Pengawal Tampan Idolaku

Pengawal Tampan Idolaku
episode 12


__ADS_3

Hari yang ditunggu-tunggu akan segera tiba, semua persiapan akad sudah selesai, kini tinggal menunggu saatnya melangsungkan akad yang sakral untuk kedua mempelai. Diruang ganti Rayhan dan Amanda tampak sangat bahagia, Rayhan dengan jas putihnya terlihat sangat tampan, Amanda juga mengenakan warna pakaian yang sama, kecantikan naturalnya terpancar jelas dengan raut wajah bahagianya.


"Man, kakak keluar duluan ya? "


"baik kak, Manda kembali menyaksikan dirinya di depan cermin"


Tak lama setelah Rayhan keluar, seseorang mengetuk pintu Manda, seketika Manda pun membuka pintunya.


"permisi mbak, ini paket untuk pengantin wanitanya"


"paket apa?"


"maaf mbak saya tidak tau"


"baiklah terimakasih ya"


"iya mbak, saya permisi"


Manda mengangguk kemudian menutup pintunya kembali.


"ini apa ya" gumam Manda sambil membuka tutup kotak yang ada ditangannya, dengan hati-hati Manda membukanya.


Namun tidak disangka jika paket yang Ia terima berisi sebuah ancaman, didalam nya terdapat boneka yang dilumuri dengan cairan berwarna merah seperti darah, memudian sepucuk surat yang ia baca dengan tangan gemetar.


"Kamu sudah menghancurkan hidup orang lain, dan sekarang kamu akan bahagia di atas penderitaan orang lain, apa kamu sadar kalau kamu adalah anak soal, yang tidak pantas untuk hidup di dunia ini, seperti boneka yang ada ditanganmu, hidupmu akan sama seperti itu"


"siapa yang tega mengirim ini" Manda menyimpan kotak tersebut ditempat yang aman sehingga tidak ada yang mengetahui nya.


Kemudian acara akad dimulai dengan sederhana, Manda keluar setelah proses akad selesai.


"Paman senang karena kalian memutuskan untuk menikah, Paman berharap kalian bisa hidup bahagia, bisa mempertahankan rumah tangga kalian dengan baik" pesan Paman.


"Terimakasih Paman, kami merasa bahagia karena Paman bisa ikut serta menyelenggarakan acara ini" ucap Rayhan.


"iya Paman Manda seneng bisa ketemu Paman lagi"


"Baiklah kalian istirahat saja dulu"


"rencananya kita akan pulang besok pagi Paman karena Manda harus kuliah dan saya juga harus kerja"


"baiklah tidak apa-apa, tapi kalian harus sering-sering kesini ya"


"iya Paman insyaallah kalau ada waktu luang kita sempatkan kesini lagi"


"baiklah"


Setelah semua tamu undangan undur diri, mereka dibantu team katering membersihkan kembali seluruh ruangan, hari yang benar-benar melelahkan dan melegakan.


Manda dan Rayhan sudah merasa sangat lelah, namun Rayhan merasa aneh dengan kotak dibawah kolong tempat tidur yang Ia lihat sejak tadi.


"Man ini apa? "


Manda terkejut setelah mendapati Rayhan tengah memegang kotak yang sengaja Ia sembunyikan dibawah ranjang.


"Mmm, kak" namun sempat melanjutkan ucapannya Rayhan sudah membuka kotak tersebut lebih dulu.


"aduh bagaimana ini" gumam Manda merasa takut.


"Siapa yang kirim Man?" Rayhan tampak kesal membaca surat yang ia buka tadi.


"Manda gak tau kak, tiba-tiba ada yang datang ngasih ini ke Aku" Manda menjelaskan.


"Kamu gak tanya dari siapa?"


"Udah tapi orang yang nganter itu juga gak tahu dari siapa, katanya buat pengantin wanita!"


"hmmm, kenapa gak bilang sih Man, kamu takut?"


"sedikit kak"


Rayhan memeluk istrinya itu dan berusaha membuatnya nyaman, karena Rayhan tahu Manda pasti merasa takut dengan isi surat itu.

__ADS_1


"Kamu harus ingat, sekarang ada Aku, gak akan kakak biarin kamu merasa terancam apalagi sampai disakiti orang lai, kami sekarang tanggung jawab kakak, dan gak boleh ada yang nyentuh kamu"


*****


Sementara di tempat lain seseorang tengah tertawa setelah rencana liciknya bisa terlaksana.


"Siapa yang menerima kotak itu? "


"Pengantin wanitanya sendiri"


"Bagus, rencana awal sudah berhasil, tinggal tunggu rencana berikutnya"


****


Keesokan harinya Manda dan Rayhan pamit kepada Pamannya untuk pulang kerumah, masih ada raut wajah bahagia diantara mereka, senyuman terus terpancar dari bibirnya.


Dalam perjalanan pulang Rayhan tak henti-hentinya tersenyum melihat Manda disampingnya.


