Pengawal Tampan Idolaku

Pengawal Tampan Idolaku
episode 20


__ADS_3

Hari sudah mulai sore pelatihan yang dilakukan peserta telah usai, mereka kini bersiap untuk pulang kerumah masing-masing.


"Man kita pulang bareng ya" pinta Rayhan.


Manda menoleh ke arah Mia, kemudian Mia mengangguk menyetujuinya, Manda tersenyum karena sahabatnya selalu mengerti dengan situasi dan keadaannya.


"Kak, Mia ikut kita juga ya?" tanya Manda.


"Boleh sekalian nanti sama Agus juga"


"Mia mau kan bareng kita"


"Oke siap"


Beberapa menit kemudian mobil berhenti tepat di hadapan Manda dan Mia, dengan segera mereka masuk setelah melihat orang yang ada di mobil.


"Gus sebenarnya saya mau minta tolong sama kamu"


"Siap pak, apa itu"


"Tolong urus surat izin nikah saya sama Manda"


"Saya gak salah dengar kan pak?"


"Gak Gus saya sama Manda memang sudah menikah tiga bulan yang lalu"


"Bapak kenapa gak ngundang saya"


"Itu karena kita buru-buru Gus gak sempat undang orang banyak"


"Baik Pak, besok akan saya urus"


"Terimakasih Gus"


"Sama-sama pak, begini pak saya juga ingin memberitahukan sesuatu sama bapak"


"Silahkan Gus tapi ini tentang yang di media sosial pak"


"Oke nanti kita bicarakan, sekarang kita antar Mia pulang dulu"


Manda dan Mia hanya mendengarkan percakapan mereka, Mia dan Manda terlihat sangat letih karena pelatihan tadi, setelah beberapa menit mereka sampai di depan rumah Mia.


"Rumah kamu disini Mia?" Tanya Agus.


"Iya kak, mau mampir dulu?" Ucap Mia menawarkan.


"Lain kali saja Mi, kalau mereka gak ada" Agus terdengar sedikit merayu.


"Jangan mau Mi" Ucap Rayhan.


"Man gue masuk dulu ya" Ucap Mia pada Manda.


"Oke Mi sampai jumpa lagi" Balas Manda.


Karena terlalu lelah Manda tertidur di mobil, sedang Rayhan dan Agus sibuk membahas akun palsu miliknya.


"Gimana Gus hasilnya mumpung Manda lagi tidur"


"Gini pak, sebenarnya akun itu dibuat oleh Hana pak"


"Jangan bercanda Gus"


"Saya serius pak"


"Tapi untuk apa Hana membuat akun atas nama saya"


"Nah itu yang menjadi pertanyaannya sekarang, karena saya belum tahu jawabannya pak"


"hmmmm" Rayhan mencoba berfikir.


"Sepertinya dia suka sama bapak, jadi nyuruh orang buat mata-matain bapak"


"Apa dia juga tahu hubungan saya sama Manda"


"Berdasarkan photo yang ada di akun tersebut, belum pernah ada photo yang baground nya itu disrkitar rumah bapak, sepertinya masih aman pak"


"Tapi saya harus waspada Gus, sebelum saya menikah secara dinas saya dan Manda masih belum aman"

__ADS_1


"Saya harap kamu bisa secepatnya urus pernikahan saya Gus!"


"Baik Pak"


"Saya sudah sampai rumah pak"


"Oke Gus terimakasih"


"Sama-sama Pak, hati-hati di jalan!"


"Oke"


Rayhan melajukan mobilnya menuju rumah, dari kaca mobil Rayhan melihat Manda terlelap seperti bayi, Rayhan tersenyum melihat Manda dengan wajah polosnya.


Sesampainya dirumah Rayhan berinisiatif untuk menggendong Manda kedalam namun baru saja akan mengangkat tubuh Manda, Manda bergerak membuka kelopak matanya yang sedari tadi terpejam dengan nyenyak.


"Kamu kenapa bangun"


"ahhh maaf kak Manda ketiduran"


"Mau kakak gendong ke dalam?"


"Mmm gak Manda bisa sendiri kok"


Manda keluar dari mobil dan berjalan menuju pintu rumah, Rayhan mengikuti dari belakang.


"Kamu kenapa sih Man"


"Aku tadi tidurnya nyenyak banget ya kak"


"Iya kamu sampai diketawain Agus" ucap Rayhan berbohong.


"Masak sih kak, Aku udah bikin kakak malu ya"


"Gak juga, kakak malah suka kamu kayak tadi, ngoroknya merdu banget"


"Ahhh Aku sampai ngorok kak, serius?"


