Manda godain laki-laki lain"


"Gak kakak gak percaya"


"Manda takut kalau kakak gak percaya sama Manda"


"Kakak cuma heran, untuk apa membuat akun tanpa izin dari orang bersangkutan"


"Hmmm itu tiba-tiba muncul semenjak kakak viral di medsos"


"Kok kamu tahu sih"


"Iya tahu, karena teman-teman Manda terus ngomongin kakak, gimana Manda gak tahu coba"


"Berarti kamu juga ikut ngomongin kakak juga"


"Hehehe dikit-dikit"


Rayhan dan Manda sudah kembali bersikap seperti biasa, banyak hal yang membuat mereka harus bersikap dingin, bagaimanapun juga mereka sudah mengalami banyak masalah hingga memendam itu dengan perasaan masing-masing, terlebih lagi dengan jarak mereka yang sempat berjauhan, namun rasa rindu selalu mencairkan hati yang tadinya beku.


******

__ADS_1


...Haii rider kembali lagi nih upnya, jangan lupa like 👍, favorit ❤, vote, rating 5 dan jangan lupa tinggalkan komentar kalian ya....


...Makasih banyak riders sudah meluangkan waktunya untuk membaca sampai bab ini 🙏🙏🙏🙏🙏🙏...


__ADS_2