"Kak nanti mau dimasakin apa? "


"hahhhhh masaka apa aja kakak tetep suka" Rayhan terkejut karena pertanyaan Manda yang tiba-tiba.


"Ya sudah kalau gitu, lagian Aku kan masaknya pakai hati, jadi kakak pasti suka, hehehehe"


"hahahah dasar penggoda"


"Emang kenapa kalau penggoda lagian kakak suka kan digodain Aku"


"Suka banget, godain aja terus biar ntar malam kakak yang godain balik"


"ishhh mesum banget sih kakak"


"Lah kan mesum sama istri sendiri gak apa-apa lah"


"Tapi kan istri kakak, masih dibawah umur"


"ohh ya ya, tapi udah bisa diajakin romantis"


"yang duluan godain kakak siapa?"


"Aku kan gak maksud godain kakak" cemberut.


"jangan cemberut jelek"


"ohh ya, masak sih kak" sambil mencari kaca.


"harus pakai ngaca segala ya"


"ya harus masak didepan suami keliatan jelek"


"makanya jangan cemberut, senyumnya harus manis" ejek Rayhan.


Sesampainya dirumah Manda dan Rayhan mulai mendekorasi ruangan karena nantinya mereka sudah tidak tidur terpisah lagi.


"gimana Man kamu suka kamar kita? "


"Suka kak, yang penting nyaman itu udah cukup kok"


"kamu gak minta apa kek gitu"


"gak kak, itu udah cukup, ohhh iya kak Manda pengen photo kita dipajang di kamar kita"


"photo kita berdua?"


"iya dong emang photo siapa lagi"


"Oke gampang nanti kakak siapin semuanya"


"makasih kak" Manda memeluk Rayhan dengan gemas, karena permintaannya mau dipenuhi.


"kak, udah mau selesai kan, Manda mau masak dulu buat kita, udah laper nih"

__ADS_1


"Oke nanti kakak sendiri yang beresin, kamu tenang aja"


"Oke deh sayang, Aku masak dulu kalau gitu"


"apa, kamu bilang apa tadi"


"Aku mau masak dulu"


"enggak sebelumnya ada lagi"


"gak ada kok, udah ahhh Manda mau kedapur"


Rayhan memeluk Manda dari belakang dan mengangkat tubuhnya ke atas ranjang, Rayhan menggelitiki Manda hingga Manda terus menerus tertawa dan akhirnya menyerah untuk mengatakannya.


"iya iya kak, Manda ngaku"


"ayo tadi kamu bilang apa kakak mau denger lagi" sambil masih melancarkan aksinya.


"hahaha, tapi berhenti dong gelitiknya geli"


"Oke" lalu Rayhan melepaskan Manda.


"Aku tadi bilang sayang"


Rayhan tersenyum mendengar ucapan Manda karena baru kali ini ada yang bilang sayang padanya.


"Man, kamu tahu selama ini kakak gak pernah dipanggil sayang sama cewek, dan baru kali ini kakak dengar itu langsung dari istri kakak sendiri, kamu tau perasaan kakak itu sangat bahagia bisa ketemu kamu Man"


"kak" Manda memeluk Rayhan dengan perasaan yang tidak bisa diartikan lagi.


"kamu bahagia Man"


"Mmm, Aku bahagia kak"


Rayhan mencium bibir itu lembut.


"sekarang kamu boleh pergi" ucap Rayhan dan Manda tersenyum setelah mendengar Rayhan yang menyuruhnya pergi.


"jangan ganggu ya kalau Aku lagi masak"


"Oke, kakak gak bisa ganggu karena harus ngelanjutin proyek ini"


"hahaha proyek untuk pasangan yang baru menikah"


Rayhan menggeleng sambil tersenyum mendengar ucapan


Manda yang sengaja mengejek, kemudian melanjutkan pekerjaannya.


drrrt drrrrrrrtttt drrrrrrrtttt


Ponsel milik Manda bergetar, segera Manda meraihnya.


"iya Hallo Mi"


"Ehh kapan loe masuk kuliah?"


"besok kayanya Mi, sekarang gue mau istirahat dulu capek soalnya"


"oke deh, awas ya besok harus masuk, gue gak mau nulis surat lagi buat loe, gue juga kesepian di kampus, gue ngerasa gak ada orang lagi di kampus yang nemenin gue selain loe"


"iya iya maaf Mi, InsyaAllah besok gue masuk kok jangan sedih ya"


"iya iya, gue tutup dulu kalau gitu"


"Oke Assalamu'alaikum"


"Wa'alaikumsalam"


******


...Mohon maaf ya riders Author tidak bisa up dengan segera dikarenakan kurang enak badan, hari ini upnya satu bab dulu ya, silahkan like, favorite, vote, dan jangan lupa tinggalin komentarnya ya 🙏🙏🙏🙏🙏🙏...

__ADS_1


...Semoga suka dengan ceritanya ☺☺☺☺☺...


__ADS_2