"Iya gak apa-apa kan, kakak suka denger kamu ngorok"


"Kamu bilang kakak nyebelin"


"Gak kok, gak pernah"


"Kakak denger tadi kamu bilang gitu"


Pintu terbuka dan Manda langsung masuk kedalam untuk membersihkan diri.


Manda keluar dengan mengenakan handuk miliknya, kemudian mengeringkan rambutnya yang masih basah.


"Mau kakak bantu keringin rambutnya"


"Emang mau kak?"


"Iya mau"


"Ya udah kalau gitu ayok"


Rayhan dengan lihai mengeringkan rambut Manda, Rayhan terlihat sangat menikmati hal itu, Manda bahkan menggoda Rayhan yang sedang asik memainkan rambutnya.


"Rambut kamu bagus Man" puji Rayhan.


"Mmmm gombal terus"


"Heiii siapa yang gombal, kakak memang suka rambut kamu, setiap malam kakak cium rambut kamu cuman tanpa sepengetahuan kamu"


"Ahhh sekarang Manda tahu kelakuan kakak kalau Manda lagi tidur"


"Makanya kakak tahu kalau kamu suka ngorok"


"Ahhh jahat, masak sih Aku tidurnya ngorok" Manda merasa frustasi.


"Tapi kamu ngorok kaya orang nyanyi Man, ngoroknya kamu itu pakai nada, ada nada tinggi sama rendahnya"


"Hahahaha gak mungkin Manda gak percaya"


"Nanti malam kakak rekam suara ngoroknya kamu"

__ADS_1


"Ahhhh jahat banget sih kak"


"Ya habis kamu bilangnya kakak bohong terus"


"Serius kak, Manda ngorok bikin malu kakak"


"Kakak gak pernah malu kamu ngorok kakak suka kok"


"Ini yang bikin Manda gak percaya sama kakak"


"Udah kering nih rambutnya, kakak udah jadi suami idaman kan?"


"Gak perlu keringin rambut Manda juga udah jadi suami idaman buat Manda"


"Noh yang gombal siapa coba"


"Upsss spontan kak, itu bukan rayuan tapii ungkapan hati yang paling dalam buat kakak"


Rayhan mencium kening Manda dengan lembut.


"Itu hadiah buat kamu, nanti habis kakak Mandi kakak yang minta hadiah dari kamu"


"Hahhh, suka mengambil kesempatan dalam kesempitan"


"Kamu gak suka atau mau lagi"


"Udah dong mandi dulu sana"


"Kakak pesen makanan tadi kamu gak usah masak ya"


"Oke sayang"


"Apa, coba ulangin"


"Oke sayang" Manda kembali mendapat kecupan dari Rayhan.


"Itu hadiahnya kakak tambah biar dapet banyak"


"Ihhh apaan sih udah sana mandi" Manda mendoro Rayhan menuju kamar mandi.


"Aku tunggu kurirnya dateng di sofa sambil nonton TV"


"Oke"


Rayhan memulai ritual mandinya, sedang Manda duduk di sofa sambil makan cemilan untuk mengganjal perutnya, tidak lama setelah asik dengan tontonan nya, terdengar suara ketukan dan salam dari luar.


Manda membuka pintu dan menerima orderan yang sudah dipesan Rayhan.


"Terimakasih mbak" ucap kurir yang tadi mengantarkan makanan .


"Iya Pak, terimakasih kembali"


Manda menyiapkan makanan yang tadi Ia terima di meja makan, kemudian menatanya sambil menunggu Rayhan selesai Mandi.


setelah beberapa menit menunggu Rayhan, akhirnya Rayhan keluar dari kamar dengan pakaian santainya.


"Kurirnya udah datang ya"


"Iya kak, ini sudah Manda siapin makanannya, Manda udah laper banget kak"


"Kenapa gak makan aja duluan, kamu gak perlu nunggu kakak"


"Mmm gak baik kalau Manda makan sendiri, gak enak rasanya, kalau ada yang nemenin kan lebih enak"


"Mmm ya sudah ayok makan bareng jangan sampai telat makan"


"Oke siap"


Manda dan Rayhan makan bersama dengan tenang, Rayhah tertawa melihat Manda yang makan sangat lahap menikmati makanan nya, Rayhan merasa Manda sudah banyak mengisi hari-harinya yang dulunya sepi sekarang menjadi lebih indah setelah ada Manda.


*****


...Haiiii haaiii haaaaiiii riders dimana pun kalian berada, terimakasih atas dukungan kalian semua, bab ini tidak akan bisa up tanpa kalian....


...Silahkan like favorite vote dan tinggal kan komentar kalian di bawah 👇 ya, salam hangat dari Author...


...🙏🙏🙏🙏🙏🙏...

__ADS_1


__ADS_2