Pengawal Tampan Idolaku

Pengawal Tampan Idolaku
episode 10


__ADS_3

Keesokan harinya Rayhan tengah memasak di dapur untuk menyiapkan sarapan, Rayhan seperti anak ABG yang sedang kasmaran, Ia terus tersenyum sendiri melakukan kegiatannya entah apa yang sedang dipikirkannya.


Kemudian di pintu kamar Manda terdengar suara pintu terbuka.


Ceklekkkk


"Kak Ray, Manda gak punya baju ganti"


Rayhan menoleh gadis yang baru saja bangun dari tidurnya itu, Rayhan malah seperti terhipnotis melihat pesonanya, tidak disangka jika Manda masih terlihat cantik ketika bangun dari tidurnya, lalu suara Manda mengejutkan Rayhan dari lamunannya.


"Kak Ray, Manda" Belum selesai bicara Manda langsung terdiam mendengar jawaban Rayhan.


"Kamu tunggu sebentar" Rayhan masuk kedalam kamarnya kemudian mencarikan baju miliknya untuk Manda.


"Kamu mau pakai baju kakak ?" Tanya Rayhan sambil menyodorkan bajunya ke arah Rayhan.


"Mmm, iya kak" Sambil mengangguk.


"Mmm, kak Ray masak ya"


"Iya hari ini biar kakak yang masakin kamu! " Rayhan tersenyum pada Manda.


"Ya udah Manda mandi dulu kalau gitu"


"Oke kakak tunggu di meja makan! "


"Oke"


15 menit kemudian Manda keluar dengan menggunakan baju milik Rayhan, dan celana pendeknya yang diatas lutut. Melihat Rayhan yang sedang memperhatikan nya dengan seksama membuat Manda merasa risih.


"Maaf kak, cuma ini baju celana yang Manda punya, kependekan ya?"


"Gak apa-apa kok, asal jangan keluar pakai itu"


"Emang kenapa?"


"Kamu mau dilihat laki-laki diluar sana dengan pakaian seperti itu" Jawab Rayhan menegaskan.


"Tapi kak Rayhan juga laki-laki" Ucap Manda sambil menahan senyumnya.


"Terkecuali kakak, kamu boleh pakai yang seksi-seksi kalau didepan kakak"


"Ihhhh mesum banget sih"


"Siapa yang kamu panggil mesum"


"Ya kakak, siapa lagi, emang ada orang lain selain kita disini"


"Sudah lah, sekarang duduk kita sarapan dulu"


Mereka mulai menyantap makanan dengan saling melempar senyuman, berhubung hari ini adalah hari libur Rayhan berencana ingin menghabiskan waktunya bersama Manda.


"Kita ke kos kamu ya"


"Ngapain?" Tanya Manda bingung.


"Ambil barang-barangnya kamu, kakak udah mutusin kamu bakalan tinggal terus sama kakak"


"Gak mau nanti kakak macem-macem sama Manda" Sambil tertawa meledek.


"Kakak mau ngomongin hal serius sama kamu Man, tapi kamu janji harus mau tinggal sama kakak lagi"


"Mm Manda gak bisa janji"


"Mam serius dong, kakak mau ngajakin kamu kerumah Paman kamu"


"Hahhhh, buat apa kak? "


"Kakak mau lamar kamu? "


Manda terkejut mendengar ucapan Rayhan.


"Setelah kamu pergi ninggalin kakak, kakak gak bisa fokus Man, di rumah, di kantor, saat latihan, saat makan, kakak terus kebayang bayang sama kamu, kakak gak bisa jauh dari kamu Man"


"Kak Ray" Ucap Manda sambil menundukkan kepalanya.


"Tapi untuk sementara kita nikah siri dulu Man, nanti setelah kakak selesai dengan urusan kantor kita nikah secara resmi"


Manda menangis terisak mendengar penjelasan Rayhan.


"Apa Aku lagi mimpi kak?"


"Gak Man, kakak beneran mau lamar kamu" Rayhan mendekati Manda kemudian memeluknya.

__ADS_1


"Kak, sebenarnya gak perlu sampai nikahin Manda kak, serius Manda gak apa-apa"


"Kamu ngomong apa sih Man?"


"Maksud Manda kita gak perlu sampai nikah kak"


"Man, kamu nolak kakak, apa kamu belum yakin sama keputusan kakak?"


"Mmmm, Manda cuma takut kak"


"Takut apa?"


"Takut kalau orang-orang tahu hubungan kita"


"Tunggu beberapa bulan setelah kita nikah, kakak bakalan bilang, dan kita nikah Dinas secepatnya, kakak janji Man"


"Mmmm, Manda percaya kok sama kakak"


"Jadi kamu mau Terima lamaran kakak"


Manda mengangguk tersenyum mendengar ucapan Rayhan yang terlihat begitu serius.


Mereka terus melakukan adegan romantis, seperti orang yang baru pacaran, Rayhan mencium pucuk kepala Manda, sambil terus memeluk nya dengan erar.


"Kak, jadi mau ke kos"


"Jadi, kapan mau berangkat?"


