Pengawal Tampan Idolaku

Pengawal Tampan Idolaku
episode 9


__ADS_3

Pengenalan Karakter


Rayhan Pratama


umur 28 Tahun


profesi Angkatan Militer


Rayhan adalah sosok laki-laki penyayang, namun terkadang plin-plan dalam menentukan sesuatu, Ia tipe laki-laki setia dan suka menolong orang yang sedang kesulitan, namun dia juga terkadang dingin pada setiap orang, sifatnya yang susah ditebak membuatnya tidak pernah memiliki kekasih.


Amanda Yusuf


umur 19 Tahun


profesi Mahasiswi


Seorang wanita yang selalu bisa menerima keadaan dirinya, penyayang, selalu gak enakan sama orang, teman curhat yang baik, dan selalu ceria.


****


Beberapa hari kemudian setelah kepergian Manda di rumah Rayhan, rumah yang tadinya terbiasa dengan kehadiran Manda kini menjadi sepi tanpanya.


Sementara Rayhan terus menyibukkan diri hanya untuk menyingkirkan Manda dari bayangannya.


*****


Di Asrama


"Sial, kenapa Aku terus kepikiran Amanda, apa Aku sudah gila sekarang" Membatin sambil melakukan latihannya.


"Pak, Anda belakangan ini sepertinya tidak pernah tidur dengan nyenyak" Ucap Agus sembari tertawa.


"Diam kamu Gus, berisik" Rayhan berhenti dengan latihannya untuk menghindari ocehan Agus yang dari tadi meledek.


"Tunggu pak, kalau galaunya karena cewe, saya bisa bantu pak, ini gara-gara si Hana iya namanya kalau gak salah" Ucap Agus menebak.


"Sok tau kamu Gus"


"Terima saja pak, kasian kalau di anggurin"


"Kamu mau saya suruh lari keliling lapangan sekarang"


"Huhhh galak bener pak, Ampun dah"


****


Di kampus


"Man, gimana loe betah tinggal disana"


"Betah kok Mi"


"Tapi semenjak loe ngekos gue ngerasa loe lebih banyak diemnya"


"Masak sih Mi, perasaan loe kali"


"Serius deh, eh tu ada pak Anwar mau nyamperin kayanya, duh gawat" Sambil melangkah cepat Manda dan Mia berusaha melangkah pergi.


"Heii, kalian mau kemana, tunggu dulu, saya mau bicara"


Mereka terpaksa berhenti dan tersenyum cengengesan di depan Dosennya.


"Kalian harus daftar di program saya kali ini, saya tidak mau tahu, kalau kalian gak daftar jangan harap kalian lulus mata kuliah saya"


"Buset deh pak serem banget ngancamnya"


"Kenapa mau ngelawan? "


"Mana berani pak, ya udah nanti kita daftar"


"Ini kuota nya terbatas jadi bapak saranin kalian harus cepat kalau tidak kalian tidak "


"Baik Pak"


Akhirnya Manda dan Mia langsung pergi mendaftarkan diri menuju panitia acara.


"Ini kegiatan apaan sih kak? "


"Ini program Meningkatkan Mawas Diri terhadap Bahaya, nanti kalian dilatih cara menyelamatkan diri dari bahaya" Panitia menjelaskan dengan seksama.

__ADS_1


"Siap kak panitia, kita sudah resmi jadi peserta"


"Oke silahkan ambil kaos kalian disana! "


"Oke terimakasih"


"Ingat wajib pakai kaos itu pada saat kegiatan" Ucap Panitia mengingatkan.


"Mi gue mau ke tempat kerja dulu nih, soalnya sekarang udah full time kerjanya"


"Duh kasian banget sih loe Man, mending loe nikah aja biar hidup loe ada yang biayain"


"Ihhhh loe mah gampang ngomongnya, lah gue nikah sama siapa terus? "


"Noh sama Bara aja ahahahaha"


"Loe aja sana, gue udah nyaman ngejomblo" Ucap Manda cengengesan.


"Ya udah kalau gitu Man, see you tomorrow"


"Oke"


Manda berangkat menuju ke tempat kerja, sedangkan Mia langsung pulang kerumah.


*****


Tempat Kerja Manda


Manda selalu sibuk melayani customer yang datang, dengan senyum yang sangat manis banyak customer yang menyukai pelayanannya.


"Permisi mbak, saya mau liat tester nya dong"


Manda membalikkan wajahnya ke arah customer yang datang.


"Tentu mbak" Seketika raut wajah Manda berubah, ketika melihat siapa yang berbicara dengannya, namun segera Ia tepis kemudian memasang wajah seperti biasa.


"Ini silahkan mbak" Manda mempersilahkan.


"Kamu bukannya teman kampus gue ya? "


"Benar mbak" Jawab Manda.


"Berarti loe kenal sama gue dong"


"Loe tau nama gue kan, jangan panggil mbak dong! ".


"Tapi maaf saya harus bersikap profesional saat melayani customer" Ucap Manda sambil tersenyum kecil.


Seketika tidak jauh dari depan pintu masuk datang seorang yang tidak asing lagi.


"Han, udah selesai kan, saya antar kamu sekarang" Rayhan belum menyadari siapa gadis yang disamping Hana, setelah sadar Rayhan tampak terkejut dan melongo.