"Mmm tapi Manda gak punya baju ganti kak"


"Mmmm, biar kakak nanti yang masuk ambil barang kamu, kamu tunggu aja di mobil"


"Mmm baik lah kak"


Beberapa menit kemudian mereka sudah siap untuk berangkat.


Pada saat perjalanan Rayhan terus melirik Manda, sesekali Rayhan menggenggam tangan Manda dan mencium punggung tangan Manda dengan mesra.


"Man, HP nya kamu simpan gih, kamu cuekin kakak dari tadi"


"Mmmm, iya kak" Padahal Manda sengaja bermain HP hanya untuk menghindari tatapan Rayhan"


"Sekarang umur kamu berapa Man"


"Wah beda jauh dong sama kakak"


"Umur kakak berapa emang? " Manda tersenyum.


"28 tahun" Rayhan tersenyum kecil.


"Wah harusnya Manda manggil kakak om"


"Hahhhh, tega kamu Man"


"Abis kakak udah dewasa"


"Iya tapi kan, kakak maseh ganteng"


"Hahahaha, kalau itu kakak bener"


"Kamu suka kan sama kakak?"


"Enggak lah, ngapain"


"Kok gitu sih Man"


"Manda gak suka sama kakak"


"Kakak gak percaya"


"Hahahaha, tapi Manda sayang sama kakak"


"Itu udah cukup mewakili"


Sesampainya di tempat kos, Rayhan turun dari mobil setelah menanyakan kamar kos yang di tinggali Manda, baru saja memasuki gerbang Rayhan sontak di sambut dengan tatapan menggoda dari penghuni-penghuni kos, mereka terpesona dengan ketampanan Rayhan, juga wibawanya yang memukau.


"permisi saya bisa bertemu ibu kos disini"


"iya saya sendiri" ucap seorang wanita paru baya yang sedang duduk di balkon rumahnya, karena kosnya memang berada disebelah rumahnya.


"Maaf Bu saya, kesini ingin meminta izin untuk membawa barang milik Manda, dia adik angkat saya"


"ohh iya silahkan, Manda sudah tidak kos lagi? "

__ADS_1


"Rencananya begitu Bu"


"Baiklah kalau begitu silahkan dek"


"Terimakasih Bu"


"Iya"


"Buuuuu, kenalin ke kita dong" goda beberapa penghuni kos


"heii jangan gatel kalian! "


Tidak butuh waktu lama membereskan barang-barangnya Manda, ketika semua sudah siap tanpa ada yang ketinggalan Rayhan bergegas untuk keluar karena tidak nyaman dengan kondisi penghuni kos.


"Bu saya permisi dulu, terimakasih"


"iya dek silahkan"


Tampak Manda melambaikan tangan dari dalam mobil pada Ibu kosnya, sedang Ibu kosnya membalasnya dengan hal yang sama.


sesampainya didalam mobil.


"wah semuanya histeris liat kakak, pakai sihir apaan sih" ledek Manda.


"Sihir dari hongkong"


"hahahaha, selamat sudah jadi artis terkenal"


"iya terimakasih"


"ohh ya, ganti baju gih"


"dimana? "


"gak mau ahh"


"kamu tenang aja kakak gak bakalan lihat"


"gak percaya lagian disini sempit"


"mau kakak bantuin gak"


"kakak ihhhh, mesum banget sih!"


"makanya ayok ganti sekarang, kakak mau ajak kamu kerumah Paman kamu"


"buat"


"ya buat dinikahin sama kamu"


"ohhh"


"kok ohhh sih, kamu mau gak? "


"iya iya bentar aku ganti baju dulu kebelakang"


"cepetan, kalau gak cepat kakak intip loh"


"mulai dah mesumnya"


"gak apa-apa dong kan bentar lagi mau nikah"


"hmmm, ya udah kakak fokus aja sama jalanan jangan liatin Manda"


Manda bergegas mengganti pakaiannya dengan sebuah dress di bawah lutut, namun Mnada tidak sadar kalau Rayhan terus melihatnya dari kaca Mobil.


"Dasar, kamu polos banget sih Man, gak sadar apa kakak bisa lihat kamu dari kaca mobil" gumam Rayhan dalam hati sambil senyum senyum sendiri.


"Kakak, kenapa senyum-senyum? "


"gak kakak cuma inget kejadian di kos tadi"


"nah kakak suka digodain mereka ya"


"udah belum sih, kalau udah pindah kedepan"


"iya bentar"


Rayhan melajukan mobilnya menuju rumah milik Pamannya Manda. Jalan yang mereka lewati mengingatkan Rayhan dan Manda saat pertama kali mereka bertemu, hari dimana Manda diusir dari rumahnya, hari dimana Manda mengalami hal yang menakutkan dan Rayhan datang membantunya.


*******


...Duh riders Maafkan Author yang cerewet ini, tidak bosan bosan ya mengingatkan untuk mendukung Author dengan cara like, favorit, vote, bintang ⭐ 5 dan jangan lupa komentar, salam manis untuk kalian semua para rider ❤💞...

__ADS_1


Terimakaih sudah setia membaca sampai Bab ini 🙏🙏🙏🙏


__ADS_2