"Tapi Hana baru aja milih produknya Kak, bentar aja ya kak lagian mbak ini teman kuliah Aku"


"Jika ada yang mbak inginkan silahkan pilih, saya akan melayani mbak secepatnya, agar pacar mbak tidak menunggu lama" Ucap Manda seolah menyinggung.


"Cihh, kamu cemburu Man, baik kalau kamu maunya begitu" Batin Rayhan


"Gimana ni kak? "


"Ya udah kalau gitu, tolong layani dengan segera mbak karena saya buru-buru" Ucap Rayhan sengaja membuat Manda kesal.


"Makasih kak udah mau nungguin Aku"


"Iya gak apa-apa" Sambil melirik ke arah Manda yang dari tadi memasang wajah kesal.


"Gue ambil yang ini aja deh"


"Baik mbak, tunggu sebentar" Tidak lama setelah pergi Manda sudah kembali dengan bungkus plastik di tangannya.


"Ini mbak barangnya! "


"Makasih iya" Ucap Hana sambil tersenyum genit pada Rayhan.


Kemudian sambil melangkah pergi Rayhan menarik tangan Hana keluar, sengaja memperlihatkan kemesraannya di depan Manda.


"Kalian pikir Aku peduli" Ucap Manda dalam hati.


Manda melanjutkan pekerjaannya dengan perasaan kesal karena Rayhan sengaja membuatnya merasa cemburu.

__ADS_1


******


Waktu sudah menunjukkan pukul 20:30 Manda sudah bersiap untuk pulang dari tempatnya bekerja, Ia berjalan dengan raut wajah sedih dan terlihat sangat lelah karena seharian bekerja.


Tanpa Manda sadari ada seseorang yang mengikuti langkah kakinya, kemudian dari arah belakang Manda dikejutkan dengan tangan seseorang yang memeluknya dari belakang.


Ketika menyadari siapa yang tengah memeluknya Manda berusaha melepaskan diri.


"Lepasin kak, ini tempat umum"


"Kalau gitu ikut Aku! "


Rayhan menggenggam erat tangan Manda, hingga Manda terpaksa mengikuti langkahnya.


"Mau kemana sih kak? " Tanya Manda sedikit kesal.


"Kamu kalau ngambek lama banget ya"


"Siapa yang ngambek" Manda menyangkal.


"Masuk ke mobil! "


"Gak, Manda gak mau!" Manda melangkah pergi namun tangannya ditarik Rayhan hingga wajah mereka saling berdekatan.


Rayhan mengangkat dagu Manda keatas kemudianmengecup lembut ***** Manda cukup lama hingga semakin dalam. Ada kehangatan yang menyelimuti mereka berdua, Rayhan mendekap Manda semakin erat, sedang Manda terbawa oleh sentuhan Rayhan, Manda terus merespon setiap sentuhan yang diberikan Rayhan.


Rayhan melepaskan ciumannya, sambil menatap wajah Manda dengan intens.


"Kakak lupa kalau kita masih ditempat umum, kamu ya masuk kedalam mobil? "


Manda mengangguk tanpa melihat wajah Rayhan, namun Rayhan hanya tersenyum melihat tingkah Manda yang kini sedang memerah.


*****


Sesampainya di Rumah Rayhan, mereka turun kemudian masuk kedalam rumah.


"Kakak mau kamu tinggal lagi disini"


"Gak bisa kak, Manda gak mau"


"Jangan menolak Man"


"Aku gak mau punya perasaan lebih sama kakak"


"Kamu boleh punya perasaan lebih sama kakak"


"Bukannya sekarang sudah ada Hana"


"Hana lagi yang jadi masalah, Kakak cuma mau godain kamu aja"


"Udah cukup kak, sekarang kakak ngasih harapan, besoknya lagi kakak ngejauhin Manda, sebenarnya kakak punya perasaan gak sih?"


"Man, maafin sikap kakak sama kamu selama ini, kakak gak bermaksud ngejauhin kamu, kakak cuma takut khilaf"


"Maksud kakak? "


"Kakak sayang sama kamu Man, kakak gak mau sampai ngelakuin hal yang salah sama kamu"


Manda hanya terdiam mendengar semua penjelasan Rayhan.


"Maksud kakak seperti kejadian waktu itu? "


"Iya" Rayhan menyentuh lembut pipi Manda kemudian mendekatkan wajahnya mengecup kembali bibir Manda.


"Kakak harap kamu mengerti, kakak merasa tersiksa jauh dari kamu, kakak takut kehilangan kamu Man"


Air mulai membasahi pipi Manda, lalu dengan tangannya Rayhan menghapus lembut penuh perasaan.


"Jangan nangis lagi Man, Kakak janji gak akan pernah buat kamu merasa sedih lagi"


Manda hanya diam tidak menjawab ucapan Rayhan.


"Malam ini kamu tidur disini ya"


Manda mengangguk tanda setuju.


Meski masih merasa ragu dengan ucapan Rayhan, Ia berusaha untuk percaya, karena Manda tahu Rayhan bukanlah laki-laki yang bisa ditebak.


...****** Riders tidak lupa Author mengingatkan kembali, dukung author dengan cara like πŸ‘, tambah favorit, kasih vote atau tip, beri bintang⭐ 5 dan jangan lupa komentar....

__ADS_1


karena dukungan kalian sangatlah berharga πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™


...SALAM MANIS DARI AUTHOR KALIAN β€πŸ’ž...


__ADS_2